Pesona Goa Kidang Kencono, Wisata Alam Tersembunyi Kulon Progo

Senin, 13 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, ‎Kulon Progo – Goa Kidang Kencono di Kulon Progo menyimpan pesona alam menakjubkan yang masih alami, menawarkan pengalaman wisata berbeda bagi para petualang sejati bersama.

Destinasi tersembunyi tersebut berada di Dusun Sabrangkidul, Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo, dan mulai menarik perhatian banyak wisatawan pencinta alam belakangan.

“Keindahan Goa Kidang Kencono masih sangat terjaga,” demikian kesan yang sering disampaikan pengunjung setelah menikmati suasana alami kawasan tersebut dengan kagum.

Dari pusat Kota Yogyakarta, wisatawan hanya membutuhkan perjalanan sekitar satu jam melalui Jalan Godean sebelum mencapai kawasan Perbukitan Menoreh yang memikat indah.

Setelah tiba di area parkir, pengunjung masih berjalan sekitar 400 meter melewati jalan beton nyaman menuju mulut goa yang memesona alami sejuk.

Memasuki lorong goa, wisatawan langsung merasakan udara sejuk, lembap, tenang, serta minim cahaya yang menciptakan nuansa petualangan sangat mengesankan bagi semuanya.

“Suasananya benar-benar alami dan menenangkan,” ungkap sejumlah pengunjung ketika menikmati keindahan lorong batu kapur yang dipenuhi formasi stalaktit serta stalagmit aktif.

Lorong Goa Kidang Kencono diperkirakan memiliki panjang sekitar 350 meter dengan ornamen batu kapur alami yang terus mengalami proses pembentukan hingga sekarang.

Formasi stalaktit menggantung indah di langit-langit goa, sementara stalagmit menjulang kokoh dari dasar lorong, menghadirkan panorama geologi yang sangat memikat perhatian wisatawan.

“Fenomena alam seperti ini menjadi daya tarik utama,” menurut informasi yang berkembang di kalangan pemerhati geowisata kawasan Perbukitan Menoreh hingga kini luas.

Keunikan lainnya adalah keberadaan sungai bawah tanah yang mengalir di dalam lorong goa, menambah pesona sekaligus misteri destinasi wisata alam tersebut.

“Masyarakat percaya aliran sungai itu terhubung menuju Goa Kiskendo,” menjadi cerita yang terus diwariskan dari generasi ke generasi hingga sekarang.

Suara kelelawar, tetesan air, dan suasana sunyi menghadirkan sensasi menjelajah goa yang sulit ditemukan pada destinasi wisata alam lainnya di Yogyakarta.

Wisata ini sangat cocok bagi pencinta fotografi, petualangan, penelitian geologi, maupun wisatawan yang mendambakan ketenangan di tengah keasrian alam masih terjaga.

“Pengunjung disarankan menggunakan kendaraan pribadi,” karena akses transportasi umum menuju kawasan Goa Kidang Kencono hingga kini masih sangat terbatas bagi wisatawan.

‎Bagi wisatawan yang ingin melakukan penelusuran goa, pengelola menyarankan menggunakan pemandu berpengalaman serta perlengkapan keselamatan demi keamanan selama menjelajah lokasi tersebut.

“Goa Kidang Kencono layak menjadi destinasi unggulan Kulon Progo,” karena menawarkan keindahan alam autentik, pengalaman berkesan, dan panorama eksotis yang memikat. (WAW)

Berita Terkait

Zia Almahyra Ervoni, Talenta Cilik Semarang yang Menjajal Dunia Musik Lewat Single “Aku Indonesia”
81 Tahun Merdeka, BAJ Live Tribute Ajak Warga Kudus Dengarkan “Suara Rakyat” Lewat Musik
Warga Purwasana Serbu Sungai, Parak Iwak Hadirkan Motor
Desainer Muda PDIP, Sarah Tembus Final Nasional Fatmawati Trophy, Bawa Sumbu Kartika
Mengenal Taruli Phalti Patuan, Kajari Purbalingga yang Tegas dan Humanis
PAMDI Kudus Perkuat Sinergi Bangun Ekosistem Dangdut Profesional Bersama Disbudpar
Aldi Taher Santai Hadapi Isu Dugaan Pencucian Uang, Lagu “Bodoamat” Jadi Sorotan
Yonif TP 444 Resmikan Logo Baru, Perkokoh Jati Diri dan Pengabdian Prajurit

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:32 WIB

Zia Almahyra Ervoni, Talenta Cilik Semarang yang Menjajal Dunia Musik Lewat Single “Aku Indonesia”

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:29 WIB

81 Tahun Merdeka, BAJ Live Tribute Ajak Warga Kudus Dengarkan “Suara Rakyat” Lewat Musik

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:28 WIB

Warga Purwasana Serbu Sungai, Parak Iwak Hadirkan Motor

Minggu, 16 Agustus 2026 - 21:03 WIB

Desainer Muda PDIP, Sarah Tembus Final Nasional Fatmawati Trophy, Bawa Sumbu Kartika

Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:08 WIB

Mengenal Taruli Phalti Patuan, Kajari Purbalingga yang Tegas dan Humanis

Berita Terbaru