Yonif TP 444 Resmikan Logo Baru, Perkokoh Jati Diri dan Pengabdian Prajurit

Selasa, 14 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, ‎WONOSOBO – Yonif TP 444/Satria Setjonegoro resmi memperkenalkan logo baru dan sesanti “Berani Setia Terhormat” sebagai identitas pengabdian prajurit kepada bangsa Indonesia.
‎
‎Peresmian identitas baru tersebut menegaskan komitmen satuan memperkuat karakter, profesionalisme, sekaligus kedekatan prajurit dengan masyarakat Wonosobo dalam berbagai pengabdian nyata.
‎
‎Danyon Mayor Inf Ahmad Harianto, S.T.Han mengatakan, “Logo ini bukan sekadar simbol, melainkan cerminan nilai perjuangan seluruh prajurit kami.”
‎
‎Ia menegaskan, “Setiap unsur logo memiliki filosofi mendalam yang menggambarkan tugas pokok satuan serta hubungan erat bersama masyarakat Wonosobo tercinta.”
‎
‎Bintang pada logo melambangkan Ketuhanan Yang Maha Esa serta cita-cita luhur prajurit meraih kejayaan tertinggi melalui pengabdian terbaik kepada bangsa.
‎
‎Padi dan kapas menggambarkan kemakmuran, kesejahteraan, serta keadilan sosial sebagai semangat prajurit mendukung terwujudnya kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia bersama.
‎
‎Daun teh hijau merepresentasikan kesuburan Wonosobo sekaligus komitmen menjaga kelestarian lingkungan melalui semangat bhakti demi kemakmuran masyarakat secara berkelanjutan bersama.
‎
‎Gunung Sindoro dan Sumbing menjadi ikon utama melambangkan kekuatan, keteguhan, ketenangan, serta karakter prajurit yang kokoh menghadapi setiap tantangan pengabdian.
‎
‎Tombak melambangkan integritas tinggi, keteguhan jiwa, serta ketajaman visi sebagai garda terdepan menjaga kehormatan bangsa dalam setiap penugasan negara berlangsung.
‎
‎Gelombang air menggambarkan kekayaan sumber daya Wonosobo sekaligus karakter satuan yang adaptif, fleksibel, tangguh, serta mampu menghadapi berbagai dinamika penugasan.
‎
‎Mayor Inf Ahmad Harianto menegaskan, “Prajurit Yonif TP 444 merupakan ksatria penjaga kedaulatan yang berintegritas dan selalu dekat bersama masyarakat.”
‎
‎Ia menambahkan, “Kami ingin menjadi benteng terdepan negara sekaligus hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui setiap bentuk pengabdian.”
‎
‎Yonif TP 444 juga menetapkan sesanti “Berani Setia Terhormat” sebagai pedoman moral seluruh prajurit dalam melaksanakan setiap amanah negara dengan penuh.
‎
‎”Berani menghadapi tantangan, setia menjalankan tugas, dan menjaga kehormatan satuan menjadi prinsip yang wajib dipegang seluruh prajurit,” tegasnya kembali kepada publik.
‎
‎Logo dan sesanti baru diharapkan memperkuat soliditas internal, meningkatkan profesionalisme, sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap keberadaan Yonif TP 444 di Wonosobo.
‎
‎Berbagai kalangan menyambut positif identitas baru tersebut karena dinilai mencerminkan nilai lokal, nasional, serta semangat pengabdian prajurit kepada masyarakat Indonesia.
‎‎
‎WONOSOBO – Yonif TP 444/Satria Setjonegoro resmi memperkenalkan logo baru dan sesanti “Berani Setia Terhormat” sebagai identitas pengabdian prajurit kepada bangsa Indonesia.
‎
‎Peresmian identitas baru tersebut menegaskan komitmen satuan memperkuat karakter, profesionalisme, sekaligus kedekatan prajurit dengan masyarakat Wonosobo dalam berbagai pengabdian nyata.
‎
‎Danyon Mayor Inf Ahmad Harianto, S.T.Han mengatakan, “Logo ini bukan sekadar simbol, melainkan cerminan nilai perjuangan seluruh prajurit kami.”
‎
‎Ia menegaskan, “Setiap unsur logo memiliki filosofi mendalam yang menggambarkan tugas pokok satuan serta hubungan erat bersama masyarakat Wonosobo tercinta.”
‎
‎Bintang pada logo melambangkan Ketuhanan Yang Maha Esa serta cita-cita luhur prajurit meraih kejayaan tertinggi melalui pengabdian terbaik kepada bangsa.
‎
‎Padi dan kapas menggambarkan kemakmuran, kesejahteraan, serta keadilan sosial sebagai semangat prajurit mendukung terwujudnya kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia bersama.
‎
‎Daun teh hijau merepresentasikan kesuburan Wonosobo sekaligus komitmen menjaga kelestarian lingkungan melalui semangat bhakti demi kemakmuran masyarakat secara berkelanjutan bersama.
‎
‎Gunung Sindoro dan Sumbing menjadi ikon utama melambangkan kekuatan, keteguhan, ketenangan, serta karakter prajurit yang kokoh menghadapi setiap tantangan pengabdian.
‎
‎Tombak melambangkan integritas tinggi, keteguhan jiwa, serta ketajaman visi sebagai garda terdepan menjaga kehormatan bangsa dalam setiap penugasan negara berlangsung.
‎
‎Gelombang air menggambarkan kekayaan sumber daya Wonosobo sekaligus karakter satuan yang adaptif, fleksibel, tangguh, serta mampu menghadapi berbagai dinamika penugasan.
‎
‎Mayor Inf Ahmad Harianto menegaskan, “Prajurit Yonif TP 444 merupakan ksatria penjaga kedaulatan yang berintegritas dan selalu dekat bersama masyarakat.”
‎
‎Ia menambahkan, “Kami ingin menjadi benteng terdepan negara sekaligus hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui setiap bentuk pengabdian.”
‎
‎Yonif TP 444 juga menetapkan sesanti “Berani Setia Terhormat” sebagai pedoman moral seluruh prajurit dalam melaksanakan setiap amanah negara dengan penuh.
‎
‎”Berani menghadapi tantangan, setia menjalankan tugas, dan menjaga kehormatan satuan menjadi prinsip yang wajib dipegang seluruh prajurit,” tegasnya kembali kepada publik.
‎
‎Logo dan sesanti baru diharapkan memperkuat soliditas internal, meningkatkan profesionalisme, sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap keberadaan Yonif TP 444 di Wonosobo.
‎
‎Berbagai kalangan menyambut positif identitas baru tersebut karena dinilai mencerminkan nilai lokal, nasional, serta semangat pengabdian prajurit kepada masyarakat Indonesia. (ADY)
‎

Berita Terkait

Menaker Yassierli Dorong Pelatihan Vokasi Tingkatkan Kompetensi Angkatan Kerja
Stadion Pandanaran Jadi Lokasi Apel Akbar 8.000 Anggota ASLINMAS dan ABPEDNAS
HUT TNI ke-81 Semarak, Kodim Wonosobo Ajak Warga Senam
Kemnaker Temukan Catatan Norma Kerja dan K3 di 9 Perusahaan Kendal-Batang
‎NU Care-LAZISNU Kudus Gerak Cepat Atasi Kekeringan, Tanam Pohon dan Distribusi Air Bersih
670 Orang Menari, Kudus Lawan Lupa Warisan Budaya Leluhur
Pasien Lansia yang Viral Terhalang BYD Meninggal di Moewardi
Makam Ki Ageng Wonosobo Ungkap Jejak Cikal Bakal Daerah ‎

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Menaker Yassierli Dorong Pelatihan Vokasi Tingkatkan Kompetensi Angkatan Kerja

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Stadion Pandanaran Jadi Lokasi Apel Akbar 8.000 Anggota ASLINMAS dan ABPEDNAS

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:03 WIB

HUT TNI ke-81 Semarak, Kodim Wonosobo Ajak Warga Senam

Rabu, 30 September 2026 - 17:26 WIB

Kemnaker Temukan Catatan Norma Kerja dan K3 di 9 Perusahaan Kendal-Batang

Minggu, 27 September 2026 - 14:34 WIB

‎NU Care-LAZISNU Kudus Gerak Cepat Atasi Kekeringan, Tanam Pohon dan Distribusi Air Bersih

Berita Terbaru