TMMD Wonosobo Gencar Cegah Sengketa Lahan dan Risiko Bencana Warga

Senin, 11 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Wonosobo – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II yang digelar Kodim 0707/Wonosobo tak hanya fokus membangun infrastruktur desa, tetapi juga memperkuat kesadaran hukum dan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi berbagai persoalan sosial.

Beragam penyuluhan non-fisik digelar dengan melibatkan sejumlah instansi terkait demi menciptakan pembangunan berkelanjutan bagi warga desa sasaran.

Salah satu materi yang paling menyita perhatian warga adalah penyuluhan tentang pencegahan sengketa lahan yang disampaikan pihak Kejaksaan Negeri setempat.

Narasumber Kejari, Rosid, menegaskan konflik tanah masih sering terjadi akibat lemahnya dokumen kepemilikan dan persoalan warisan keluarga.

“Penyebab utama sengketa lahan biasanya karena tidak adanya bukti kepemilikan sah, perbedaan data fisik dan yuridis, serta masalah waris,” ujarnya.

Rosid menambahkan, masyarakat perlu segera mendaftarkan tanah secara legal agar memiliki kekuatan hukum yang jelas.

“Kami tekankan pentingnya sertifikat tanah dan langkah mendaftarkan tanah secara legal untuk mencegah konflik,” katanya.

Ia juga menjelaskan mekanisme penyelesaian sengketa melalui mediasi maupun jalur hukum, sekaligus mengenalkan peran Kejaksaan dalam penanganan perkara perdata dan tata usaha negara terkait pertanahan.

Selain persoalan hukum, TMMD juga menghadirkan penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara yang dibawakan Kapten Inf Yohanes Nurbiyanto.

Sementara itu, pihak kepolisian memberikan materi Kamtibmas, sedangkan BPBD fokus pada edukasi kebencanaan guna meningkatkan kesiapsiagaan warga menghadapi potensi bencana di wilayah Wonosobo.

Tak hanya itu, Dinas DP2KBP3A juga turut memberikan pelayanan dan penyuluhan keluarga berencana kepada masyarakat.

Komandan Kodim 0707/Wonosobo, Letkol Inf Yoyok Suyitno, menegaskan kegiatan non-fisik menjadi bagian penting dalam TMMD.

“Dengan adanya penyuluhan dari berbagai instansi, kami harap masyarakat tidak hanya mendapatkan infrastruktur fisik, tetapi juga pengetahuan dan kesadaran yang dapat meningkatkan kesejahteraan dan keharmonisan hidup bermasyarakat,” ungkapnya.

Ia berharap TMMD mampu menciptakan masyarakat yang lebih sadar hukum, tangguh menghadapi bencana, dan semakin kuat menjaga persatuan warga. (waw)

Berita Terkait

BPKP dan Mabes TNI Sidak KDKMP, Wonosobo Jadi Sorotan
2.570 Lampion Waisak Borobudur Terangi Langit, Satukan Harapan Nusantara ‎
IKHROM Demak Distribusikan 700 Paket Daging Kurban pada Iduladha 2026
Dandim Wonosobo Resmikan TMMD Grugu, Jalan Desa Kini Mulus
Sekda Demak Akhmad Sugiharto Bagikan Kisah Hidup Inspiratif di Wisuda UMM
Peluncuran Koperasi Merah Putih di Magelang Perkuat Ekonomi Kerakyatan Desa
Dandim Wonosobo Lepas Jamaah Haji, Tiga Anggota Kodim Berangkat
Raker IKA SPS UNNES Bahas Sinergi Alumni dan Penguatan Profesionalisme Organisasi

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:26 WIB

BPKP dan Mabes TNI Sidak KDKMP, Wonosobo Jadi Sorotan

Senin, 1 Juni 2026 - 08:39 WIB

2.570 Lampion Waisak Borobudur Terangi Langit, Satukan Harapan Nusantara ‎

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:55 WIB

IKHROM Demak Distribusikan 700 Paket Daging Kurban pada Iduladha 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:28 WIB

Dandim Wonosobo Resmikan TMMD Grugu, Jalan Desa Kini Mulus

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:46 WIB

Sekda Demak Akhmad Sugiharto Bagikan Kisah Hidup Inspiratif di Wisuda UMM

Berita Terbaru