Indonesia Pimpin Upaya Regional Cegah Penyelundupan Manusia di Forum DGICM Brunei Darussalam

Selasa, 19 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, BANDAR SERI BEGAWAN – Indonesia menegaskan perannya dalam memimpin upaya pencegahan penyelundupan manusia di kawasan ASEAN melalui partisipasi aktif pada The 28th ASEAN Directors-General of Immigration Departments and Heads of Consular Affairs Divisions of the Ministries of Foreign Affairs (DGICM) dan pertemuan terkait yang berlangsung pada Selasa (12/8/2025) di Rizqun International Hotel, Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam.

Plt Direktur Jenderal Imigrasi, Yuldi Yusman, memimpin langsung delegasi Indonesia yang terdiri dari perwakilan Direktorat Jenderal Imigrasi, Kementerian Luar Negeri, dan KBRI Bandar Seri Begawan, bersama seluruh Kepala Imigrasi negara anggota ASEAN, Timor Leste, dan Sekretariat ASEAN. Dalam kesempatan tersebut, Indonesia memaparkan keberhasilan mengungkap rute penyelundupan manusia melalui kerja sama efektif antara aparat penegak hukum nasional dan internasional. Keberhasilan ini menjadi salah satu best practice yang diharapkan dapat direplikasi di negara-negara anggota lainnya.

Selain membahas penanganan penyelundupan manusia, forum ini juga menyoroti pentingnya peningkatan keamanan di Tempat Pemeriksaan Imigrasi utama. Indonesia menawarkan model transformasi strategis melalui pemanfaatan teknologi canggih seperti autogate dan kecerdasan buatan (AI) untuk mempercepat pemeriksaan sekaligus memperkuat pengawasan. Usulan kerja sama yang diajukan mencakup Border Crossing Agreement, operasi maritim bersama, serta program pelatihan terpadu bagi petugas keimigrasian.

Di forum intelijen keimigrasian, Indonesia memaparkan inisiatif Desa Binaan Imigrasi sebagai langkah preemtif untuk mengedukasi masyarakat sekaligus mencegah praktik penyelundupan manusia dan tindak pidana perdagangan orang. Langkah ini mendapat perhatian positif dari peserta forum karena memadukan pendekatan teknologi dengan pemberdayaan masyarakat.

Pertemuan hari pertama DGICM 2025 menggarisbawahi komitmen bersama seluruh negara anggota ASEAN dan Timor Leste untuk memperkuat kerja sama lintas batas, memerangi penyelundupan manusia, dan meningkatkan keamanan kawasan. “DGICM merupakan forum strategis untuk membangun sinergi antarnegara dalam menjaga keamanan perbatasan, mencegah kejahatan lintas negara, serta meningkatkan kualitas pelayanan keimigrasian,” ujar Yuldi Yusman.

Menutup pernyataannya, Yuldi menegaskan, “Indonesia mendorong kerja sama yang lebih erat di kawasan, baik melalui pertukaran informasi, peningkatan kapasitas, maupun pemanfaatan teknologi mutakhir. Kami percaya, dengan kolaborasi yang solid, kawasan ASEAN dapat menjadi lebih aman dan tangguh dalam menghadapi tantangan keimigrasian.”(*)

Berita Terkait

Harga BBM Nonsubsidi Pertamina Disesuaikan, Pertamax Turbo Turun Rp1.000 per Liter
Sekolah Rakyat Biak Numfor Mulai Dibangun, Mendagri Tito Tegaskan Komitmen Pemerintah
Pemulihan Infrastruktur Berlanjut, 415 Jembatan Pascabencana Sumatera Sudah Rampung
Optimalisasi TKD Dimulai, Normalisasi Waduk Pusong Perkuat Pengendalian Banjir
Kawasan Transmigrasi Dibidik Jadi Pusat Ekonomi Kreatif Baru, Menteri Ekraf Tugaskan TEP 2026
62.000 KPR Subsidi Dikukuhkan di Batang, Menko AHY Perkuat Komitmen Program Rumah Rakyat
Kemendagri Perkuat Soliditas Pranata Humas Demi Sinergi Komunikasi hingga Daerah
Kemendagri Percepat Implementasi SPBE demi Penyaluran Bansos yang Lebih Tepat Sasaran

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:36 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Pertamina Disesuaikan, Pertamax Turbo Turun Rp1.000 per Liter

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Sekolah Rakyat Biak Numfor Mulai Dibangun, Mendagri Tito Tegaskan Komitmen Pemerintah

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:55 WIB

Pemulihan Infrastruktur Berlanjut, 415 Jembatan Pascabencana Sumatera Sudah Rampung

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:46 WIB

Optimalisasi TKD Dimulai, Normalisasi Waduk Pusong Perkuat Pengendalian Banjir

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 09:01 WIB

Kawasan Transmigrasi Dibidik Jadi Pusat Ekonomi Kreatif Baru, Menteri Ekraf Tugaskan TEP 2026

Berita Terbaru