Wamendagri Bima Arya Dorong Integrasi Isu Iklim dalam Pembangunan Daerah

Rabu, 16 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta — Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mendorong perubahan tata kelola pembangunan daerah agar mampu menyeimbangkan akselerasi pertumbuhan ekonomi dengan prinsip pembangunan berkelanjutan. Menurutnya, arah pembangunan daerah perlu dirancang untuk menjawab tantangan perubahan iklim sekaligus mendukung pencapaian sasaran pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kepala daerah diminta untuk mengawal pertumbuhan ekonomi 8 persen, tetapi di sisi yang sama kepala daerah juga harus memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi yang dilakukan selaras dengan prinsip-prinsip sustainable development,” ujar Bima dalam kegiatan Urban Climate Forum 2026 di Hotel Pullman, Jakarta, Rabu (16/9/2026).

Bima menjelaskan, tantangan tersebut semakin relevan dengan komposisi kepemimpinan daerah saat ini. Berdasarkan data yang dimilikinya, sebanyak 760 atau 74 persen dari total kepala daerah terpilih merupakan wajah baru (newcomers). Dari sisi usia, 13,1 persen kepala daerah berusia di bawah 40 tahun, sementara 31,9 persen berada pada rentang usia 40 hingga 50 tahun.

Untuk memperkuat respons daerah terhadap tantangan perubahan iklim, Bima mendorong tiga perubahan dalam tata kelola pembangunan. Pertama, mengubah pendekatan sektoral menjadi terintegrasi. Kedua, memperluas perspektif pembangunan dengan melampaui batas-batas administrasi wilayah. Ketiga, membangun pendekatan antisipatif berbasis data emisi sejak tahap perencanaan.

“Akan sangat baik kalau kita bicara climate change, maka kepala daerah harus memiliki baseline di daerahnya masing-masing,” terangnya.

Bima juga mengapresiasi berbagai inisiatif kolaborasi lintas wilayah yang telah mengedepankan aksi nyata dalam menghadapi perubahan iklim. Ia mendorong kepala daerah untuk mengidentifikasi dan melibatkan para inovator lokal sebagai bagian dari upaya membangun solusi yang sesuai dengan karakteristik masing-masing daerah.

“Silakan para kepala daerah ngintip ke sini dan identifikasi pahlawan-pahlawan lokal masing-masing sehingga perubahan iklim itu bisa didekati dengan semangat kolaboratif,” pungkasnya.

Untuk diketahui, kegiatan tersebut turut dihadiri Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Wakil Menteri (Wamen) PPN/Wakil Kepala Bappenas Febrian Alphyanto Ruddyard, Wamen Perumahan dan Kawasan Permukiman Fahri Hamzah, Wamen Lingkungan Hidup Diaz Faisal Malik Hendropriyono, serta para kepala daerah terkait. Sementara itu, Wamen Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti mengikuti kegiatan secara virtual.(lsi)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Dorong Ekonomi Desa Melesat, Wamendagri Bima Arya Minta KDKMP Gandeng BUMN dan Unsur Desa
Dorong Kemandirian Energi Wilayah 3T, Wamendagri Ribka Haluk Minta Pemda Lirik Potensi EBT
Lakukan Penanganan Komprehensif, Wamendagri Wiyagus Soroti Peran Kunci Forkopimda Hadapi Karhutla Kaltim
Kejari Kota Bekasi Gandeng BRI, Kajari: Kerja Sama Jangan Sekadar Seremonial
Tak Boleh Asal Buat Rules! Mendagri Pastikan Regulasi Daerah Beneran Berdampak dan Tepat Sasaran
Siap Hadirkan Air Siap Minum, Satgas PRR Gandeng BRIN Verifikasi Lokasi Arsinum di Aceh Utara
Wamendagri Wiyagus Minta Demak Jadi Inspirasi Daerah Lain dalam Pemberantasan TBC
Tak Cuma Humas! Mendagri Minta Diskominfo Jadi Motor Utama Komunikasi Strategis Daerah

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Dorong Ekonomi Desa Melesat, Wamendagri Bima Arya Minta KDKMP Gandeng BUMN dan Unsur Desa

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:55 WIB

Dorong Kemandirian Energi Wilayah 3T, Wamendagri Ribka Haluk Minta Pemda Lirik Potensi EBT

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:56 WIB

Lakukan Penanganan Komprehensif, Wamendagri Wiyagus Soroti Peran Kunci Forkopimda Hadapi Karhutla Kaltim

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:47 WIB

Kejari Kota Bekasi Gandeng BRI, Kajari: Kerja Sama Jangan Sekadar Seremonial

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Tak Boleh Asal Buat Rules! Mendagri Pastikan Regulasi Daerah Beneran Berdampak dan Tepat Sasaran

Berita Terbaru