Di Kebumen, Wamendagri Wiyagus Dorong Penguatan Desa Siaga TBC

Rabu, 16 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Kebumen – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus mendorong percepatan pembentukan Desa Siaga Tuberkulosis (TB) di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Langkah tersebut penting untuk memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan TB hingga tingkat desa.

“Dari 460 desa yang ada di Kebumen, baru 13 desa yang sudah menjadi Desa Siaga. Jadi belum sampai 10 persen. Nah, ini menjadi PR kita bersama,” ujar Wiyagus saat menghadiri Rapat Koordinasi Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis Pemerintah Kabupaten Kebumen di GOR Tanuharjo, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Selasa (15/9/2026).

Wiyagus menjelaskan, pembentukan Desa Siaga TB juga diperlukan untuk mendukung penyaluran intervensi pemerintah kepada masyarakat. Setiap desa setidaknya perlu menunjuk dua kader TB untuk membantu pelaksanaan upaya penanggulangan penyakit tersebut.

Ia menilai, penanggulangan TB perlu lebih diarahkan pada aspek pencegahan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah memberikan perhatian kepada masyarakat yang memiliki kontak erat dengan suspek TB agar risiko penularan dapat ditekan.

“Pusat akan memberikan pembinaan dan pengawasan kepada pemerintah daerah untuk meyakinkan bahwa masalah kesehatan ini masuk dalam dokumen perencanaan, baik RPJMD, RKPD, rencana strategis OPD, dan terakhir tentunya harus ada di APBD,” jelasnya.

Wiyagus menekankan, penanggulangan TB membutuhkan kolaborasi lintas pemerintahan secara berjenjang. Pemerintah pusat akan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi, yang selanjutnya diteruskan kepada pemerintah kabupaten/kota, kecamatan, desa dan kelurahan, hingga tingkat RT/RW.

Kolaborasi tersebut diperlukan agar penanganan TB dapat berjalan secara terpadu dan menjangkau masyarakat secara lebih luas.

“Dengan kolaborasi yang kuat, Insyaallah kita bisa keluar dari angka peringkat kedua dunia. Target kita tiga tahun,” kata Wiyagus.

Terakhir, Wiyagus mengajak seluruh pihak memperkuat komitmen bersama dalam penanggulangan TB, mulai dari pencegahan dan penemuan kasus hingga pengobatan agar pasien dapat sembuh secara tuntas.(Lsi)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Hadapi Tantangan Penyaluran Bantuan, Mendagri Instruksikan Penguatan Sistem IT Daerah
Dorong Ekonomi Desa Melesat, Wamendagri Bima Arya Minta KDKMP Gandeng BUMN dan Unsur Desa
Dorong Kemandirian Energi Wilayah 3T, Wamendagri Ribka Haluk Minta Pemda Lirik Potensi EBT
Lakukan Penanganan Komprehensif, Wamendagri Wiyagus Soroti Peran Kunci Forkopimda Hadapi Karhutla Kaltim
Kejari Kota Bekasi Gandeng BRI, Kajari: Kerja Sama Jangan Sekadar Seremonial
Tak Boleh Asal Buat Rules! Mendagri Pastikan Regulasi Daerah Beneran Berdampak dan Tepat Sasaran
Siap Hadirkan Air Siap Minum, Satgas PRR Gandeng BRIN Verifikasi Lokasi Arsinum di Aceh Utara
Wamendagri Wiyagus Minta Demak Jadi Inspirasi Daerah Lain dalam Pemberantasan TBC

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Hadapi Tantangan Penyaluran Bantuan, Mendagri Instruksikan Penguatan Sistem IT Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:55 WIB

Dorong Kemandirian Energi Wilayah 3T, Wamendagri Ribka Haluk Minta Pemda Lirik Potensi EBT

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:56 WIB

Lakukan Penanganan Komprehensif, Wamendagri Wiyagus Soroti Peran Kunci Forkopimda Hadapi Karhutla Kaltim

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:47 WIB

Kejari Kota Bekasi Gandeng BRI, Kajari: Kerja Sama Jangan Sekadar Seremonial

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Tak Boleh Asal Buat Rules! Mendagri Pastikan Regulasi Daerah Beneran Berdampak dan Tepat Sasaran

Berita Terbaru

Jawa Tengah

Cegah Banjir, Kodim Wonosobo Ajak Warga Bersihkan Saluran Mangli

Jumat, 16 Okt 2026 - 14:54 WIB