Harda Resmikan Air Bersih RO, Warga Gemawang Kini Tak Kekurangan Air

Sabtu, 20 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, ‎Sleman – Warga Padukuhan Gemawang, Kalurahan Wonokerto, Sleman, kini memiliki harapan baru untuk memenuhi kebutuhan air bersih.

Bupati Sleman Harda Kiswaya meresmikan Program Penyediaan Air Bersih Berkelanjutan berbasis panen air hujan dan mata air dengan teknologi Reverse Osmosis (RO), Jumat (19/6).

Program ini menjadi solusi bagi warga yang selama ini menghadapi keterbatasan akses air bersih.

Program tersebut merupakan hasil kolaborasi PT Hutama Karya (Persero), Yayasan Kinarya Anak Bangsa, Sekolah Vokasi UGM, dan Pemerintah Kabupaten Sleman.

Fasilitas penyaringan air modern itu ditempatkan di Padukuhan Gemawang untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga RT 04/RW 05.

“Program ini terwujud berkat kolaborasi erat lintas sektor untuk menghadirkan akses air bersih yang berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Kepala Unit Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PT Hutama Karya (Persero), Dianita Saraswati.

Dianita menjelaskan, program tersebut menjadi wujud komitmen perusahaan dalam mendukung penyediaan air bersih sekaligus menjawab tantangan perubahan iklim.

“Fasilitas penyaringan air modern ini ditempatkan di Padukuhan Gemawang untuk mengaliri kebutuhan warga RT 04/RW 05. Kami berharap manfaatnya bisa dirasakan masyarakat dalam jangka panjang,” katanya.

Dalam sambutannya, Harda Kiswaya menegaskan kondisi sumber daya air di Sleman telah berubah sehingga masyarakat harus mampu beradaptasi dengan memanfaatkan teknologi yang tepat guna.

“Hari ini kita harus menyadari bahwa sumber daya air di daerah kita, khususnya di Sleman, sudah berubah.
‎Mata air tidak lagi seperti dulu. Namun, hari ini kita semua bisa mewujudkan solusi melalui teknologi RO, sehingga air bersih yang aman bahkan dapat diolah langsung dari air hujan,” ujar Harda.

Harda menilai teknologi RO berbasis panen air hujan menjadi inovasi penting untuk menjaga ketahanan air bersih di tengah ketidakpastian iklim.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada PT Hutama Karya (Persero) dan Yayasan Kinarya Anak Bangsa atas kontribusinya bagi masyarakat.

“Ketika kita menanam kepedulian terhadap lingkungan dan menjaga sumber air hari ini, maka yang akan dipetik oleh generasi mendatang adalah keberlanjutan kehidupan dan kesehatan yang lebih baik,” tuturnya.

Menurut Harda, keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari berdirinya fasilitas penyaringan air, tetapi juga dari keterlibatan masyarakat dalam merawatnya.

“Saya berharap seluruh warga ikut menjaga dan memanfaatkan fasilitas ini dengan baik agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh generasi sekarang maupun yang akan datang,” pungkasnya.(ADY)

Berita Terkait

‎Pemda Pastikan JLFR Tetap Meluncur, Pesepeda Bebas Melintas Malioboro
‎Bedah Film UWM Bongkar Tantangan Implementasi UU Pekerja Rumah Tangga
Ruwatan Ageng Bantul Doakan Keselamatan Bangsa dan Keseimbangan Alam
Takmir NHK Borong Sawi, Petani dan Jamaah Bahagia
‎Polda DIY dan Jogja Menyapa Bergerak Bantu Warga
Ahli Waris Klaim Tanah Masuk SHGB UMK, Minta Kejelasan Bukti
Komunitas Jogja Menyapa Ajak Warga Cerdas Tangkal Hoaks Bermedia Sosial
KKMP Demangan Sabet Juara Koperasi Berprestasi, Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:48 WIB

‎Pemda Pastikan JLFR Tetap Meluncur, Pesepeda Bebas Melintas Malioboro

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:45 WIB

‎Bedah Film UWM Bongkar Tantangan Implementasi UU Pekerja Rumah Tangga

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:39 WIB

Ruwatan Ageng Bantul Doakan Keselamatan Bangsa dan Keseimbangan Alam

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:14 WIB

Takmir NHK Borong Sawi, Petani dan Jamaah Bahagia

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:39 WIB

‎Polda DIY dan Jogja Menyapa Bergerak Bantu Warga

Berita Terbaru