Gedung Sate Direvitalisasi Rp3,9 Miliar, Mahasiswa UMY Soroti Efisiensi dan Cagar Budaya

Rabu, 26 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Jawa Barat merenovasi gerbang Gedung Sate menjadi berbentuk candi dengan anggaran mencapai Rp3,9 miliar. (Antara Foto)

Pemerintah Provinsi Jawa Barat merenovasi gerbang Gedung Sate menjadi berbentuk candi dengan anggaran mencapai Rp3,9 miliar. (Antara Foto)

JOGJAOKE.COM, Yogyakarta — Polemik renovasi Gedung Sate di Bandung yang menelan biaya Rp 3,9 miliar kembali mencuat setelah dua mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Muhammad Taufik Ridho dan Efriza Nur Hadi, merilis kajian akademik yang menilai proyek tersebut tidak memenuhi prinsip efisiensi anggaran serta berpotensi mengganggu keutuhan nilai historis bangunan cagar budaya nasional itu.

Kajian yang disusun melalui Ikatan Keluarga Pelajar dan Mahasiswa (IKPM) Jawa Barat–Yogyakarta tersebut menyoroti bahwa renovasi pagar, lantai, dan area parkir tidak tergolong kebutuhan mendesak. “Ketika Jawa Barat masih menghadapi angka pengangguran tinggi dan ketimpangan akses pendidikan, alokasi anggaran sebesar ini jelas tidak tepat sasaran. Pemerintah seharusnya memfokuskan APBD pada kebutuhan masyarakat yang lebih fundamental,” ujar Taufik dalam keterangan daring, Rabu (26/11).

BPS mencatat Jawa Barat memiliki 1,81 juta pengangguran, sementara 128 kecamatan belum memiliki SMA/SMK negeri. Kondisi tersebut, menurut Taufik dan Efriza, semestinya menjadi prioritas pemerintah daerah dibanding pembiayaan fasilitas yang dinilai non-esensial.

Efriza turut menyoroti dinamika eksekutif dan legislatif dalam proses persetujuan anggaran. Ia menilai ketidaksinkronan antara pemerintah provinsi dan DPRD terlihat dari kritik sejumlah anggota dewan yang kemudian tetap menyetujui dokumen Perubahan APBD. “Ini menunjukkan lemahnya fungsi pengawasan serta minimnya pelibatan publik dalam pengambilan keputusan,” ujarnya.

Dari aspek pelestarian budaya, rencana penambahan ornamen Sunda dalam renovasi juga dipandang berpotensi mengaburkan identitas arsitektur Gedung Sate yang mengusung gaya Indo-Eropa. “Pelestarian cagar budaya tidak hanya soal fisik bangunan, melainkan juga menjaga narasi sejarah yang melekat,” tambah Taufik.

Dalam kajiannya, kedua mahasiswa itu mengajukan enam rekomendasi, mulai dari audit anggaran oleh KPK atau BPK, peninjauan ulang alokasi APBD, prioritas pembangunan infrastruktur pendidikan, penguatan UMKM, optimalisasi pengawasan DPRD, hingga komitmen menjaga keaslian cagar budaya.

Kajian tersebut diharapkan dapat menjadi masukan bagi Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar kebijakan anggaran lebih transparan, tepat sasaran, dan sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan. (ihd)

Berita Terkait

Mataf UMY: 7.131 Mahasiswa Memulai Perjalanan: Belajar Ilmu sekaligus Kehidupan 
Ketika Cita-cita Menjadi Dokter Harus Diperjuangkan hingga ke Ujung Sinyal
UMY Siapkan Sustainability Center, Belajar dari Smart Eco Campus ITS
HMI Tunas Bangsa UMY Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di NTT
Jawab Keresahan Soal LKS Mahal, Bupati Aep Gratiskan Modul Siswa SD-SMP di Karawang
Kreatif dan Bernilai Jual, Singkong Jadi Sushi di Program Pengabdian Untirta
UMY Perkuat Reputasi Global di Tengah Ketatnya Persaingan Kampus Asia
UMY Ubah Pola Konsumsi Rapat, 1.500 Pegawai Makan Siang Gratis Terpusat

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:15 WIB

Mataf UMY: 7.131 Mahasiswa Memulai Perjalanan: Belajar Ilmu sekaligus Kehidupan 

Minggu, 6 September 2026 - 18:32 WIB

Ketika Cita-cita Menjadi Dokter Harus Diperjuangkan hingga ke Ujung Sinyal

Sabtu, 5 September 2026 - 18:20 WIB

UMY Siapkan Sustainability Center, Belajar dari Smart Eco Campus ITS

Selasa, 1 September 2026 - 21:09 WIB

HMI Tunas Bangsa UMY Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di NTT

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:07 WIB

Jawab Keresahan Soal LKS Mahal, Bupati Aep Gratiskan Modul Siswa SD-SMP di Karawang

Berita Terbaru