Bekasi Siapkan Pembangunan PSEL, Ubah Sampah Jadi Energi Listrik

Jumat, 24 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Kota Bekasi — Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menghadiri rapat pemaparan desain bangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang disampaikan oleh Badan Usaha Pelaksana Proyek (BUPP), PT Wangneng Bekasi Environment Nusantara. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Teknis Bersama, Kota Bekasi, pada Jumat, (24/4/26).

Pemaparan ini menjadi bagian penting dalam tahapan persiapan pembangunan PSEL di Kota Bekasi. Dalam presentasi tersebut, dijelaskan konsep desain fasilitas pengolahan sampah yang akan mengubah limbah menjadi energi listrik dengan teknologi modern dan ramah lingkungan.

Tri menyampaikan bahwa proyek PSEL merupakan langkah strategis dalam menjawab persoalan sampah perkotaan yang semakin kompleks. Selain mengurangi volume sampah, proyek ini juga diharapkan mampu menghasilkan energi alternatif yang bermanfaat bagi masyarakat.

“PSEL ini adalah solusi jangka panjang untuk pengelolaan sampah di Kota Bekasi. Kita tidak hanya menyelesaikan persoalan lingkungan, tetapi juga menghadirkan manfaat berupa energi listrik,” ujar Tri.

Ia juga menekankan pentingnya percepatan realisasi proyek agar manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat luas. Menurutnya, seluruh pihak harus bekerja secara terkoordinasi dan profesional.

“Kita ingin proses ini berjalan cepat, tepat, dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Kolaborasi semua pihak sangat dibutuhkan agar pembangunan PSEL dapat terealisasi dengan baik,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, jajaran perangkat daerah turut hadir untuk mendengarkan secara langsung pemaparan teknis dan memastikan kesiapan dari berbagai aspek pendukung. Diskusi juga dilakukan untuk menyempurnakan desain agar sesuai dengan kebutuhan dan kondisi di lapangan.

Pemerintah Kota Bekasi berharap proyek PSEL ini dapat menjadi solusi berkelanjutan dalam pengelolaan sampah, sekaligus mendukung upaya menuju kota yang lebih bersih, modern, dan ramah lingkungan.(lsi)

Sumber : Diskominfostandi

Berita Terkait

14 Tahun The Rich Jogja Hotel, Beyond Running Jadi Ajang Perayaan dan Kebersamaan
Kolam Koi Picu Gejolak, Warga Sampangan Desak Ditutup Total
Target 150 Ribu Siswa, Dosen UMY Ingatkan Pemerintah Soal Ketimpangan Pendidikan
Malioboro Semarak Kirab Kebangsaan, Pesan Persatuan Menggema Jelang HUT ke-81 RI
‎FE UWM Cetak Lulusan Berintegritas, Berdampak di Dunia Kerja
Workshop Smart Village UMY Dorong Transformasi Desa Berbasis Teknologi dan Tata Kelola
Dua Bulan Persiapan, Mahasiswa Teknik Sipil UMY Borong Tiga Penghargaan di Malaysia
Bendera Raksasa 481 Meter Siap Gegerkan Jogja Merah Putih

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:07 WIB

14 Tahun The Rich Jogja Hotel, Beyond Running Jadi Ajang Perayaan dan Kebersamaan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Kolam Koi Picu Gejolak, Warga Sampangan Desak Ditutup Total

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:02 WIB

Target 150 Ribu Siswa, Dosen UMY Ingatkan Pemerintah Soal Ketimpangan Pendidikan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Malioboro Semarak Kirab Kebangsaan, Pesan Persatuan Menggema Jelang HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:49 WIB

‎FE UWM Cetak Lulusan Berintegritas, Berdampak di Dunia Kerja

Berita Terbaru