Wawali Yogyakarta Dukung Indonesian Custom Show 2026 sebagai Penggerak Ekonomi Kreatif

Senin, 24 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, YOGYAKARTA — Pemerintah Kota Yogyakarta memberikan dukungan dan apresiasi terhadap penyelenggaraan Indonesian Custom Show (ICS) 2026 di Yogyakarta. Event yang memadukan otomotif, kreativitas, fashion, dan lifestyle tersebut dinilai memiliki potensi besar dalam mendorong aktivitas ekonomi kreatif sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Hermawan mengatakan, Indonesian Custom Show (ICS) 2026 tidak sekadar menjadi pameran otomotif, tetapi telah berkembang menjadi ruang bertemunya berbagai bentuk kreativitas dan ekspresi personal.

“ICS cukup berpotensi memberikan dampak ekonomi, tidak sekadar pameran otomotif, tetapi menjadi event ekonomi kreatif dan lifestyle. Mempertemukan otomotif dengan fashion dan ekspresi personal. Ini membuka pasar yang lebih luas daripada penggemar kendaraan,” ujar Wawan saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Sabtu (22/8/2026).

Menurut Wawan, konsep yang diusung ICS sejalan dengan karakter Yogyakarta sebagai kota festival. Kehadiran event dengan basis komunitas dan ekonomi kreatif seperti ICS dinilai dapat memperkuat ekosistem event di Kota Yogyakarta.

Pemerintah Kota Yogyakarta sangat mendukung penyelenggaraan ICS. Selain menjadi ruang bagi komunitas otomotif dan pelaku industri kreatif, event tersebut juga berpotensi memberikan efek berganda terhadap sektor ekonomi lainnya.

“Pemkot hadir dan sangat mendukung sekali event ICS, selaras dengan Kota Jogja sebagai Kota Festival,” katanya.

Wawan menilai penyelenggaraan event di Yogyakarta perlu terus dikembangkan melalui kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, perencanaan event yang dilakukan secara lebih komprehensif akan membuka peluang dukungan dan sinergi dengan lebih banyak pihak.

Ia pun memberikan pesan kepada para pelaku event di Yogyakarta agar sejak tahap perencanaan sudah memikirkan potensi kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

“Kalau bisa pada saat perencanaan bisa digarap lebih komprehensif, sehingga acara ini dapat dukungan dan bisa sinergi kolaborasi dengan berbagai pihak, sehingga dampak multiple effect akan jauh lebih besar,” ujar Wawan.

Ia berharap penyelenggaraan event seperti ICS tidak hanya berhenti pada aktivitas selama acara berlangsung, tetapi mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan perekonomian daerah.

Dengan perpaduan otomotif, fashion, lifestyle, komunitas, dan industri kreatif, ICS 2026 dinilai dapat menjadi salah satu contoh event yang memperkuat posisi Yogyakarta sebagai kota festival sekaligus destinasi penyelenggaraan event kreatif berskala nasional. (Aga)

Berita Terkait

Festival Prawirotaman 2026 Buka Peluang Baru bagi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Yogyakarta
Lewat Pesparani 2026, Pemkot Yogyakarta Perkuat Harmoni dan Persaudaraan Antarumat
Prawirotaman Fashion On The Street 2026 Perkuat Eksistensi Batik di Kalangan Generasi Muda
Sindangheula Jadi Tujuan Delegasi Hunan University untuk Pelajari Pembangunan Desa
FJI Soroti Dugaan Pelepasan Jilbab Calon Kadet Mahasiswa
PW Salimah Sulap Pengajian Jadi Aksi Nyata Peduli NTT
Rumah Zakat Ringankan Beban Warga Sabrang Kidul Lewat Pasar
Touring Kemerdekaan Kauman 2026 Pererat Persaudaraan Warga

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:14 WIB

Festival Prawirotaman 2026 Buka Peluang Baru bagi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Yogyakarta

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:07 WIB

Lewat Pesparani 2026, Pemkot Yogyakarta Perkuat Harmoni dan Persaudaraan Antarumat

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:01 WIB

Wawali Yogyakarta Dukung Indonesian Custom Show 2026 sebagai Penggerak Ekonomi Kreatif

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:48 WIB

Sindangheula Jadi Tujuan Delegasi Hunan University untuk Pelajari Pembangunan Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:30 WIB

FJI Soroti Dugaan Pelepasan Jilbab Calon Kadet Mahasiswa

Berita Terbaru