Lestarikan Budaya Banten, Andra Soni Ingin Karnaval Panjang Mulud Digelar Berkelanjutan

Sabtu, 3 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Banten – Gubernur Banten Andra Soni mengusulkan Karnaval Panjang Mulud tingkat Provinsi Banten menjadi ajang budaya yang digelar secara berkelanjutan. Ke depannya, tradisi khas masyarakat Banten tersebut diharapkan dapat masuk ke dalam Kalender Acara Nusantara tingkat nasional.

​Hal tersebut disampaikan Gubernur Andra Soni pada Karnaval Panjang Mulud tingkat Provinsi Banten di Halaman Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Sabtu (3/10/2026). Ia mengapresiasi inisiatif Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Banten di bawah kepemimpinan K.H. Bunyamin Hafidz yang telah menggagas acara ini.

​“Kita mengapresiasi gagasan dari kawan-kawan DMI yang menyarankan pelaksanaan Panjang Mulud sebagai bagian dari peringatan Maulid Nabi sekaligus memeriahkan HUT ke-26 Provinsi Banten. Kita ingin kegiatan ini berlanjut dan menjadi bagian dari kalender acara Nusantara,” ungkap Gubernur Andra Soni.

​Menurut Gubernur Andra Soni, Karnaval Panjang Mulud merupakan salah satu upaya untuk mengangkat identitas budaya Banten sekaligus memperkuat daya tarik wisata daerah. Antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan ini menunjukkan bahwa tradisi tersebut masih memiliki daya pikat yang kuat.

​“Ini adalah cara kita bergerak dari identitas menuju produktivitas yang berkualitas. Kesimpulannya, kita sepakat bahwa acara ini harus dilanjutkan,” tegasnya.

​Karnaval perdana ini diikuti oleh beragam unsur, mulai dari anggota dewan masjid, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dari tingkat kabupaten dan kota, hingga kelompok masyarakat. Gubernur Andra Soni menyebutkan, meski antusiasme pendaftar sangat tinggi, kuota peserta tahun ini terpaksa dibatasi karena masih merupakan langkah awal pelaksanaan tingkat provinsi.

​Sementara itu, Ketua DMI Provinsi Banten K.H. Bunyamin Hafidz menjelaskan, Karnaval Panjang Mulud tahun ini dihadiri oleh sekitar 2.000 orang. Ia memastikan kegiatan hasil kolaborasi DMI dan Pemprov Banten ini akan kembali digelar pada tahun depan dengan skala yang lebih besar.

​“Insyaallah sesuai arahan Gubernur, tahun depan kita akan laksanakan lagi dan akan memperebutkan Piala Gubernur. Rencananya, pelaksanaan tahun depan akan digelar di alun-alun agar tempatnya lebih luas dan bisa menampung lebih banyak peserta,” ujar Bunyamin.(lsi)

Sumber : Adpim

Berita Terkait

Lapangan Warak Diserbu Sampah Liar, Warga Desak Tindakan Tegas
Sidang Reno Bongkar Dugaan Sewa TKD, Negara Rugi Rp1,74 Miliar
‎Gusti Prabu Bongkar Polemik Bolosego, Parkir Alkid Disorot Publik
‎Ribuan Pembatik Kepung Malioboro, Peserta Kalimantan Bongkar Pengalaman Pertamanya
Rayakan Milad Kedua, Prime UMY Hotel Bersihkan Malioboro Bersama Komunitas
‎Gekrafs DIY Gebrak Ekonomi Kreatif Jogja, Wawan Dorong Aksi Nyata
Komisi C DPRD DIY Dorong Infrastruktur Gunungkidul Makin Terintegrasi Berkelanjutan
Dari Anak Panah hingga Sampah Botol, Celeban Punya Gebrakan

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:01 WIB

Lestarikan Budaya Banten, Andra Soni Ingin Karnaval Panjang Mulud Digelar Berkelanjutan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Lapangan Warak Diserbu Sampah Liar, Warga Desak Tindakan Tegas

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Sidang Reno Bongkar Dugaan Sewa TKD, Negara Rugi Rp1,74 Miliar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:31 WIB

‎Gusti Prabu Bongkar Polemik Bolosego, Parkir Alkid Disorot Publik

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:06 WIB

Rayakan Milad Kedua, Prime UMY Hotel Bersihkan Malioboro Bersama Komunitas

Berita Terbaru

Yogyakarta

Lapangan Warak Diserbu Sampah Liar, Warga Desak Tindakan Tegas

Sabtu, 3 Okt 2026 - 14:55 WIB

Yogyakarta

Sidang Reno Bongkar Dugaan Sewa TKD, Negara Rugi Rp1,74 Miliar

Sabtu, 3 Okt 2026 - 14:36 WIB