Lewat Pesparani 2026, Pemkot Yogyakarta Perkuat Harmoni dan Persaudaraan Antarumat

Senin, 24 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, YOGYAKARTA — Pemerintah Kota Yogyakarta menunjukkan dukungan terhadap penyelenggaraan Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Kota Yogyakarta 2026 yang diikuti tujuh paroki se-Kota Yogyakarta. Kegiatan tersebut berlangsung di SMP Pangudi Luhur 1 Yogyakarta dan dibuka langsung oleh Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo, Sabtu (22/8/2026).

Hasto mengatakan, Pesparani tidak hanya menjadi ajang kompetisi seni paduan suara dan liturgi, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat persaudaraan umat Katolik sekaligus mendukung terciptanya kerukunan antarumat beragama di Kota Yogyakarta.

“Pesparani bukan hanya sebuah kompetisi paduan suara, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat persaudaraan umat Katolik dari berbagai paroki di Kota Yogyakarta,” kata Hasto.

Menurutnya, kemampuan vokal dan penampilan peserta dalam Pesparani merupakan bagian dari penghayatan iman sekaligus ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Melalui lantunan lagu rohani dan mazmur, peserta tidak hanya menunjukkan kemampuan bermusik, tetapi juga menyampaikan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan bermasyarakat.

Hasto menilai penyelenggaraan Pesparani juga sejalan dengan semangat pembangunan Kota Yogyakarta yang mengedepankan kebersamaan, toleransi dan gotong royong.

“Semangat yang dibangun melalui Pesparani sejalan dengan nilai Segoro Amarto atau Semangat Gotong Royong Agawe Majuning Ngayogyokarto yang selama ini menjadi landasan pembangunan Kota Yogyakarta,” ujarnya.

Ia menegaskan, keberagaman yang dimiliki Kota Yogyakarta harus menjadi kekuatan untuk membangun persatuan, bukan menjadi faktor yang memecah masyarakat. Karena itu, berbagai kegiatan keagamaan dan kebudayaan yang mendorong interaksi positif antarwarga dinilai penting untuk terus didukung.

Pemkot Yogyakarta berharap semangat kebersamaan yang tumbuh melalui Pesparani dapat memberikan kontribusi terhadap terciptanya Kota Yogyakarta yang aman, nyaman, berkelanjutan dan mengayomi seluruh masyarakat.

Sementara itu, Ketua Panitia Pesparani Kota Yogyakarta 2026, Veronika Tatik Trijati Ningsih, mengatakan seluruh paroki di Kota Yogyakarta berpartisipasi dalam gelaran tahun ini.

Sebanyak tujuh paroki mengirimkan peserta dengan total 478 orang yang mengikuti berbagai kategori perlombaan. Pesparani menjadi wadah untuk mempererat persaudaraan umat Katolik sekaligus mengembangkan talenta peserta dalam bidang seni liturgi dan pendalaman iman.

“Pesparani menjadi sarana untuk mempererat persaudaraan antarumat Katolik sekaligus mengembangkan talenta peserta dalam bidang seni liturgi dan pendalaman iman. Kami bersyukur seluruh paroki di Kota Yogyakarta dapat berpartisipasi dalam kegiatan ini,” ujar Veronika.

Terdapat sembilan kategori yang diperlombakan, yakni Paduan Suara Anak (PSA), Paduan Suara Remaja (PSR), Paduan Suara Orang Muda Katolik (OMK), Paduan Suara Dewasa, Paduan Suara Pria, Menyanyi Mazmur, Bertutur Kitab Suci, Cerdas Cermat Rohani (CCR), serta Cerdas Cermat Alkitab (CCA).

Dalam hasil penilaian Pesparani VII Kota Yogyakarta 2026, Paroki Kristus Raja Baciro berhasil menjadi Juara Umum setelah meraih sejumlah prestasi pada berbagai kategori. Baciro antara lain meraih juara pertama Mazmur Anak, Mazmur Remaja, Mazmur OMK, Paduan Suara Anak, serta Cerdas Cermat Rohani Remaja.

Paroki Bintaran juga mencatatkan prestasi dengan meraih juara pada kategori Bertutur Kitab Suci, Mazmur Anak dan Cerdas Cermat Rohani Anak. Sementara Paroki Pugeran meraih juara pertama kategori Mazmur Dewasa.

Pada kategori Paduan Suara Dewasa Pria, Paroki Kumetiran menjadi juara pertama, disusul Paroki Kidul Loji sebagai juara kedua dan Paroki Bintaran sebagai juara ketiga.

Berbagai capaian tersebut menunjukkan bahwa Pesparani tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pembinaan iman, pengembangan talenta seni liturgi dan penguatan persaudaraan di tengah umat Katolik Kota Yogyakarta.

Para peserta yang meraih juara selanjutnya akan dipersiapkan untuk mewakili Kota Yogyakarta dalam ajang Pesparani pada tingkat yang lebih tinggi. (Aga)

Berita Terkait

Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, MK Dihadapkan pada Persoalan Kewenangan dan Kepastian Hukum
Gugatan Pendidikan Gibran di MK, Pakar Hukum UMY Jelaskan Nasib Jabatan Wapres
Warga Gunungkidul Dilanda Kekeringan, Tiga belas Tangki Air Bersih Disalurkan
Mendagri Tekankan Rotasi dan Penyegaran Organisasi Saat Lantik Pejabat
Bawa Bregodo Keraton, Warga Yogyakarta Beri Kejutan HUT ke-81 TNI di Makorem
Irwandi Dikukuhkan Guru Besar Fotografi, ISI Yogyakarta Buka Babak Baru
Pakar Hukum Tata Negara UMY: Pengawasan Aparat Penegak Hukum Masih Terfragmentasi
Astrea Kota Gudeg Rayakan Anniversary Pertama, Geliatkan UMKM Piyungan

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, MK Dihadapkan pada Persoalan Kewenangan dan Kepastian Hukum

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:51 WIB

Gugatan Pendidikan Gibran di MK, Pakar Hukum UMY Jelaskan Nasib Jabatan Wapres

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Warga Gunungkidul Dilanda Kekeringan, Tiga belas Tangki Air Bersih Disalurkan

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Mendagri Tekankan Rotasi dan Penyegaran Organisasi Saat Lantik Pejabat

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Bawa Bregodo Keraton, Warga Yogyakarta Beri Kejutan HUT ke-81 TNI di Makorem

Berita Terbaru