Liga Santri dan Piala Asia Jadi Target, KSMI Percayakan Posisi Waketum kepada Tundra Meliala

Senin, 24 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Umum Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) Tundra Meliala bersama Ketua Umum Yan Mulia Abidin. (jogjaoke/Istimewa)

Wakil Ketua Umum Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) Tundra Meliala bersama Ketua Umum Yan Mulia Abidin. (jogjaoke/Istimewa)

JOGJAOKE.COM, Jakarta — Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) menyiapkan dua kejuaraan sepakbola mini dalam agenda beruntun. Kejuaraan pertama adalah Liga Santri yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026, disusul Piala Asia pada Januari 2027.

Rencana tersebut ditetapkan dalam Rapat Pleno Pengurus Pusat KSMI yang digelar di Jakarta, Minggu (23/8/2026). Liga Santri akan mempertemukan klub-klub sepakbola mini santri dari berbagai daerah di Indonesia.

Adapun Piala Asia dijadwalkan diikuti tim-tim dari negara Saudi Arabia, Lebanon, Iraq, Maldives, Pakistan, Oman, Qatar, India, Indonesia, Brunei Darussalam, Filipina, dan Singapura.

Kejuaraan tersebut menjadi salah satu agenda yang dipersiapkan KSMI untuk memperluas kompetisi sepakbola mini Indonesia ke level regional.

Rapat pleno dipimpin Ketua Umum KSMI sekaligus Presiden Federasi Mini Football Asia, Dr. Ir. H. Yan Mulia Abidin, SE., M.Sc. Selain membahas agenda kompetisi, rapat tersebut juga menjadi momentum memperkuat struktur organisasi KSMI.

Salah satu perubahan dalam jajaran pengurus pusat adalah masuknya Tundra Meliala sebagai Wakil Ketua Umum yang membidangi media dan teknologi.

Kehadiran kompetisi nasional dan regional itu sejalan dengan perkembangan posisi sepakbola mini di Indonesia. Cabang olahraga tersebut resmi tercatat sebagai cabang olahraga (cabor) ke-78 di Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) pada 17 September 2025.

Dengan status tersebut, sepakbola mini memiliki pijakan yang lebih kuat dalam ekosistem olahraga nasional. Di sisi lain, keterlibatan dalam organisasi sepakbola mini internasional membuka peluang bagi Indonesia untuk menjadi tuan rumah maupun peserta kompetisi tingkat Asia.

KSMI kini menghadapi tantangan untuk memastikan pertumbuhan tersebut tidak berhenti pada aspek kelembagaan. Kompetisi yang teratur, pembinaan pemain dari tingkat daerah, serta keterhubungan antara turnamen nasional dan internasional menjadi faktor penting untuk membangun ekosistem sepakbola mini yang berkelanjutan.

Liga Santri pada Oktober 2026 dapat menjadi salah satu pintu masuk pembinaan pemain sekaligus memperluas basis sepakbola mini di lingkungan pesantren. Selanjutnya, Piala Asia pada Januari 2027 menjadi panggung bagi KSMI untuk menguji kapasitas Indonesia dalam penyelenggaraan kompetisi regional.

Dua agenda tersebut membuat periode akhir 2026 hingga awal 2027 menjadi fase penting bagi KSMI dalam memperkuat kompetisi sekaligus memperkenalkan sepakbola mini Indonesia di tingkat Asia. (rel)

Berita Terkait

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia, Putra Bungsu Soekarno Tutup Usia 73 Tahun.
Dorong Kesejahteraan, RUU KKS Buka Akses Manfaat untuk Masyarakat Daerah
Lampung Kembali Torehkan Prestasi Nasional, Raih Peringkat I TPID Terbaik Sumatera
FORMAS dan BSPIA Jajaki Alih Teknologi Kota Pintar Berkelanjutan
Sinergi Kemenkeu, Bea Cukai, dan Kementan dalam Memperketat Pengawasan Impor Beras dan Garam
Peserta MagangHub Batch 2 Diminta Disiplin Penuhi Administrasi Pemagangan
Perkuat Tata Kelola Kelembagaan, Ketua TP PKK Lampung Ikuti Rakor Nasional
Muspuspal Digital Jadi Andalan Disjarahal di Pameran HUT TNI 2026

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 13:57 WIB

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia, Putra Bungsu Soekarno Tutup Usia 73 Tahun.

Jumat, 25 September 2026 - 17:01 WIB

Dorong Kesejahteraan, RUU KKS Buka Akses Manfaat untuk Masyarakat Daerah

Kamis, 24 September 2026 - 13:18 WIB

Lampung Kembali Torehkan Prestasi Nasional, Raih Peringkat I TPID Terbaik Sumatera

Selasa, 22 September 2026 - 15:13 WIB

FORMAS dan BSPIA Jajaki Alih Teknologi Kota Pintar Berkelanjutan

Selasa, 22 September 2026 - 13:39 WIB

Sinergi Kemenkeu, Bea Cukai, dan Kementan dalam Memperketat Pengawasan Impor Beras dan Garam

Berita Terbaru