‎Banjir Rendam 1.970 Hektare Sawah Kudus, Petani Terancam Rugi

Kamis, 15 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JOGJAOKE.COM, Kudus – Banjir yang melanda Kabupaten Kudus berdampak serius pada sektor pertanian.

‎Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Kudus mencatat sedikitnya 1.970 hektare lahan sawah tergenang di enam kecamatan, yakni Jekulo, Mejobo, Undaan, Jati, Kaliwungu, dan Bae hingga Kamis (15/1/2026) pagi.

‎Kondisi ini membuat ribuan petani terancam gagal panen.

‎Kepala Dispertan Kudus, Didik Tri Prasetiyo, menyebut ketinggian genangan air di sawah rata-rata mencapai 50 hingga 100 sentimeter.

‎Menurutnya, genangan tersebut mengancam tanaman padi dengan umur bervariasi, mulai dari 5 hingga 60 hari setelah tanam (HST).

‎“Data sementara yang kami himpun, luas genangan mencapai 1.970 hektare dengan tinggi air rata-rata 50 sampai 100 sentimeter,” kata Didik.

‎Didik menjelaskan, varietas padi yang terdampak banjir didominasi Inpari 32 dan padi ketan, khususnya di wilayah Kecamatan Undaan.

‎Ia menilai usia tanaman yang masih muda membuat risiko kerusakan semakin besar apabila air tidak segera surut.

‎“Kalau genangan berlangsung lama, potensi kerusakan tanaman jelas makin tinggi,” ujarnya.

‎Saat ini, Dispertan Kudus masih fokus melakukan pendataan awal bersama Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).

‎“Yang jelas, langkah pertama kami adalah mendata. Penentuan status puso atau tidak itu dari POPT,” tegas Didik.

(waw)

Berita Terkait

Rem Mendadak Hindari Kucing, Tabrakan Beruntun Tewaskan Pengendara ‎
Terpidana Kasus Pencabulan Anak Ditangkap di Tegal, Jalani Eksekusi Putusan MA
Dandim Wonosobo Turun Tangan, Progres KDKMP Digenjot Tuntas
Ribuan Warga Demak Terdampak Banjir, Tanggul Jebol di Sejumlah Titik
Sekda Kudus Dilantik, Bupati Gaspol Minta Kerja Cepat Responsif
Rp16,4 Miliar Raib, PT DYM Laporkan Kades Mulyodadi ke Polisi
Pasca Lebaran, Kodim Wonosobo Gaspol Bangun Koperasi Desa
Usai Lebaran Jembatan Stamelo Wonosobo Dikebut Progres 85 Persen

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 14:21 WIB

Rem Mendadak Hindari Kucing, Tabrakan Beruntun Tewaskan Pengendara ‎

Kamis, 9 April 2026 - 12:27 WIB

Terpidana Kasus Pencabulan Anak Ditangkap di Tegal, Jalani Eksekusi Putusan MA

Selasa, 7 April 2026 - 15:25 WIB

Dandim Wonosobo Turun Tangan, Progres KDKMP Digenjot Tuntas

Sabtu, 4 April 2026 - 18:51 WIB

Ribuan Warga Demak Terdampak Banjir, Tanggul Jebol di Sejumlah Titik

Rabu, 1 April 2026 - 13:12 WIB

Sekda Kudus Dilantik, Bupati Gaspol Minta Kerja Cepat Responsif

Berita Terbaru

Hartyo Murkomoyo alumni Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) angkatan 1996, ia lebih dikenal sebagai “Mas Yoyok”. (ihd)

Pendidikan

Lulusan UMY, Menjaga Diplomasi dengan Sentuhan Manusiawi

Selasa, 14 Apr 2026 - 23:22 WIB

Jogja

Danrem Pamungkas Temui Ketua DPRD DIY Perkuat Sinergi

Selasa, 14 Apr 2026 - 16:19 WIB