Jogja Masuk Tiga Terbaik ACFFEST 2025: Kreativitas Kampanye Antikorupsi Diakui KPK

Minggu, 30 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menerima anugerah dan penghargaan Antikorupsi ACFFEST 2025. Pemkot Yogyakarta dinobatkan sebagai satu dari tiga instansi terbaik kategori media digital. (,Dok Pemkot)

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menerima anugerah dan penghargaan Antikorupsi ACFFEST 2025. Pemkot Yogyakarta dinobatkan sebagai satu dari tiga instansi terbaik kategori media digital. (,Dok Pemkot)

JOGJAOKE.COM, Jakarta — Pemerintah Kota Yogyakarta kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional. Dalam ajang Pariwara Antikorupsi ACFFEST 2025, Pemkot Yogyakarta dinobatkan sebagai satu dari tiga instansi terbaik kategori media digital.

Penghargaan tersebut diberikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI pada malam puncak di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Jumat (28/11/2025).

Penghargaan diserahkan Anggota Dewan Pengawas KPK RI, Benny Jozua Mamoto, dan diterima Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo. Penilaian diberikan atas kampanye digital yang dinilai kreatif, inovatif, serta efektif dalam mengedukasi publik terkait pencegahan korupsi.

Wakil Ketua KPK RI, Ibnu Basuki Widodo, menyampaikan bahwa beragam karya digital Pemkot Yogyakarta, terutama film pendek satir Uang Semir, menjadi sorotan utama dewan juri.

Konten edukatif lain yang dipublikasikan melalui YouTube, Instagram, dan Facebook turut menambah bobot penilaian.

“Penilaian dilakukan secara objektif berdasarkan kreativitas, relevansi substansi, efektivitas penyampaian pesan, serta dampak kampanye terhadap publik.

Seluruh materi yang diajukan merupakan karya orisinal dan tidak melanggar hak cipta,” ujar Ibnu.

Ibnu menambahkan, capaian ini diharapkan dapat memperkuat citra Yogyakarta sebagai kota dengan komitmen kuat pada integritas dan reformasi birokrasi. “Ini contoh baik bagi pemerintah daerah lainnya,” katanya.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, mengungkapkan apresiasinya atas pengakuan tersebut. Menurut dia, penghargaan ini menjadi pengingat agar budaya integritas terus diperkuat di semua lini pemerintahan.

Hasto mengenang pengalaman pribadi saat menjabat Bupati Kulonprogo yang membekas hingga kini. Kala itu, sekelompok anak kecil menyapanya dan bertanya, “Mana amplopnya, Pak?”

Peristiwa tersebut, kata Hasto, menunjukkan bahwa budaya gratifikasi dapat merasuk bahkan ke benak anak-anak.

“Sejak itu saya bertekad bahwa korupsi harus diberantas sejak dari dalam kandungan. Film Uang Semir kami buat agar masyarakat belajar lewat cara yang satir, sederhana, tapi mengena,” ujar Hasto.

Ia berharap penghargaan dari KPK menjadi pemantik semangat sekaligus tanggung jawab moral bagi jajaran pemkot.

“Kami berharap dapat menjadi contoh baik bagi daerah lain. Tentu menjaga konsistensi adalah tantangan tersendiri,” katanya. (ihd)

Berita Terkait

Wamendagri Ribka Ajak Papua Maksimalkan Potensi SDM dan Otsus dalam Musrenbang RKPD 2027
Kasatgas Tito Karnavian: Hibah Rp287 Miliar Bukti Nyata Gotong Royong Antar Daerah
Sinergi Program dan Kerja Sama Internasional Dorong Penurunan Kemiskinan
Kasus Dugaan Suap Ketua Ombudsman RI, MAKI Minta Kejagung Kembangkan Penyidikan
Kampung Wisata Jadi Tumpuan, Yogyakarta Dorong Pariwisata Berbasis Komunitas
144 Pemain dari 20 Klub Ramaikan Grand Slam Puri Open 2026 di Purwakarta
Sultan HB X Sambut Jenazah Prajurit Gugur Misi Lebanon
‎Pembunuhan Sadis Warga Halteng, Sengketa Lahan Picu Amarah

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 01:36 WIB

Wamendagri Ribka Ajak Papua Maksimalkan Potensi SDM dan Otsus dalam Musrenbang RKPD 2027

Rabu, 29 April 2026 - 22:02 WIB

Kasatgas Tito Karnavian: Hibah Rp287 Miliar Bukti Nyata Gotong Royong Antar Daerah

Rabu, 29 April 2026 - 15:33 WIB

Sinergi Program dan Kerja Sama Internasional Dorong Penurunan Kemiskinan

Kamis, 16 April 2026 - 13:56 WIB

Kasus Dugaan Suap Ketua Ombudsman RI, MAKI Minta Kejagung Kembangkan Penyidikan

Minggu, 12 April 2026 - 22:18 WIB

Kampung Wisata Jadi Tumpuan, Yogyakarta Dorong Pariwisata Berbasis Komunitas

Berita Terbaru