Difabel Taklukkan Gunung Wedon, Kobarkan Semangat Lestarikan Hutan

Selasa, 23 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, ‎Malang – Kelestarian hutan menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, termasuk penyandang disabilitas yang terus membuktikan kontribusi nyata melalui aksi konservasi berkelanjutan bersama.

Pesan tersebut menguat dalam kegiatan Bakti Alam Gunung Wedon yang diselenggarakan Geopix bersama Difabel Pecinta Alam, Komisi Nasional Disabilitas, Perhutani, serta berbagai komunitas.

‎Kegiatan berlangsung di kawasan Gunung Wedon, Kabupaten Malang, Ahad (22/6/2026), sekaligus memperingati enam tahun perjalanan Difpala mengusung konservasi, budaya, dan inklusi.

Peserta melakukan penanaman pohon, memasang plang edukasi konservasi pada empat titik strategis, serta memasang rambu peringatan kawasan rawan kebakaran hutan bersama-sama.

Plang edukasi berisi ajakan menjaga kebersihan hutan, larangan berburu satwa liar, serta larangan menembak burung demi menjaga keseimbangan ekosistem alam tetap lestari.

Kegiatan tersebut juga menjadi tindak lanjut kolaborasi Lingkar Sosial Indonesia bersama Geopix dalam memperkuat kampanye konservasi alam yang inklusif bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Founder LINKSOS sekaligus pendiri Difpala, Ken Kerta, menegaskan, “Difpala mampu mencapai puncak Gunung Wedon, membuktikan keterbatasan fisik bukan penghalang berkontribusi bagi bumi.”

Ia menambahkan, “Penyandang disabilitas mampu menjadi bagian solusi bagi lingkungan dan masyarakat yang lestari melalui aksi nyata, kolaborasi, serta kepedulian bersama.”

Senior Wildlife Campaigner Geopix, Annisa Rahmawati, mengatakan, “Konservasi harus menjaga keseimbangan ekosistem dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan kondisi fisik seseorang.”

Annisa menambahkan, “Gerakan menjaga alam juga harus membuka ruang partisipasi yang setara, inklusif, dan bermakna bagi semua warga tanpa terkecuali.”

Komisioner Komisi Nasional Disabilitas, Kikin Tarigan, menilai pelibatan berbagai komunitas membuktikan penyandang disabilitas bukan sekadar penerima manfaat, melainkan aktor penting pembangunan berkelanjutan.

Menurut Kikin, “Penyandang disabilitas memiliki peran strategis menjaga lingkungan sekaligus menghadapi tantangan perubahan iklim melalui kolaborasi bersama seluruh elemen masyarakat.”

Komisioner KND lainnya, Fatimah Mutmainah Asri, menyatakan, “Kegiatan seperti ini mendekatkan isu inklusi kepada masyarakat sekaligus membuktikan kemampuan penyandang disabilitas menjaga bumi.”

Camat Lawang, Nur Soleh Hidayat, mengatakan, “Pemerintah kecamatan mendukung penuh kegiatan ini karena sejalan dengan program pelestarian lingkungan serta perlindungan satwa liar.”

Mengusung tema “Bakti Inklusi, Bumi Lestari,” kegiatan melibatkan Muspika Lawang, BPBD Kabupaten Malang, PMI, ULD, pemerintah desa, dan berbagai komunitas konservasi lainnya.(WAW)

Berita Terkait

Takmir NHK Borong Sawi, Petani dan Jamaah Bahagia
‎Polda DIY dan Jogja Menyapa Bergerak Bantu Warga
Ahli Waris Klaim Tanah Masuk SHGB UMK, Minta Kejelasan Bukti
Komunitas Jogja Menyapa Ajak Warga Cerdas Tangkal Hoaks Bermedia Sosial
KKMP Demangan Sabet Juara Koperasi Berprestasi, Perkuat Ekonomi Kerakyatan
Polisi Bongkar Peredaran Pil Ilegal, Sita 1.602 Butir di Bantul
Kebaya Satukan Bangsa, Pesonanya Makin Mendunia Lewat Perayaan Budaya
Konser GeMa Merah Putih Bangkitkan Semangat Kebangsaan Bersama

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:14 WIB

Takmir NHK Borong Sawi, Petani dan Jamaah Bahagia

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:39 WIB

‎Polda DIY dan Jogja Menyapa Bergerak Bantu Warga

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:36 WIB

Ahli Waris Klaim Tanah Masuk SHGB UMK, Minta Kejelasan Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:28 WIB

Komunitas Jogja Menyapa Ajak Warga Cerdas Tangkal Hoaks Bermedia Sosial

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:07 WIB

KKMP Demangan Sabet Juara Koperasi Berprestasi, Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Berita Terbaru

Jogja

Takmir NHK Borong Sawi, Petani dan Jamaah Bahagia

Rabu, 22 Jul 2026 - 08:14 WIB