Eks Lurah Condongcatur Ditahan, Korupsi Tanah Kas Desa Terbongkar di Sleman

Rabu, 1 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GERBANGPATRIOT.COM, SLEMAN – Mantan Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji, resmi ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyalahgunaan tanah kas desa (TKD) di Padukuhan Gandok, Kabupaten Sleman.

Tersangka diduga memanfaatkan kewenangannya sebagai lurah untuk menyewakan tanah kas desa secara ilegal kepada sejumlah pihak.

Kasubdit 3 Ditreskrimsus Polda DIY, AKBP Haris Munandar Hasyim, mengungkapkan praktik tersebut dilakukan saat Reno masih menjabat sebagai lurah.

Menurutnya, status Reno sebagai kepala desa membuat para penyewa tidak menaruh rasa curiga terhadap legalitas penyewaan tanah tersebut.

“Ya seperti itu, karena kan perangkat desa yang menyewakan. Mereka merasa aman karena yang menawarkan dan menyewakan adalah lurah,” ujar Haris saat konferensi pers di Mapolda DIY, Selasa (30/6/2026).

Haris menjelaskan, penyidik menemukan adanya penyalahgunaan kewenangan dalam proses pemanfaatan tanah kas desa.

Tanah yang seharusnya dikelola sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan justru disewakan tanpa prosedur yang sah sehingga berpotensi menimbulkan kerugian bagi keuangan desa.

“Jabatan yang dimiliki tersangka diduga digunakan untuk memuluskan penyewaan tanah kas desa secara tidak sesuai aturan. Karena itu proses hukum terus berjalan,” tegas Haris.

Polda DIY juga masih mendalami aliran dana hasil penyewaan serta kemungkinan adanya pihak lain yang turut terlibat dalam perkara tersebut.

Penyidik memastikan pemeriksaan akan terus dikembangkan untuk mengungkap seluruh rangkaian dugaan tindak pidana korupsi itu.

“Kasus ini masih kami kembangkan. Tidak menutup kemungkinan ada fakta-fakta baru yang akan terungkap dalam proses penyidikan. Kami mengimbau masyarakat untuk mempercayakan penanganan perkara ini kepada penyidik,” pungkas Haris. (waw)

Berita Terkait

Tak Perlu Nominal Besar, Dosen UMY Jelaskan Rahasia Menabung Konsisten
Pelatihan Koperasi Merah Putih Harus Berbasis Kompetensi, Bukan Semi-Militer
Purna Tugas Setelah 30 Tahun Mengabdi, Kadinkes Yogyakarta Dikenang atas Dedikasi dan Inovasi
Danrem Pamungkas Pererat Sinergi dengan BNI, Dukung Pelayanan yang Lebih Efektif
Inspektorat Sleman Dalami Dugaan Penyelewengan Dana Bangunkerto, ‎Publik Tunggu Kepastian Hukum
Jogja Halal Festival #3 Diharapkan Perkuat Daya Saing Produk Halal dan Wisata Syariah DIY
Demi Masa Depan Lestari, Danang Maharsa: Jangan Biarkan Sungai Kita Mati!
Jurnalis Toraja Ukir Prestasi Akademik, Lulus Cumlaude di Universitas Negeri Yogyakarta

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 16:14 WIB

Eks Lurah Condongcatur Ditahan, Korupsi Tanah Kas Desa Terbongkar di Sleman

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:36 WIB

Tak Perlu Nominal Besar, Dosen UMY Jelaskan Rahasia Menabung Konsisten

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:19 WIB

Pelatihan Koperasi Merah Putih Harus Berbasis Kompetensi, Bukan Semi-Militer

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:39 WIB

Purna Tugas Setelah 30 Tahun Mengabdi, Kadinkes Yogyakarta Dikenang atas Dedikasi dan Inovasi

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:00 WIB

Danrem Pamungkas Pererat Sinergi dengan BNI, Dukung Pelayanan yang Lebih Efektif

Berita Terbaru