JOGJAOKE.COM, Banten — Pengadilan Tinggi (PT) Banten bersama empat pengadilan di bawahnya, yakni Pengadilan Negeri Tangerang, Serang, Pandeglang, dan Lebak, akan mengirimkan kontingen untuk mengikuti Turnamen Tenis Perkumpulan Tenis Warga Peradilan (PTWP) Piala Ketua Mahkamah Agung (MA) ke-20 yang akan digelar di Malang, pada 12–16 Juni 2026.
Juru Bicara Pengadilan Tinggi Banten, Dr. Parulian Lumbantoruan, M.H, menyampaikan bahwa kontingen PT Banten berjumlah sekitar 40 orang yang terdiri dari pemain dan official. Rombongan dijadwalkan berangkat pada Kamis menuju Malang.
“Kontingen Pengadilan Tinggi Banten bersama empat pengadilan negeri di wilayah hukum Banten akan mengikuti turnamen PTWP Piala Ketua MA ke-20 di Malang. Rombongan kami kurang lebih 40 orang yang terdiri dari pemain dan official,” ujar Parulian kepada wartawan, Jumat (5/6/2026) di PT Banten, dalam kegiatan pelepasan kontingen.
Ia menjelaskan, pendanaan kegiatan tersebut bersumber dari iuran rutin para pegawai setiap bulan yang kemudian dikumpulkan secara bersama, serta dukungan internal dari jajaran yang menjabat di lingkungan peradilan.
Menurutnya, keberangkatan kontingen ini tetap mengedepankan kesederhanaan namun dengan semangat kebersamaan yang tinggi sebagai bagian dari warga peradilan di bawah Mahkamah Agung.
Turnamen PTWP sendiri merupakan agenda rutin yang digelar setiap tiga tahun sekali oleh Mahkamah Agung RI sebagai ajang silaturahmi antarwarga peradilan di seluruh Indonesia.
“Ini bukan semata-mata soal menang atau kalah, tetapi bagaimana memperkuat silaturahmi sesama warga peradilan. Target utama adalah kebersamaan. Dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat, in sano in corpore sano,” tambahnya.
Parulian juga menyampaikan bahwa persiapan telah dilakukan sejak April 2026 melalui latihan rutin setiap minggu, yang difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Serang di sejumlah lapangan tenis.
Selain persiapan olahraga, PT Banten juga tengah menjalani sejumlah agenda pembinaan kelembagaan, termasuk asesmen oleh Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung RI terkait program Sertifikasi Mutu Pengadilan Unggul dan Tangguh (AMPUH).
“Alhamdulillah tahun lalu kami sudah meraih AMPUH dan tahun ini mudah-mudahan bisa kembali memperoleh hasil yang sama. Ini bagian dari pembinaan dan penilaian kinerja satuan kerja,” lugasnya.
Ia menambahkan, PT Banten juga masih mengikuti kompetisi pembangunan Zona Integritas menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), serta peningkatan layanan PTSP terbaik di lingkungan Mahkamah Agung.
Selain itu, dirinya bersama salah satu pejabat lainnya, H. Sarpin, ditunjuk mewakili Banten sebagai calon pengawas daerah terbaik dalam rangkaian penilaian yang dilakukan secara berjenjang melalui pertemuan daring dan tahapan seleksi lainnya.
“Saya berharap seluruh rangkaian kegiatan, baik olahraga maupun pembinaan kelembagaan, dapat berjalan baik dan memberikan hasil terbaik bagi PT Banten,” tuturnya.
(Yuyi Rohmatunisa)






