‎KA Bandara Terserempet Mobil, KAI Ingatkan Keselamatan Perlintasan Sebidang

Kamis, 23 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Yogyakarta – KAI Daop 6 Yogyakarta kembali mengingatkan masyarakat mengutamakan keselamatan saat melintasi perlintasan sebidang kereta api resmi bersama. ‎Kecelakaan temperan antara KA Bandara dan mobil terjadi Kamis (23/7/2026) pagi memicu peringatan keras pentingnya disiplin berlalu lintas.

‎Peristiwa tersebut terjadi Kamis 23 Juli 2026 sekitar pukul 08.15 WIB di wilayah Rewulu menuju Sentolo. KA 549 Bandara relasi Yogyakarta menuju YIA terserempet mobil di PJL 707 yang tidak dijaga petugas setempat. Lokasi kejadian berada di petak jalan Rewulu Sentolo tepatnya Km 528+2/3 yang merupakan perlintasan sebidang tidak terjaga.

Beruntung seluruh awak dan penumpang KA Bandara dilaporkan selamat serta dapat melanjutkan perjalanan dengan aman. Kereta kembali melanjutkan perjalanan sekitar pukul 08.25 WIB setelah dilakukan penanganan awal di lokasi kejadian. KAI Daop 6 Yogyakarta juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang atas insiden yang terjadi pagi.

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih menyayangkan kejadian tersebut dan berharap tidak terulang. “Kami sangat menyayangkan kejadian ini dan berharap tidak terjadi lagi di kemudian hari,” ujar Feni Novida.

‎Feni mengimbau masyarakat mematuhi rambu lalu lintas serta berhenti sejenak sebelum melintasi perlintasan kereta api. “Pastikan jalur aman dan tidak ada kereta melintas sebelum menyeberang,” tegas Feni kepada masyarakat pengguna jalan. KAI juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuat perlintasan liar yang membahayakan keselamatan bersama di sekitar rel.

Menurut Feni keselamatan petugas kereta penumpang dan pengguna jalan harus menjadi perhatian utama seluruh masyarakat. “Keselamatan bersama merupakan tanggung jawab bersama sehingga disiplin harus terus diutamakan,” kata Feni menegaskan kembali. Ia meminta masyarakat melintas hanya melalui perlintasan resmi dan selalu meningkatkan kewaspadaan saat berkendara setiap waktu. “Semoga kejadian ini tidak terjadi lagi dan masyarakat semakin sadar keselamatan,” pungkas Feni Novida Saragih.(waw)

Berita Terkait

‎GPM Yogyakarta Tegaskan Marhaenisme Bukan Kendaraan Politik Pribadi Kekuasaan
OTT Rektor Unsoed Jadi Alarm Keras Kampus Negeri Yogyakarta
Rayakan HUT RI ke-81, KAWAL Indonesia Bergerak Bersihkan Lingkungan Bersama Masyarakat
Desil DTSEN Bisa Berubah, Pakar UMY: Jangan Dianggap Label Mutlak Kesejahteraan
Pasien BPJS Tunggu 8 Jam di IGD RSCM, Dosen UMY Soroti Patient Flow Rumah Sakit
GPM Tegaskan Independensi, Marhaenisme Tetap Jadi Garis Perjuangan Organisasi
Ekonomi Digital Makin Beragam, Pemkot Yogyakarta Masukkan Kreator Konten dalam Pendataan UMKM
Pameran Batik Kontemporer Prawirotaman Angkat Karya dan Kreativitas Pembatik Muda

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:19 WIB

‎GPM Yogyakarta Tegaskan Marhaenisme Bukan Kendaraan Politik Pribadi Kekuasaan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:15 WIB

OTT Rektor Unsoed Jadi Alarm Keras Kampus Negeri Yogyakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:28 WIB

Rayakan HUT RI ke-81, KAWAL Indonesia Bergerak Bersihkan Lingkungan Bersama Masyarakat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:54 WIB

Desil DTSEN Bisa Berubah, Pakar UMY: Jangan Dianggap Label Mutlak Kesejahteraan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:47 WIB

Pasien BPJS Tunggu 8 Jam di IGD RSCM, Dosen UMY Soroti Patient Flow Rumah Sakit

Berita Terbaru

Yogyakarta

OTT Rektor Unsoed Jadi Alarm Keras Kampus Negeri Yogyakarta

Sabtu, 22 Agu 2026 - 13:15 WIB