Publik Nilai Kepemimpinan Prabowo Lebih Transparan dan Informatif

Jumat, 29 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta – Keterbukaan informasi di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mendapat apresiasi dari sejumlah kalangan. Kebijakan yang sebelumnya jarang dibahas secara terbuka kini mulai dijelaskan secara transparan kepada publik.

Salah satu contoh yang disorot adalah penggunaan APBN untuk program kurban. Menurut catatan publik, skema tersebut sebenarnya sudah berjalan sejak pemerintahan sebelumnya. Namun baru di era Prabowo, informasi itu disampaikan secara terbuka sehingga masyarakat bisa mengetahui asal-usul dan mekanismenya.

Apalagi anggaran tersebut digunakan untuk masyarakat, bukan digunakan untuk pribadi. sangatlah wajar bila anggaran digunakan.

Ketua Umum Gerakan Persatuan Nasional Nol Delapan (GPN 08) H. Safrin mencermati terkait yang sedang viral, Ketum GPN 08 menilai hanya “Di kepemimpinan Presiden Prabowo, keterbukaan jadi hal yang ditekankan. Soal kurban pakai APBN misalnya, ternyata sudah ada sejak presiden sebelumnya, tapi baru sekarang dijelaskan secara jujur ke publik. Ini yang membuat rakyat jadi lebih melek,” ujar H Safrin saat dihubungi via telepon selular, Kamis (28/5/2026).

Keterbukaan semacam ini dinilai penting untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Ketika data dan kebijakan disampaikan secara jelas, publik bisa ikut mengawasi dan menilai jalannya program negara.

“Alhamdulillah, kita bersyukur mendapatkan presiden yang terbuka kepada rakyatnya. Transparansi seperti ini membuat ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat jadi lebih sehat,” lanjutnya.

Langkah keterbukaan informasi publik memang sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Dengan semakin banyaknya kebijakan yang dijelaskan secara terbuka, diharapkan partisipasi masyarakat dalam mengawal pembangunan nasional juga semakin meningkat.

Kini, publik menantikan agar prinsip transparansi tersebut terus diperkuat dan diterapkan di seluruh kementerian serta lembaga, agar setiap rupiah anggaran negara bisa dipertanggungjawabkan secara jelas kepada rakyat. (rel)

Berita Terkait

Kasasi No. 431 K/TUN/2026 Jadi Sorotan, Soegiharto Santoso Kembali Hubungi Ketua MA
Terpilih Lagi, Nahdiana Siap Bawa PSTI DKI Jakarta Raih Prestasi Lebih Tinggi
Demi Kualitas Pendidikan, SMSI Dukung Asosiasi Dosen Indonesia Perjuangkan Standar Gaji yang Layak
Gerindra Nilai Prabowo Aktif Bangun Hubungan Internasional yang Berimbang
Banten Dipromosikan sebagai Kawasan Investasi Prospektif dan Kompetitif
Tantangan Kepemimpinan Digital di Tengah Era Disrupsi Informasi
Khutbah Idul Adha di Depok: Yusufsyah Putra Soroti Tantangan Keluarga Modern
Bahas Stabilitas Ekonomi di Hadapan OJK, Herman Deru Soroti Pentingnya Digitalisasi Finansial Daerah

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:53 WIB

Terpilih Lagi, Nahdiana Siap Bawa PSTI DKI Jakarta Raih Prestasi Lebih Tinggi

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:27 WIB

Demi Kualitas Pendidikan, SMSI Dukung Asosiasi Dosen Indonesia Perjuangkan Standar Gaji yang Layak

Jumat, 29 Mei 2026 - 08:33 WIB

Gerindra Nilai Prabowo Aktif Bangun Hubungan Internasional yang Berimbang

Jumat, 29 Mei 2026 - 08:00 WIB

Publik Nilai Kepemimpinan Prabowo Lebih Transparan dan Informatif

Kamis, 28 Mei 2026 - 09:24 WIB

Banten Dipromosikan sebagai Kawasan Investasi Prospektif dan Kompetitif

Berita Terbaru