JOGJAOKE.COM, Yogyakarta — Polresta Yogyakarta bersama Pemerintah Kota Yogyakarta menggelar Gerakan Pangan Murah Polri Serentak di halaman tengah Mapolresta Yogyakarta, Jumat (13/3/2026) pagi. Program ini menjadi bagian dari langkah nasional untuk menjaga ketersediaan bahan pokok dengan harga terjangkau menjelang Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 1447 Hijriah.
Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Yogyakarta, Wakapolresta Yogyakarta AKBP Robertus Kokok S., perwakilan Perum Bulog, pejabat utama Polresta Yogyakarta, serta pengurus Bhayangkari dan Persit.
Gerakan Pangan Murah ini dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia. Pusat kegiatan nasional berlangsung di kantor wilayah Perum Bulog DKI Jakarta dan Banten. Pelaksanaan di Polresta Yogyakarta juga terhubung melalui pertemuan daring dengan jajaran Polda dan Polres di seluruh Indonesia untuk memastikan koordinasi dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.
Program tersebut merupakan hasil sinergi antara Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kementerian BUMN, Badan Pangan Nasional, dan Perum Bulog. Kolaborasi lintas sektor itu dilakukan untuk memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus menjaga stabilitas pasokan bahan pokok di tingkat daerah.
Sejak pagi hari, warga Kota Yogyakarta terlihat antusias mendatangi lokasi kegiatan. Mereka memanfaatkan kesempatan untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar.
Dalam kegiatan itu, panitia menyediakan sejumlah komoditas dalam jumlah cukup, antara lain beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebanyak 4 ton, gula pasir 100 kilogram, serta minyak goreng 100 liter.
Wakapolresta Yogyakarta AKBP Robertus Kokok S. mengatakan, Gerakan Pangan Murah merupakan langkah konkret kepolisian bersama pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat menjelang hari besar keagamaan.
Menurut dia, program ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan biaya lebih ringan sekaligus menekan potensi kenaikan harga atau inflasi menjelang Idulfitri.
Kegiatan berlangsung tertib hingga seluruh komoditas yang disediakan tersalurkan kepada warga yang membutuhkan. Program serupa diharapkan terus digelar untuk memperkuat stabilitas pangan di tingkat daerah. (aga/ihd)






