Keterlambatan Dana Otsus Dinilai Hambat Program Strategis di Papua

Kamis, 12 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Timika — Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menekankan pentingnya percepatan penyaluran Dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua. Langkah ini diperlukan untuk memastikan program prioritas daerah berjalan tepat waktu sekaligus menekan besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA).

Direktur Fasilitasi Transfer dan Pembiayaan Utang Daerah Ditjen Bina Keuda Kemendagri Nasrun mengatakan, keterlambatan penyaluran Dana Otsus masih menjadi tantangan. Kondisi ini berdampak pada tertundanya berbagai program strategis di daerah.

“Penyaluran Dana Otsus yang terlambat dapat menghambat program prioritas seperti beasiswa, jaminan kesehatan masyarakat, serta pembayaran gaji dan tunjangan tenaga pendidik dan tenaga kesehatan,” ujar Nasrun saat membuka Rapat Koordinasi Rekonsiliasi SiLPA Dana Otsus Tahun Anggaran 2025 untuk Provinsi Papua Tengah dan Papua Pegunungan di Hotel Horison Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Kamis (12/3/2026).

Ia menjelaskan, sesuai ketentuan pengelolaan transfer ke daerah, penyaluran Dana Otsus dilakukan dalam tiga tahap, yakni tahap pertama sebesar 30 persen, tahap kedua 45 persen, dan tahap ketiga 25 persen. Namun, keterlambatan masih sering terjadi. Hal ini disebabkan penyampaian rencana anggaran dan program yang tidak sesuai dengan jadwal perencanaan dan penganggaran daerah.

Selain berdampak pada program prioritas, kondisi tersebut juga memicu tingginya SiLPA Dana Otsus di sejumlah pemerintah daerah dari tahun ke tahun.

Untuk memperbaiki tata kelola, pemerintah pusat melakukan sinergi tiga sistem aplikasi. Sistem tersebut meliputi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), Sistem Informasi Keuangan Daerah–Otsus (SIKD Otsus), dan Sistem Informasi Percepatan Pembangunan Papua (SIPPP). Integrasi ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, serta mempercepat proses penyaluran dana.

Nasrun menegaskan, pertemuan koordinasi ini menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah. Upaya tersebut penting untuk meningkatkan pengelolaan Dana Otsus.

“Pertemuan ini bukan yang terakhir, tetapi awal untuk duduk bersama memperbaiki tata kelola Otonomi Khusus demi mewujudkan Papua yang sehat, cerdas, dan sejahtera,” tegasnya.

Rapat koordinasi tersebut diikuti oleh pemerintah provinsi serta kabupaten/kota di wilayah Papua Tengah dan Papua Pegunungan. Kegiatan ini juga melibatkan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan serta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Keterlibatan tersebut bertujuan memperkuat pengawasan dan akuntabilitas pengelolaan Dana Otsus.(LSI)

Sumber : Puspen Kemendagri

@gerbangpatriot

Berita Terkait

Kasatgas Tito Karnavian: Tambahan TKD Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana
Sekjen Kemendagri Soroti Kenaikan Harga Minyak Goreng di 240 Daerah
Kemendagri Perkuat Peran Pemda dalam Pengelolaan Pesisir Pantura Jawa
Pramono Anung Gandeng Danantara Wujudkan Sampah Jadi Energi Listrik
Pemerintah Fokus Akselerasi Huntap Pascabencana di Tiga Provinsi Sumatera
Perpukadesi Didorong Berperan Konstruktif dalam Isu Pemerintahan Daerah
Satgas PRR Pulihkan Konektivitas Antarwilayah di Aceh Tamiang
Lima Kebijakan Strategis Jadi Fokus Pendidikan Nasional Tahun 2026

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:11 WIB

Kasatgas Tito Karnavian: Tambahan TKD Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

Selasa, 5 Mei 2026 - 08:28 WIB

Kemendagri Perkuat Peran Pemda dalam Pengelolaan Pesisir Pantura Jawa

Selasa, 5 Mei 2026 - 08:22 WIB

Pramono Anung Gandeng Danantara Wujudkan Sampah Jadi Energi Listrik

Selasa, 5 Mei 2026 - 08:15 WIB

Pemerintah Fokus Akselerasi Huntap Pascabencana di Tiga Provinsi Sumatera

Senin, 4 Mei 2026 - 15:44 WIB

Perpukadesi Didorong Berperan Konstruktif dalam Isu Pemerintahan Daerah

Berita Terbaru

Banten

Kapolda Banten Tegaskan Komitmen Berantas Tambang Ilegal

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:58 WIB