Pengangguran Perempuan dan Desa Menurun, Pasar Kerja Lampung Kian Positif

Selasa, 5 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Bandar Lampung — Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung merilis kondisi ketenagakerjaan Provinsi Lampung periode Februari 2026 dalam agenda Rilis Berita Resmi Statistik yang digelar di Aula Raden Imba Kusuma, Selasa (5/5/2026).

Kepala BPS Lampung, Ahmad Riswan Nasution, menyampaikan bahwa kondisi ketenagakerjaan Lampung menunjukkan tren yang semakin membaik, ditandai dengan meningkatnya penyerapan tenaga kerja dan menurunnya tingkat pengangguran.

“Secara umum, terjadi penambahan jumlah penduduk bekerja serta penurunan pengangguran dibandingkan Februari tahun sebelumnya,” ujar Ahmad Riswan Nasution.

Sepanjang Februari 2025 hingga Februari 2026, jumlah penduduk bekerja di Lampung tercatat meningkat sekitar 34,53 ribu orang. Kenaikan ini sejalan dengan pertumbuhan angkatan kerja sebesar 0,59 persen, meskipun peningkatan pada kelompok bukan angkatan kerja tercatat lebih tinggi, yakni 3,10 persen.

Dari sisi komposisi, jumlah penduduk bekerja meningkat 0,71 persen, sementara jumlah pengangguran mengalami penurunan sebesar 2,17 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

BPS juga mencatat, tingkat pengangguran terbuka (TPT) Lampung pada Februari 2026 berada di angka 3,95 persen, atau setara sekitar 202,32 ribu orang. Angka ini menurun dibandingkan Februari 2025, menjadi sinyal positif bagi pasar kerja di daerah.

Jika dilihat berdasarkan jenis kelamin, tingkat pengangguran perempuan mengalami penurunan dari 5,07 persen menjadi 4,79 persen, menunjukkan semakin meningkatnya partisipasi perempuan dalam dunia kerja.

Namun, dinamika berbeda terlihat pada wilayah tempat tinggal. Tingkat pengangguran di perdesaan menurun dari 3,44 persen menjadi 2,87 persen, sementara di perkotaan justru mengalami kenaikan dari 5,21 persen menjadi 5,60 persen. Kondisi ini menjadi perhatian untuk dianalisis lebih lanjut oleh para pemangku kebijakan.

Dari sisi lapangan usaha, sektor pertanian masih menjadi penyerap tenaga kerja terbesar dengan kontribusi 44,03 persen, disusul sektor perdagangan besar dan eceran serta industri pengolahan.

Berdasarkan status pekerjaan, jumlah pekerja dengan status karyawan/pegawai mengalami peningkatan signifikan. Selain itu, jumlah penduduk yang berusaha sendiri juga meningkat, sementara pekerja keluarga tidak dibayar mengalami penurunan.

Kabar baik lainnya, proporsi pekerja formal terus meningkat. Pada Februari 2026, jumlah pekerja formal naik dari sekitar 1,43 juta orang menjadi 1,52 juta orang, sementara pekerja informal mengalami penurunan. Hal ini mencerminkan perbaikan kualitas lapangan kerja di Lampung.

Dari sisi pendidikan, sekitar 8,90 persen penduduk bekerja merupakan lulusan pendidikan tinggi. Namun, lulusan SD ke bawah masih mendominasi dengan porsi 36,46 persen, yang menjadi tantangan tersendiri dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Sementara itu, jika dilihat dari jam kerja, proporsi pekerja penuh (≥35 jam per minggu) mengalami peningkatan signifikan. Sebaliknya, kategori setengah pengangguran menurun, sedangkan pekerja paruh waktu mengalami sedikit peningkatan.

“Perbaikan struktur ketenagakerjaan ini diharapkan terus berlanjut melalui sinergi berbagai pihak, baik pemerintah maupun dunia usaha, dalam menciptakan lapangan kerja yang lebih luas dan berkualitas,” pungkasnya.

Rilis ini sekaligus menegaskan bahwa kondisi ketenagakerjaan Lampung pada awal 2026 menunjukkan arah yang semakin positif, seiring dengan pertumbuhan ekonomi daerah yang tetap terjaga. (lsi)

Sumber : Dinas Kominfotik Provinsi Lampung

Berita Terkait

Ekspor Perdana Tapioka Lampung Tembus Pasar Tiongkok, Petani Singkong Didorong Naik Kelas
Lampung Buka Peluang Pengembangan Riset Stem Cell dan Teknologi Kedokteran
Marindo Kurniawan Tegaskan Zona Integritas Harus Diwujudkan Secara Nyata
Farida Farichah Apresiasi Kesiapan Ujian Kompetensi Koperasi Merah Putih di Lampung
Buruh Lampung Suarakan Pengawasan Ketenagakerjaan hingga Penolakan Outsourcing
Satpol PP Lampung Diminta Tingkatkan Profesionalisme dan Pemahaman Regulasi
Pemprov Lampung Integrasikan Data Pendidikan dan Kependudukan melalui RMDku
Pendidikan Bermutu untuk Semua Jadi Semangat Hardiknas 2026 di Lampung

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:07 WIB

Pengangguran Perempuan dan Desa Menurun, Pasar Kerja Lampung Kian Positif

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:02 WIB

Ekspor Perdana Tapioka Lampung Tembus Pasar Tiongkok, Petani Singkong Didorong Naik Kelas

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:19 WIB

Lampung Buka Peluang Pengembangan Riset Stem Cell dan Teknologi Kedokteran

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:45 WIB

Marindo Kurniawan Tegaskan Zona Integritas Harus Diwujudkan Secara Nyata

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:07 WIB

Farida Farichah Apresiasi Kesiapan Ujian Kompetensi Koperasi Merah Putih di Lampung

Berita Terbaru

Banten

Kapolda Banten Tegaskan Komitmen Berantas Tambang Ilegal

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:58 WIB