Perpukadesi Didorong Berperan Konstruktif dalam Isu Pemerintahan Daerah

Senin, 4 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menggarisbawahi tiga rambu utama bagi pengurus Perkumpulan Purnabakti Kepala Daerah Seluruh Indonesia (Perpukadesi) dalam memperkuat organisasi. Hal itu disampaikan Mendagri pada acara Deklarasi dan Pengukuhan Dewan Perpukadesi Periode 2026–2031 serta Sarasehan Nasional di Auditorium Perpustakaan Nasional (Perpusnas), Jakarta, Senin (4/5/2026).

Pertama, Mendagri menekankan agar Perpukadesi tidak terlibat dalam politik praktis. Nilai ini juga tercermin dalam deklarasi atau pernyataan sikap Perpukadesi yang menegaskan komitmen untuk memberi perhatian pada isu publik dan kebijakan negara, serta menjaga jarak yang sama dengan semua kekuatan politik dan tidak melakukan kegiatan politik praktis.

“Dengan menjaga pada posisi netral, tidak berpolitik praktis, [Perpukadesi] itu akan dihormati,” katanya.

Kedua, Mendagri menegaskan agar Perpukadesi tidak mengintervensi kewenangan pemerintah yang sedang berjalan, baik di tingkat pusat maupun daerah, terlebih jika hal tersebut dilakukan dengan pendekatan yang terkesan menggurui. Perpukadesi tetap dapat memberikan kritik atau saran yang konstruktif, dan pemerintah terbuka terhadap hal tersebut sepanjang disampaikan secara membangun.

“Kalau ada kebutuhan kritik, pasti semua akan terbuka, pusat maupun daerah akan terbuka terhadap kritik. Sepanjang kritiknya membangun, pasti akan dihormati,” ujarnya.

Ketiga, Mendagri mengingatkan agar Perpukadesi tidak disusupi kepentingan personal, termasuk penggunaan nama organisasi untuk proyek tertentu. Hal ini dinilai dapat mengganggu visi dan misi organisasi. Ia mengibaratkan, jika hal tersebut terjadi, visi dan misi organisasi akan layu sebelum berkembang.

“Oleh karena itu saya mohon dengan segala hormat sebagai junior dan dalam kapasitas sebagai Mendagri, organisasi ini perlu menjaga marwah itu dan saling mengingatkan satu sama lain,” ucapnya.

Lebih lanjut, Mendagri menyampaikan Perpukadesi dapat berperan dalam membantu menangani berbagai isu di daerah. Isu-isu tersebut antara lain terkait Pilkada langsung, Undang-Undang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (HKPD), hingga mendorong terobosan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Menurutnya, para anggota Perpukadesi yang merupakan purnabakti kepala daerah memiliki pengalaman dan pemahaman lapangan yang menjadi aset berharga bagi organisasi.

“Niat baik dari Perpukadesi untuk membuat perkumpulan ini, yang dipenuhi orang-orang yang memang sudah berpengalaman, jam terbang tinggi, ini akan memberikan nilai yang lebih organisasi ini,” tandasnya.

Sebagai informasi, kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Umum Perpukadesi Bibit Waluyo, Ketua Dewan Penasihat Perpukadesi Sutiyoso, Ketua Dewan Pembina Perpukadesi Irianto Lambrie, serta jajaran pengurus Perpukadesi terpilih.(lsi)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Wamendagri Bima Arya Minta Daerah Perkuat Langkah Pengendalian Inflasi dan Ketahanan Pangan
Wamendagri Ribka Haluk Ajak Perempuan Tampil sebagai Pemimpin yang Transformatif
Pemulihan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Dorong Percepatan Anggaran Rehab-Rekon
ASN Dituntut Adaptif, Mendagri Tekankan Pentingnya Pelayanan bagi Masyarakat Beragam
Mendagri: Wisuda 1.404 Mahasiswa IPDN Tandai Lahirnya Ilmuwan Pemerintahan
Mendagri Apresiasi Piala Presiden, Harap Beri Hiburan dan Dampak Ekonomi bagi Masyarakat
Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Bonus Demografi Menuju Negara Maju
Mendagri: Tender Rakyat dalam PTT BSPS Perkuat Transparansi dan Akuntabilitas

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 17:03 WIB

Wamendagri Bima Arya Minta Daerah Perkuat Langkah Pengendalian Inflasi dan Ketahanan Pangan

Senin, 27 Juli 2026 - 15:23 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Ajak Perempuan Tampil sebagai Pemimpin yang Transformatif

Senin, 27 Juli 2026 - 12:25 WIB

Pemulihan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Dorong Percepatan Anggaran Rehab-Rekon

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:36 WIB

ASN Dituntut Adaptif, Mendagri Tekankan Pentingnya Pelayanan bagi Masyarakat Beragam

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:30 WIB

Mendagri: Wisuda 1.404 Mahasiswa IPDN Tandai Lahirnya Ilmuwan Pemerintahan

Berita Terbaru