Pramono Anung Gandeng Danantara Wujudkan Sampah Jadi Energi Listrik

Selasa, 5 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menyaksikan penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Danantara untuk percepatan pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Jakarta. Penandatanganan tersebut berlangsung di Kantor Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Pangan, Jakarta, Senin (4/5/2026).

Penandatanganan dilakukan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta Dudi Gardesi Asikin dan Direktur Investasi PT Danantara Investment Management Fadli Rahman.

Selain Mendagri, penandatanganan tersebut juga disaksikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, serta pejabat terkait lainnya.

Dalam keterangannya, Menko Pangan Zulkifli Hasan menjelaskan bahwa penandatanganan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang memerintahkan agar sampah di Indonesia terkelola dengan baik. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Mendagri Tito yang terus mendukung program pengelolaan sampah menjadi energi di daerah.

“Jakarta hari ini membuktikan bahwa arahan itu bukan sekadar angka tapi aksi nyata. Saya mengapresiasi komitmen nyata Pak Gubernur Jakarta Mas Pramono Anung,” ujarnya.

Dengan kerja sama ini, sampah yang menumpuk di rumah warga Jakarta akan diubah menjadi energi listrik yang mengaliri kota tersebut. “Itulah janji yang hari ini kita tanda tangani bersama disaksikan Bapak-Bapak,” terangnya.

Selain Jakarta, lanjut Zulkifli, beberapa daerah lainnya akan menyusul menandatangani kesepakatan bersama tersebut. Beberapa daerah itu di antaranya Yogyakarta, Lampung, Serang, Semarang, Surabaya, Bekasi, Medan, Tangerang, Palembang, dan Bogor Raya. “Kemudian yang baru akan dipersiapkan ada empat lagi, Pekalongan, Tegal Raya, Kabupaten Batang, dan Kabupaten Karawang,” jelasnya.(lsi)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Kasatgas Tito Karnavian: Tambahan TKD Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana
Sekjen Kemendagri Soroti Kenaikan Harga Minyak Goreng di 240 Daerah
Kemendagri Perkuat Peran Pemda dalam Pengelolaan Pesisir Pantura Jawa
Pemerintah Fokus Akselerasi Huntap Pascabencana di Tiga Provinsi Sumatera
Perpukadesi Didorong Berperan Konstruktif dalam Isu Pemerintahan Daerah
Satgas PRR Pulihkan Konektivitas Antarwilayah di Aceh Tamiang
Lima Kebijakan Strategis Jadi Fokus Pendidikan Nasional Tahun 2026
Renduk PRRP Sumatera 2026–2028 Disiapkan dengan Anggaran Rp100,2 Triliun

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:11 WIB

Kasatgas Tito Karnavian: Tambahan TKD Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

Selasa, 5 Mei 2026 - 08:28 WIB

Kemendagri Perkuat Peran Pemda dalam Pengelolaan Pesisir Pantura Jawa

Selasa, 5 Mei 2026 - 08:22 WIB

Pramono Anung Gandeng Danantara Wujudkan Sampah Jadi Energi Listrik

Selasa, 5 Mei 2026 - 08:15 WIB

Pemerintah Fokus Akselerasi Huntap Pascabencana di Tiga Provinsi Sumatera

Senin, 4 Mei 2026 - 15:44 WIB

Perpukadesi Didorong Berperan Konstruktif dalam Isu Pemerintahan Daerah

Berita Terbaru

Banten

Kapolda Banten Tegaskan Komitmen Berantas Tambang Ilegal

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:58 WIB