Lima Kebijakan Strategis Jadi Fokus Pendidikan Nasional Tahun 2026

Senin, 4 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta – Perubahan pola pikir, mentalitas, dan orientasi misi menjadi fondasi utama dalam menyukseskan kebijakan pendidikan nasional. Ketiga aspek tersebut merupakan syarat mutlak agar program prioritas pemerintah tidak berhenti sebatas formalitas administratif, melainkan mampu memberikan dampak nyata.

“Tanpa ketiganya, semua kebijakan itu hanya akan berhenti sebagai program dan formalitas yang sekadar ditandai dengan capaian angka-angka kuantitatif,” ujar Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus saat membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Plaza Gedung A, Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Senin (4/5/2026).

Dalam amanat tersebut, ia menjelaskan bahwa dalam kurun waktu 18 bulan terakhir, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah merancang fondasi strategis bertajuk “pendidikan bermutu untuk semua” melalui lima kebijakan utama. Kebijakan tersebut meliputi revitalisasi dan digitalisasi di lebih dari 288.000 satuan pendidikan; peningkatan kualifikasi serta kesejahteraan bagi 150.000 guru penerima beasiswa pada 2026; penguatan karakter melalui program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat serta lingkungan sekolah ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah); pengukuran mutu melalui Tes Kemampuan Akademik dan gerakan literasi-numerasi; serta perluasan akses layanan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa implementasi pendekatan Pembelajaran Mendalam (deep learning) sebagai program prioritas hanya dapat terwujud apabila seluruh ekosistem pendidikan bergerak secara sinergis. Ekosistem tersebut mencakup sekolah, keluarga, masyarakat, dan media yang diharapkan dapat berkolaborasi dalam satu semangat yang sama.

Sejalan dengan itu, Wiyagus juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk kembali menghidupkan semangat pendidikan nasional sebagaimana dirintis oleh Ki Hajar Dewantara. Ia menekankan bahwa pendidikan pada dasarnya merupakan proses memanusiakan manusia yang dijalankan dengan ketulusan dan penuh kasih.

Pada bagian akhir amanat, Wiyagus menegaskan bahwa Kemendikdasmen tidak dapat bekerja sendiri dan membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, mulai dari masyarakat, dunia usaha, mitra dalam dan luar negeri, hingga pemerintah daerah. Dalam konteks tersebut, peran Kemendagri menjadi penting dalam menyinergikan hubungan antara pemerintah pusat dan daerah.

“Mari kita perkuat kerja sama mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua, menuju Indonesia yang cerdas, maju, dan bermartabat,” tutupnya.(lsi)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Wamendagri Bima Arya Minta Daerah Perkuat Langkah Pengendalian Inflasi dan Ketahanan Pangan
Wamendagri Ribka Haluk Ajak Perempuan Tampil sebagai Pemimpin yang Transformatif
Pemulihan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Dorong Percepatan Anggaran Rehab-Rekon
ASN Dituntut Adaptif, Mendagri Tekankan Pentingnya Pelayanan bagi Masyarakat Beragam
Mendagri: Wisuda 1.404 Mahasiswa IPDN Tandai Lahirnya Ilmuwan Pemerintahan
Mendagri Apresiasi Piala Presiden, Harap Beri Hiburan dan Dampak Ekonomi bagi Masyarakat
Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Bonus Demografi Menuju Negara Maju
Mendagri: Tender Rakyat dalam PTT BSPS Perkuat Transparansi dan Akuntabilitas

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 17:03 WIB

Wamendagri Bima Arya Minta Daerah Perkuat Langkah Pengendalian Inflasi dan Ketahanan Pangan

Senin, 27 Juli 2026 - 15:23 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Ajak Perempuan Tampil sebagai Pemimpin yang Transformatif

Senin, 27 Juli 2026 - 12:25 WIB

Pemulihan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Dorong Percepatan Anggaran Rehab-Rekon

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:36 WIB

ASN Dituntut Adaptif, Mendagri Tekankan Pentingnya Pelayanan bagi Masyarakat Beragam

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:30 WIB

Mendagri: Wisuda 1.404 Mahasiswa IPDN Tandai Lahirnya Ilmuwan Pemerintahan

Berita Terbaru