UMY Rescue Buka Kembali Layanan Kesehatan di Aceh Tengah

Sabtu, 3 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Suara Muhammadiyah)

(Suara Muhammadiyah)

JOGJAOKE.COM, Aceh Tengah — Tim UMY Rescue 2025 kembali mengaktifkan layanan kesehatan bagi warga terdampak banjir di Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah. Sejak Jumat (2/1/2025), Puskesmas Ketapang Nusantara mulai melayani masyarakat setelah sempat terhenti akibat bencana.

Selain membuka layanan rawat jalan di puskesmas, tim kesehatan juga menjalankan layanan kesehatan bergerak ke sejumlah desa terdampak, termasuk Desa Jamat. Namun, akses menuju lokasi pelayanan masih terkendala tingginya debit sungai dan curah hujan yang belum mereda.

Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sekaligus anggota tim UMY Rescue, dr. Iman Permana, M.Kes., Ph.D., mengatakan tim kesehatan harus menggunakan perahu rakit dan sling untuk menjangkau wilayah pelayanan. Sebagian tim kesehatan bergerak bahkan belum dapat kembali ke puskesmas karena kondisi sungai yang belum memungkinkan diseberangi.

Layanan kesehatan tetap berjalan di tengah keterbatasan listrik, sinyal komunikasi, serta kondisi sumber air yang masih keruh. Keterbatasan genset juga menyulitkan koordinasi antara tim kesehatan yang bertugas di puskesmas dan tim yang melayani masyarakat di lapangan.

Pada hari pertama layanan kembali dibuka, tercatat 29 pasien mendapat pelayanan kesehatan. Keluhan yang paling banyak ditangani meliputi infeksi saluran pernapasan akut, penyakit kulit, serta penyakit tidak menular seperti diabetes melitus. Layanan kesehatan ibu, termasuk pemeriksaan kehamilan dan keluarga berencana, juga tetap diberikan.

Tim medis yang bertugas berjumlah 10 personel, terdiri atas dokter, perawat, apoteker, dokter muda, serta mahasiswa kedokteran dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan, dan RS PKU Muhammadiyah Nanggulan. Tim dibagi menjadi dua kelompok, yakni tim yang bertugas di puskesmas dan tim kesehatan bergerak ke desa-desa terdampak.

Sejumlah kebutuhan mendesak masih diperlukan untuk mendukung layanan kesehatan, antara lain alat pemeriksaan hemoglobin dan tambahan stok obat-obatan. Tim UMY Rescue berencana menambah suplai logistik kesehatan agar pelayanan bagi warga terdampak banjir di wilayah Linge dan sekitarnya dapat terus berjalan. (ihd)

Berita Terkait

UMY Tanam Harapan di Lereng Merapi, Greenhouse Cangkringan Jadi Awal Kemandirian Warga
Pakar UMY: Gejolak Timur Tengah Jadi Ujian Ketahanan Ekonomi Nasional
UMY Kukuhkan 1.390 Lulusan, Rektor Tekankan Sinergi Kompetensi Global dan Nilai Kemanusiaan
UMY Kembangkan Akuaponik dari Air Wudhu, Dorong Kemandirian Pangan Warga Sleman
UMY Perkuat Literasi AI di Mindanao, Dorong Tata Kelola Digital Inklusif di ASEAN
Penguatan Pendidikan Islami dan Kaderisasi, Dosen UMY Dampingi Warga Muhammadiyah Merdikorejo
Dosen Bahasa Arab UMY Dorong Literasi Mahasiswa Al-Azhar Lewat Workshop Penulisan di Kairo
Dosen UMY Soroti Kasus Amsal Sitepu, Alarm bagi Masa Depan Industri Kreatif

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 22:04 WIB

UMY Tanam Harapan di Lereng Merapi, Greenhouse Cangkringan Jadi Awal Kemandirian Warga

Sabtu, 11 April 2026 - 15:38 WIB

Pakar UMY: Gejolak Timur Tengah Jadi Ujian Ketahanan Ekonomi Nasional

Jumat, 10 April 2026 - 15:59 WIB

UMY Kukuhkan 1.390 Lulusan, Rektor Tekankan Sinergi Kompetensi Global dan Nilai Kemanusiaan

Selasa, 7 April 2026 - 17:00 WIB

UMY Kembangkan Akuaponik dari Air Wudhu, Dorong Kemandirian Pangan Warga Sleman

Senin, 6 April 2026 - 21:12 WIB

UMY Perkuat Literasi AI di Mindanao, Dorong Tata Kelola Digital Inklusif di ASEAN

Berita Terbaru