Wujudkan Kesetaraan Hak Pilih, Wawali Harris Bobihoe Minta Sinergi KPU dan Bawaslu Fasilitasi Pemilih Disabilitas

Kamis, 5 November 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Bekasi – Pentingnya menghadirkan pemilu yang semakin inklusif bagi penyandang disabilitas. Hak politik dan hak konstitusional penyandang disabilitas dinilai harus menjadi perhatian serius dalam persiapan menuju Pemilu 2029. Hal tersebut dikatakan oleh Wakil Wali Kota Abdul Harris Bobihoe saat memberikan sambutan di kegiatan Rapat Koordinasi dan Sinergitas Bersama Forkopimda dan Lembaga Pemantau Pemilu Dalam Rangka Persiapan Pemilu 2029, di Hotel Horriso, Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

Pemilu yang inklusif bukan hanya soal aturan, namun praktik dalam pelaksanaannya yang memberikan kemudahan dan penghormatan pada martabat penyandang disabilitas untuk turut serta dalam menentukan arah pembangunan bangsa.

Pemilihan Umum (Pemilu) merupakan perwujudan nyata dari prinsip kedaulatan rakyat yang memberikan kesempatan kepada setiap warga negara untuk berpartisipasi dalam menentukan arah pemerintahan. Salah satu prinsip utama dalam demokrasi adalah persamaan hak bagi seluruh warga negara tanpa membedakan latar belakang, kondisi fisik, jenis kelamin, agama, maupun status sosial.

Dalam konteks tersebut, penyandang disabilitas memiliki hak politik yang sama dengan warga negara lainnya, termasuk hak untuk memilih dan dipilih dalam Pemilu. Perlindungan terhadap hak pilih penyandang disabilitas tidak hanya menjadi kewajiban moral, tetapi juga merupakan amanat konstitusi dan peraturan perundang-undangan yang menjamin penghormatan terhadap hak asasi manusia. Oleh karena itu lanjut Wawali Harris Bobihoe mengatakan, penyelenggaraan Pemilu harus mampu memberikan akses yang setara, mudah, aman, dan bermartabat bagi penyandang disabilitas sehingga mereka dapat menggunakan hak politiknya secara bebas, mandiri, dan tanpa diskriminasi.

Selain itu, bersama KPU, pemerintah juga terus mendorong keterlibatan penyandang disabilitas sebagai penyelenggara Pemilu, baik pada badan ad hoc maupun tingkatan lainnya. KPU juga memperkuat pengawasan agar regulasi yang telah ada dapat terimplementasi secara optimal di lapangan. (lsi)

Sumber : Diskominfostandi

Berita Terkait

Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Digital yang Aman, Pemkot Bekasi Perketat Proteksi Informasi Publik
Percepat Penanganan Keluhan Warga, Diskominfo Bekasi Integrasikan Kanal Pengaduan Darurat dan Non-Darurat
Menuju Kota Sehat Swasti Saba, Wiwiek Hargono Pacu Kesiapan Tatanan Lingkungan dan Layanan Puskesmas Flamboyan
Bentuk Generasi Qur’ani Sejak Dini, Pemkot Bekasi Gelar Pelatihan Metode Yassir untuk Guru PAUD
Gali Potensi Kerajinan Setiap Wilayah, Wiwiek Hargono Dorong Dekranasda Kecamatan Jadi Motor UMKM Lokal
Tingkatkan Kualitas Branding Porprov XV Jabar 2026, Panitia Sambut Masukan DKV dari Komunitas Kreatif
Geliatkan Olahraga Dirgantara, Wakil Wali Kota Bekasi Bakar Semangat Atlet Paramotor di Porprov XV Jabar
Lantik 67 Pejabat Pemkot Bekasi, Wali Kota Bekasi Dorong Birokrasi Lebih Adaptif dan Kolaboratif

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 15:10 WIB

Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Digital yang Aman, Pemkot Bekasi Perketat Proteksi Informasi Publik

Kamis, 5 November 2026 - 14:58 WIB

Percepat Penanganan Keluhan Warga, Diskominfo Bekasi Integrasikan Kanal Pengaduan Darurat dan Non-Darurat

Kamis, 5 November 2026 - 14:52 WIB

Wujudkan Kesetaraan Hak Pilih, Wawali Harris Bobihoe Minta Sinergi KPU dan Bawaslu Fasilitasi Pemilih Disabilitas

Rabu, 4 November 2026 - 01:15 WIB

Menuju Kota Sehat Swasti Saba, Wiwiek Hargono Pacu Kesiapan Tatanan Lingkungan dan Layanan Puskesmas Flamboyan

Rabu, 4 November 2026 - 01:10 WIB

Bentuk Generasi Qur’ani Sejak Dini, Pemkot Bekasi Gelar Pelatihan Metode Yassir untuk Guru PAUD

Berita Terbaru