Wamendagri Bima Arya: Percepatan Realisasi APBD Dukung Target Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Jumat, 26 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto memacu pemerintah daerah (Pemda) agar segera meningkatkan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025. Langkah ini penting dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi baik di daerah maupun nasional.

“Untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, untuk mencapai target, maka perputaran uang di daerah melalui maksimalisasi dari belanja daerah adalah faktor utama,” tegasnya saat memimpin Rapat Monitoring dan Evaluasi Realisasi APBD Tahun Anggaran 2025 secara virtual dari Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Jumat (26/9/2025).

Ia menegaskan, percepatan realisasi APBD menjadi kunci untuk menggerakkan sektor ekonomi, menambah lapangan kerja, hingga mempercepat pembangunan infrastruktur. Bima juga mengingatkan agar pada triwulan ketiga tahun ini, realisasi belanja daerah semestinya sudah mencapai minimal 70 persen untuk belanja modal dan barang/jasa, serta 75 persen untuk belanja pegawai. “Nah, sekali lagi ini adalah target minimal dari capaian realisasi belanja daerah,” ujarnya.

Meski secara umum realisasi pendapatan daerah menunjukkan capaian positif, Bima menyoroti masih rendahnya realisasi belanja di sejumlah daerah. Ia mencontohkan ada daerah dengan pendapatan yang tinggi, tapi belanjanya belum berjalan optimal. Karena itu, ia meminta Pemda yang realisasi belanjanya masih rendah agar segera mengambil langkah percepatan.

Di lain sisi, Bima memaparkan sejumlah faktor yang memengaruhi rendahnya realisasi belanja. Hal itu mulai dari keterlambatan penetapan APBD, lambatnya proses pengadaan barang dan jasa, hingga keterbatasan sumber daya manusia (SDM). Ia menekankan pentingnya peran kepala daerah untuk turun langsung memantau perkembangan realisasi belanja di setiap perangkat daerah.

“Kita mendorong Bapak-Ibu sekalian untuk, terutama kepala daerah atau [kepala] dinas terkait, untuk melakukan pendataan dan mendorong lebih cepat proses pengadaan barang dan jasa, agar belanjanya bisa maksimal,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Bima juga berdialog dengan para perwakilan Pemda yang hadir. Dialog tersebut untuk menggali lebih jauh persoalan yang dihadapi daerah dalam merealisasikan APBD, sekaligus mencari solusi agar penyerapan anggaran dapat dipercepat.(Nad)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Imlek 2577 Jadi Momentum Perkuat Harmoni dalam Keberagaman, Kata Menag
Di Hadapan Zulkifli Hasan dan Yandri Susanto, Bupati Pandeglang Dianugerahi Penghargaan Tata Kelola Desa
Tomsi Tohir: Energi Organisasi Harus Difokuskan untuk Kepentingan Masyarakat
Nusa Penida Disebut Hidden Paradise, Wamendagri Soroti Momentum Penguatan Infrastruktur
Karang Taruna RW 03 Kalianyar Gelar Pawai Obor Sambut Ramadan 1447 H
Indonesia Association of British Alumni Diharapkan Jadi Mitra Strategis Kementerian Ekraf dalam Pengembangan Talenta
GALANG RTHB Jadi Instrumen Penguatan Ruang Hijau dan Biru Perkotaan
Satgas PRR Pastikan Bantuan Sapi Presiden Tersalurkan Tepat Sasaran ke Masyarakat Pascabencana Aceh

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 13:45 WIB

Imlek 2577 Jadi Momentum Perkuat Harmoni dalam Keberagaman, Kata Menag

Senin, 16 Februari 2026 - 21:02 WIB

Di Hadapan Zulkifli Hasan dan Yandri Susanto, Bupati Pandeglang Dianugerahi Penghargaan Tata Kelola Desa

Senin, 16 Februari 2026 - 14:55 WIB

Tomsi Tohir: Energi Organisasi Harus Difokuskan untuk Kepentingan Masyarakat

Senin, 16 Februari 2026 - 12:45 WIB

Nusa Penida Disebut Hidden Paradise, Wamendagri Soroti Momentum Penguatan Infrastruktur

Minggu, 15 Februari 2026 - 21:27 WIB

Karang Taruna RW 03 Kalianyar Gelar Pawai Obor Sambut Ramadan 1447 H

Berita Terbaru