Wakil Wali Kota Bekasi Tegaskan Pendidikan Karakter Jadi Modal Sosial Hadapi Tantangan Global dan Sosial

Minggu, 5 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, KOTABEKASI – Pendidikan karakter membangun sikap dan nilai positif pada generasi muda. Hal itu dikatakan oleh Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe saat menghadiri kegiatan Shubuh Gabungan di Pondok Pesantren Maslakul Irfan, Jatibening, Pondokgede.

Menurutnya Pendidikan karakter merupakan bagian penting dari proses pendidikan yang bertujuan untuk mengembangkan nilai-nilai moral dan sikap positif pada generasi muda. Di tengah perkembangan teknologi dan informasi yang pesat, serta tantangan sosial dan global yang semakin kompleks, pendidikan karakter menjadi semakin relevan untuk membentuk individu yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas, empati, dan tanggung jawab sosial.

“Pendidikan karakter berperan penting dalam membangun generasi muda yang siap menghadapi tantangan masa depan dengan sikap positif dan nilai-nilai yang kuat. Maka dengan itu sejak dini kita harus mempersiapkan untuk mencetak generasi yang tangguh, karena mereka kelak akan melanjutkan kepemimpinan di negeri ini,” ucap Wawali Abdul Harris Bobihoe

Seperti kita ketahui bersama, Lanjut Wawali Harris Bobihoe, didalam lembaga pendidikan pesantren terdapat pendidikan karakter yang proses pembelajarannya bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai moral dan etika, seperti kejujuran, tanggung jawab, kepedulian, kerja keras, dan kedisiplinan. Pendidikan ini tidak hanya mengajarkan siswa untuk mengenal konsep-konsep moral, tetapi juga untuk memahami pentingnya penerapan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Lanjutnya menyampaikan, pendidikan karakter menjadi sangat penting karena membentuk dasar bagi perkembangan individu yang seimbang. Kecerdasan intelektual tanpa diimbangi oleh karakter yang kuat dapat mengarah pada perilaku yang merugikan diri sendiri dan orang lain. Dalam konteks ini, pendidikan karakter berperan dalam menciptakan generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan akademis, tetapi juga memiliki sikap yang baik dan nilai-nilai positif yang akan memandu mereka dalam setiap aspek kehidupan.

Dengan itu, Ia mengajak seluruh elemen masyarakat termasuk para tokoh untuk ikut berperan dalam mempersiapkan generasi terbaik dan melindungi mereka dari hal-hal negatif.(IC)

Sumber : Diskominfostandi

Berita Terkait

Diana Wahyu Widiyanti Jadi Kajari Kota Bekasi, Sulvia Triana Hapsari Dapat Amanah Baru
Tri Adhianto Kukuhkan 1.300 Pramuka, Siapkan Generasi Berkreasi dan Mandiri di Jambore Nasional XII
Puskesmas Mustikasari Perkuat Layanan Prolanis untuk Kendalikan Penyakit Kronis
83,10 Persen Pemuda Bekasi Tak Merokok, Pemkot Perkuat Kawasan Tanpa Rokok
Kelola Sampah Jadi Energi Terbarukan, Harris Bobihoe Tekankan Pentingnya Kolaborasi
Kekompakan Satlinmas Kota Bekasi Mengemuka di Lomba Peraturan Baris Berbaris
Presiden Prabowo Undang Putra Pengetik Naskah Proklamasi, Wawali Harris Bobihoe Jadi Pembawa Pesan
Harris Bobihoe Beri Apresiasi Tinggi kepada Atlet Paralimpik Berprestasi

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:06 WIB

Diana Wahyu Widiyanti Jadi Kajari Kota Bekasi, Sulvia Triana Hapsari Dapat Amanah Baru

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:53 WIB

Tri Adhianto Kukuhkan 1.300 Pramuka, Siapkan Generasi Berkreasi dan Mandiri di Jambore Nasional XII

Minggu, 9 Agustus 2026 - 22:00 WIB

Puskesmas Mustikasari Perkuat Layanan Prolanis untuk Kendalikan Penyakit Kronis

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:45 WIB

83,10 Persen Pemuda Bekasi Tak Merokok, Pemkot Perkuat Kawasan Tanpa Rokok

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:03 WIB

Kelola Sampah Jadi Energi Terbarukan, Harris Bobihoe Tekankan Pentingnya Kolaborasi

Berita Terbaru