Wabup Danang Maharsa Hadiri Prosesi Jamasan Pusaka Tombak Kyai Turunsih

Senin, 13 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, ‎SLEMAN – Pemerintah Kabupaten Sleman kembali menggelar upacara adat jamasan Pusaka Tombak Kyai Turunsih secara khidmat di Pendopo Parasamya pada Senin (13/7/2026) pagi.
‎
Prosesi sakral tersebut menjadi tradisi tahunan setiap Bulan Suro sebagai wujud penghormatan, pelestarian budaya, sekaligus perawatan pusaka kebanggaan Kabupaten Sleman bersama.
‎
Abdi Dalem Keraton Yogyakarta memimpin prosesi pembersihan, penyucian, dan perawatan Tombak Kyai Turunsih dengan tata cara adat penuh penghormatan dan makna.
‎
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa bersama jajaran pejabat pemerintah daerah menghadiri langsung prosesi jamasan sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan budaya leluhur.
‎
Danang Maharsa menegaskan jamasan bukan sekadar tradisi, melainkan pengingat pentingnya menjaga identitas budaya, persatuan, serta nilai luhur masyarakat Sleman bersama.
‎
“Upacara jamasan ini merupakan bentuk pelestarian warisan budaya takbenda sekaligus upaya merawat benda pusaka yang memiliki arti tersendiri,” ujar Danang Maharsa.
‎
Ia menambahkan Pusaka Tombak Kyai Turunsih melambangkan berkah, perlindungan, pengayoman, serta harapan besar bagi seluruh masyarakat Kabupaten Sleman sepanjang masa.
‎
“Terima kasih kepada para abdi dalem dan semua pihak yang telah membantu pelaksanaan jamasan pusaka ini,” kata Danang Maharsa penuh apresiasi.
‎
“Semoga kita selalu diberikan kesehatan dan kelancaran menjalankan ketugasan demi menyejahterakan warga masyarakat Kabupaten Sleman,” lanjut Danang Maharsa penuh harapan bersama.
‎
Tombak Kyai Turunsih merupakan pusaka resmi Pemerintah Kabupaten Sleman pemberian Sri Sultan Hamengku Buwono X pada Hari Jadi ke-83 tahun 1999.
‎
Pusaka tersebut diberikan sebagai petenger atau hadiah kehormatan yang mengandung makna mendalam mengenai kepemimpinan, pengabdian, serta tanggung jawab kepada masyarakat luas.
‎
Nama Turunsih memiliki makna turunnya rasa kasih sayang atau welas asih yang menjadi pedoman moral bagi pemimpin serta seluruh masyarakat Sleman.
‎
Nilai welas asih diharapkan terus menguatkan semangat saling mencintai, menghormati, bergotong royong, serta menjaga persaudaraan dalam kehidupan bermasyarakat setiap harinya bersama.
‎
Pusaka Tombak Kyai Turunsih juga memiliki Pamor Beras Wutah yang menyimpan filosofi penting mengenai kemakmuran, kesejahteraan, serta keberlanjutan kehidupan agraris masyarakat.
‎
Pamor Beras Wutah melambangkan Kabupaten Sleman sebagai lumbung beras Daerah Istimewa Yogyakarta yang wajib dijaga keberlanjutannya oleh seluruh generasi penerus bangsa.
‎
Melalui tradisi jamasan, Pemerintah Kabupaten Sleman menegaskan komitmen merawat budaya, memperkuat persatuan, serta mewariskan nilai luhur kepada masyarakat lintas generasi mendatang. (ady)

Berita Terkait

Motor Matik Kecelakaan Dekat SD Kanisius Gayam, Warga Berkerumun
Polda DIY Pulangkan 32 Peserta Aksi, Bantah Ada Penahanan Lanjutan
Viral Api dan Asap Muncul dari Tanah Munthuk, DLH Bantul Turun Tangan Lakukan Penyelidikan
Napak Tilas Pleret, Romo Nurdi Kobarkan Semangat Kejayaan Mataram
Museum Affandi Bongkar Catatan Harian Sang Maestro Sejak 1953
Kerangka Manusia Pajangan Berhasil Teridentifikasi, Keluarga Kenali dari Ciri Khusus Gigi
‎Kebakaran Sumbing Hanguskan 300 Hektare, Kodim 0707/Wonosobo Berjibaku Tiga Hari
Danrem Hadiri Sertijab Dandim Yogyakarta, Pangdam Soroti Ancaman Bencana

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:36 WIB

Motor Matik Kecelakaan Dekat SD Kanisius Gayam, Warga Berkerumun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Polda DIY Pulangkan 32 Peserta Aksi, Bantah Ada Penahanan Lanjutan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Napak Tilas Pleret, Romo Nurdi Kobarkan Semangat Kejayaan Mataram

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:33 WIB

Museum Affandi Bongkar Catatan Harian Sang Maestro Sejak 1953

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Kerangka Manusia Pajangan Berhasil Teridentifikasi, Keluarga Kenali dari Ciri Khusus Gigi

Berita Terbaru

Yogyakarta

Motor Matik Kecelakaan Dekat SD Kanisius Gayam, Warga Berkerumun

Kamis, 22 Okt 2026 - 09:36 WIB