JOGJAOKE.COM, Yogyakarta — Tim UMY Rescue 2025 terus melanjutkan misi kemanusiaan di Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, yang terdampak bencana banjir. Di tengah keterbatasan akses dan cuaca yang belum bersahabat, tim mengaktifkan layanan kesehatan di Puskesmas Ketapang Nusantara, Kecamatan Linge, sebagai pos utama pelayanan medis bagi warga terdampak.
Anggota Tim UMY Rescue, Iman Permana, menjelaskan bahwa selain membuka layanan rawat jalan di puskesmas, tim juga menjalankan layanan kesehatan bergerak untuk menjangkau warga di wilayah yang terisolasi. Sasaran layanan mobile tersebut mencakup Desa Jamat dan kawasan sekitarnya yang sulit diakses melalui jalur darat.
Namun, upaya tersebut tidak lepas dari tantangan. Tingginya debit air sungai dan curah hujan yang masih terjadi membatasi mobilitas tim. Untuk mencapai lokasi pelayanan, relawan terpaksa menggunakan perahu rakit serta sistem sling. “Kami harus menggunakan perahu rakit dan sling untuk bisa mencapai lokasi pelayanan,” kata Iman, Selasa (6/1/2026).
Kondisi sungai yang belum memungkinkan untuk diseberangi juga membuat sebagian anggota tim belum dapat kembali ke puskesmas. Meski demikian, Iman memastikan layanan kesehatan tetap berjalan dengan pembagian tugas antara tim yang berada di puskesmas dan tim lapangan.
Kendala lain yang dihadapi adalah keterbatasan jumlah generator listrik (genset). Situasi ini menyulitkan koordinasi antara tim kesehatan yang bertugas di puskesmas dengan tim layanan bergerak di lapangan. Meski demikian, UMY Rescue menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak banjir hingga kondisi dinilai aman dan stabil. (ihd)






