UMY Gelar Pengabdian di Korsel, Angkat Isu Deteksi Dini Diabetes Warga Migran

Sabtu, 28 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

14 Mahasiswa MARS UMY bersama dosen pendamping mengikuti Program Pengabdian Masyarakat di Korea Selatan pada 31 Januari 2026. (Humas UMY)

14 Mahasiswa MARS UMY bersama dosen pendamping mengikuti Program Pengabdian Masyarakat di Korea Selatan pada 31 Januari 2026. (Humas UMY)

JOGJAOKE.COM, YogyakartaUniversitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) memperluas jejaring internasional melalui program Pengabdian kepada Masyarakat di wilayah perbatasan Korea Selatan dan Korea Utara. Kegiatan yang digelar pada 31 Januari 2026 itu melibatkan 14 mahasiswa Magister Manajemen Rumah Sakit (MARS) Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UMY.

Ketua kegiatan, Mahendro Prasetyo Kusumo, menjelaskan, program tersebut merupakan implementasi tridarma perguruan tinggi di level global dengan fokus pada pencegahan dan deteksi dini Diabetes Mellitus (DM). Isu ini dinilai krusial, terutama bagi komunitas migran yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan preventif.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyuluhan tentang pentingnya skrining DM, edukasi faktor risiko, serta pencegahan komplikasi melalui penerapan pola hidup sehat dan pemeriksaan berkala. Para mahasiswa juga mendapat pelatihan teknis deteksi dini, mulai dari prosedur pemeriksaan gula darah, interpretasi hasil, hingga strategi tindak lanjut dalam sistem pelayanan kesehatan.

Sebagai bagian dari pembelajaran aplikatif, tim melaksanakan skrining kesehatan secara langsung kepada peserta. Kegiatan ini tidak hanya menjadi kontribusi layanan kesehatan, tetapi juga wahana praktik manajerial preventif bagi mahasiswa.

Antusiasme komunitas migran terlihat dari tingginya partisipasi dalam sesi edukasi dan pemeriksaan. Sejumlah peserta menyampaikan apresiasi karena memperoleh akses informasi dan layanan kesehatan yang jarang tersedia bagi mereka. Kondisi tersebut menunjukkan kebutuhan nyata terhadap program kesehatan preventif berbasis komunitas di kawasan perbatasan.

Mahendro menilai pengalaman ini memperluas wawasan global mahasiswa sekaligus mengasah sensitivitas sosial serta kemampuan merancang program kesehatan lintas negara.

Selain pengabdian masyarakat, rombongan mahasiswa MARS UMY mengikuti kuliah akademik di Kangwon National University pada 2 Februari 2026. Materi disampaikan Hyung-Jun Kim, membahas perkembangan sistem kesehatan di Korea Selatan, inovasi manajemen rumah sakit, serta integrasi teknologi dalam pengendalian penyakit kronis.

Diskusi berlangsung aktif dan menjadi ruang pertukaran gagasan antara akademisi Indonesia dan Korea Selatan. UMY berharap kegiatan ini menjadi pijakan strategis untuk memperkuat kolaborasi riset, publikasi internasional, serta mobilitas dosen dan mahasiswa di masa mendatang. (aga/ihd)

Berita Terkait

UMY Perkuat Reputasi Global di Tengah Ketatnya Persaingan Kampus Asia
UMY Ubah Pola Konsumsi Rapat, 1.500 Pegawai Makan Siang Gratis Terpusat
25 Tahun bersama UMY, Ratih Herningtyas Buktikan Dedikasi dan Komitmen Kunci Sukses 
Pakar UMY: Lonjakan Harga Plastik Cermin Rapuhnya Struktur Industri Nasional
Lulusan UMY, Menjaga Diplomasi dengan Sentuhan Manusiawi
UMY Tanam Harapan di Lereng Merapi, Greenhouse Cangkringan Jadi Awal Kemandirian Warga
Pakar UMY: Gejolak Timur Tengah Jadi Ujian Ketahanan Ekonomi Nasional
UMY Kukuhkan 1.390 Lulusan, Rektor Tekankan Sinergi Kompetensi Global dan Nilai Kemanusiaan

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:52 WIB

UMY Perkuat Reputasi Global di Tengah Ketatnya Persaingan Kampus Asia

Sabtu, 25 April 2026 - 22:53 WIB

UMY Ubah Pola Konsumsi Rapat, 1.500 Pegawai Makan Siang Gratis Terpusat

Selasa, 21 April 2026 - 11:26 WIB

25 Tahun bersama UMY, Ratih Herningtyas Buktikan Dedikasi dan Komitmen Kunci Sukses 

Rabu, 15 April 2026 - 21:27 WIB

Pakar UMY: Lonjakan Harga Plastik Cermin Rapuhnya Struktur Industri Nasional

Selasa, 14 April 2026 - 23:22 WIB

Lulusan UMY, Menjaga Diplomasi dengan Sentuhan Manusiawi

Berita Terbaru