UMY Perkuat Pendidikan Dokter Spesialis, Jawab Ketimpangan Layanan Kesehatan

Rabu, 28 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Dokter Periode LXXXVII Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Unicersitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Rabu (28/1/2026),

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Dokter Periode LXXXVII Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Unicersitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Rabu (28/1/2026),

JOGJAOKE.COM, Yogyakarta — Ketimpangan distribusi tenaga medis dan meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan spesialis masih menjadi persoalan struktural dalam sistem kesehatan nasional. Situasi ini menuntut penguatan pendidikan dokter spesialis agar layanan kesehatan dapat menjangkau masyarakat secara lebih merata dan berkelanjutan.

Wakil Rektor Bidang Mutu, Reputasi, dan Kemitraan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Prof. Ir. Slamet Riyadi, S.T., M.Sc., Ph.D., mengatakan, peran perguruan tinggi menjadi kunci dalam menjawab tantangan tersebut. Hal itu ia sampaikan dalam Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Dokter Periode LXXXVII Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UMY, Rabu (28/1/2026), di Convention Hall Gedung Erwin Santosa RS PKU Muhammadiyah Gamping.

Pada periode ini, sebanyak 18 dokter baru resmi diambil sumpahnya. Dengan tambahan tersebut, UMY telah meluluskan total 4.278 dokter. Menurut Slamet, capaian ini mencerminkan konsistensi UMY dalam mencetak tenaga medis yang siap mengabdi di berbagai wilayah dengan karakter dan tantangan kesehatan yang beragam.

Namun, kontribusi pendidikan kedokteran, kata dia, tidak cukup berhenti pada pencetakan dokter umum. Dunia kedokteran Indonesia masih dihadapkan pada persoalan pemerataan tenaga medis, sekaligus tuntutan adaptasi terhadap perkembangan teknologi dan layanan kesehatan yang semakin kompleks.

“Karena itu, penguatan pendidikan dokter, terutama pendidikan dokter spesialis, menjadi keniscayaan,” ujarnya.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, UMY telah memperoleh Surat Keputusan pendirian 10 Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS). Langkah ini dinilai sebagai komitmen institusional untuk mendukung penguatan sistem kesehatan nasional secara berkelanjutan, khususnya dalam menjawab kekurangan tenaga medis spesialis di berbagai daerah.

Slamet juga menekankan bahwa sumpah dokter bukan sekadar penanda kelulusan akademik, melainkan awal dari tanggung jawab profesional yang panjang. Profesi dokter, menurutnya, menuntut komitmen sebagai pembelajar sepanjang hayat.

“Seorang dokter harus terus belajar dan memperbarui ilmunya demi keselamatan pasien serta kemaslahatan umat, bangsa, dan negara,” katanya.

Sejalan dengan visi UMY, para dokter lulusan diharapkan mampu memadukan kompetensi medis dengan nilai-nilai keislaman dan etika profesi. Penguasaan ilmu pengetahuan, lanjut Slamet, perlu berjalan beriringan dengan kepekaan nurani dan tanggung jawab moral dalam praktik pelayanan kesehatan.

UMY, melalui pendekatan tersebut, menegaskan posisinya tidak hanya sebagai institusi pendidikan, tetapi juga sebagai bagian dari upaya membangun layanan kesehatan yang lebih adil, manusiawi, dan berkelanjutan. (ihd)

Berita Terkait

UMY Berangkatkan 340 Mahasiswa Mudik Gratis 2026 hingga Lampung dan Palembang
Perempuan dan Demokrasi Lokal: UMY Dorong Penguatan Kepemimpinan di Sleman
LEADS UMY: Memimpin Perubahan, Mencerahkan Dunia di Usia ke-45
Milad ke-45 UMY, Gubernur NTB Soroti Lemahnya Basis Sosiologis Kebijakan Publik
Kematian Bripda Dirja Soroti Relasi Kuasa, Pakar UMY Desak Reformasi Pendidikan Kepolisian
UMY Gelar Pengabdian di Korsel, Angkat Isu Deteksi Dini Diabetes Warga Migran
Kekerasan Oknum Brimob di Tual, UMY: Unsur Kesengajaan Buka Pasal Pembunuhan
UMY Bagikan 5.000 Paket Takjil per Hari Secara Drive Thru di Sportorium

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 15:38 WIB

UMY Berangkatkan 340 Mahasiswa Mudik Gratis 2026 hingga Lampung dan Palembang

Kamis, 5 Maret 2026 - 18:58 WIB

Perempuan dan Demokrasi Lokal: UMY Dorong Penguatan Kepemimpinan di Sleman

Selasa, 3 Maret 2026 - 09:59 WIB

LEADS UMY: Memimpin Perubahan, Mencerahkan Dunia di Usia ke-45

Senin, 2 Maret 2026 - 10:34 WIB

Milad ke-45 UMY, Gubernur NTB Soroti Lemahnya Basis Sosiologis Kebijakan Publik

Minggu, 1 Maret 2026 - 21:00 WIB

Kematian Bripda Dirja Soroti Relasi Kuasa, Pakar UMY Desak Reformasi Pendidikan Kepolisian

Berita Terbaru