UMKM Naik Kelas Lewat Gelar Bazar di Kemantren Kotagede

Kamis, 16 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bazar UMKM di Kemantren Kotagede, Rabu (15/10/2025), menjadi ruang promosi, pemasaran, sekaligus ajang peningkatan daya saing bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah. (Dok Pemkot)

Bazar UMKM di Kemantren Kotagede, Rabu (15/10/2025), menjadi ruang promosi, pemasaran, sekaligus ajang peningkatan daya saing bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah. (Dok Pemkot)

JOGJAOKE.COM, Kotagede — Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM terus mendorong pemulihan ekonomi lokal lewat kegiatan Bazar UMKM yang digelar di Kemantren Kotagede, Rabu (15/10/2025).

Kegiatan ini menjadi ruang promosi, pemasaran, sekaligus ajang peningkatan daya saing bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Acara dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Yogyakarta, Kadri Renggana, yang menekankan pentingnya peran UMKM sebagai tulang punggung ekonomi kota.

“Lebih dari 90 persen unit usaha di perkotaan digerakkan oleh pelaku UMKM. Mereka menciptakan lapangan kerja, memperkuat ekonomi keluarga, dan menjaga daya beli masyarakat,” ujarnya.

Kadri berharap para pelaku UMKM Kotagede dapat memperluas jejaring pemasaran, meningkatkan mutu produk, dan siap bersaing di tingkat kota hingga nasional.

Ia juga mendorong agar pelaku usaha tidak hanya bertahan di pasar lokal, tetapi naik kelas dan memperluas pasar ke ranah digital.

Kepala Bidang Koperasi Dinas Perindustrian Koperasi UKM Kota Yogyakarta, Bebasari Sitarini, menambahkan bahwa bazar di Kotagede merupakan bagian dari rangkaian kegiatan serupa di 14 kemantren.

“Sebelumnya telah digelar di Kemantren Jetis, dan Kotagede menjadi lokasi berikutnya. Ini bagian dari program besar untuk memberi kesempatan merata bagi UMKM di setiap wilayah,” tuturnya.

Bazar juga melibatkan Gapoktan dan Bank Sampah, sebagai sarana edukasi terkait pertanian perkotaan dan pengelolaan lingkungan berbasis ekonomi sirkular.

Sementara itu, Mantri Pamongpraja Kemantren Kotagede, Komaru Maarif, menuturkan bahwa ekosistem UMKM di wilayahnya telah tumbuh positif berkat kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha.

“Selain bazar, kami rutin menggelar berbagai kegiatan promosi, termasuk ‘Kotagede Mencari Bakat’, yang menggabungkan hiburan dengan promosi produk lokal,” katanya.

Dalam bazar kali ini, pengunjung dapat menikmati berbagai produk unggulan, mulai dari kuliner tradisional, batik, kerajinan perak, hingga fesyen dan produk kreatif modern.

Salah satu atraksi yang menarik perhatian adalah pentas Sanggar Manuk Beri, juara pertama Kotagede Mencari Bakat 2025, yang sukses memeriahkan suasana acara.

Dampak nyata dirasakan para pelaku UMKM, seperti Sri Mulyani, penjual produk akrilik. “Biasanya saya berjualan lewat media sosial. Lewat bazar ini, saya bisa bertemu langsung dengan pembeli dan memperluas jaringan. Penjualan pun meningkat,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan semacam ini digelar lebih sering karena memberikan dorongan nyata bagi keberlanjutan usaha kecil di tengah persaingan pasar yang semakin ketat. (ihd)

Berita Terkait

Ombudsman Beri Nilai 88,52, Kantor Pertanahan Kota Yogya Tertinggi ATR/BPN DIY
Studi Banding ke Jogja, DPRD Loteng Dalami Pola Kemitraan Pemda–Media
Pasar Murah Digelar di 14 Kemantren, Pemkot Yogyakarta Kendalikan Harga Jelang Idulfitri
Satlinmas Garda Terdepan Ketertiban, Pemkot Yogya Dorong Peran Perempuan
Waspada Ancaman PMK, Pemkot Yogya Gerak Cepat Vaksinasi Ternak
Pemkot Yogyakarta Siapkan Rp14,8 Miliar Perkuat Drainase Antisipasi Cuaca Ekstrem 2026
Beasiswa Mahasiswa Miskin Rp8 Juta per Tahun, Dorong Satu Keluarga Satu Sarjana
Usia Harapan Hidup Warga Tinggi, Pemkot Jogja Dorong Lansia Sehat dan Produktif

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:19 WIB

Ombudsman Beri Nilai 88,52, Kantor Pertanahan Kota Yogya Tertinggi ATR/BPN DIY

Rabu, 11 Februari 2026 - 16:49 WIB

Studi Banding ke Jogja, DPRD Loteng Dalami Pola Kemitraan Pemda–Media

Selasa, 10 Februari 2026 - 23:34 WIB

Pasar Murah Digelar di 14 Kemantren, Pemkot Yogyakarta Kendalikan Harga Jelang Idulfitri

Kamis, 5 Februari 2026 - 17:58 WIB

Satlinmas Garda Terdepan Ketertiban, Pemkot Yogya Dorong Peran Perempuan

Rabu, 4 Februari 2026 - 16:01 WIB

Waspada Ancaman PMK, Pemkot Yogya Gerak Cepat Vaksinasi Ternak

Berita Terbaru

Muhammadiyah meluncurkan 24 Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di tujuh Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA), Jumat (12/2), di Ballroom The University Hotel Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. (Humas UMY)

Pendidikan

Bersama UMY, Muhammadiyah Luncurkan 24 PPDS di Tujuh PTMA

Jumat, 13 Feb 2026 - 18:01 WIB