‎Stay Clean Stay Strong, Remaja Kayen Digeruduk Edukasi Bahaya NAPZA

Sabtu, 16 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, SLEMAN — Upaya memerangi penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja terus digencarkan.

UKM PIK Lingkar Seroja UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta bersama Satgas P4GN Kayen Condongcatur dan BKR Sekar Melati Kayen menggelar sosialisasi bertema “Stay Clean Stay Strong: Remaja Tanpa NAPZA” di Joglo Suratno Kayen, Condongcatur, Depok, Sleman, Sabtu (16/5/2026).

Kegiatan itu diikuti sekitar 45 peserta dari kalangan remaja, kader BKR, hingga mahasiswa.

Ketua panitia, Alyka Ayu Anggitasari, menegaskan bahwa ancaman penyalahgunaan narkoba di kalangan anak muda kini semakin serius.

“Remaja saat ini hidup di tengah arus informasi dan pergaulan yang sangat cepat. Karena itu mereka membutuhkan ruang edukasi yang terbuka, komunikatif, dan berbasis fakta agar mampu memahami bahaya NAPZA sejak dini,” ujarnya.

Ia menambahkan, generasi muda harus memiliki keberanian menolak narkoba dan menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.

Menurut Alyka, tema Stay Clean Stay Strong dipilih sebagai pesan moral bagi remaja agar menjaga diri dari penyalahgunaan narkoba demi masa depan dan prestasi.

“Menjaga diri dari NAPZA bukan hanya soal kesehatan, tetapi juga menjaga kualitas generasi bangsa. Kami ingin anak muda sadar bahwa masa depan mereka dipertaruhkan,” katanya.

Dalam sesi materi, Penyuluh Narkoba Ahli Pertama dari Badan Narkotika Nasional Kabupaten Sleman, Dyah Wulandari Setyarin, mengingatkan bahwa peredaran narkoba kini menyasar seluruh lapisan usia.

“Anak-anak muda menjadi target yang rentan karena rasa ingin tahu yang tinggi dan pengaruh pergaulan. Oleh sebab itu, literasi tentang bahaya NAPZA harus diperkuat sejak dini,” jelas Dyah.

Ia menerangkan, NAPZA memiliki efek stimulan, depresan, hingga halusinogen yang mampu merusak kesehatan fisik, mental, hubungan sosial, bahkan masa depan generasi muda.

Ketua Satgas P4GN Kayen Condongcatur, Ninik Setyarini, mengapresiasi kolaborasi mahasiswa, masyarakat, dan BNN dalam edukasi tersebut.

“Remaja adalah generasi penerus yang harus kita jaga bersama. Mereka perlu dibekali pengetahuan kuat tentang dampak narkoba, baik dari sisi kesehatan, sosial, ekonomi, maupun hukum,” katanya.

Ia berharap para peserta mampu menjadi pelopor hidup sehat dan menyebarkan edukasi positif di lingkungannya.

Kegiatan kemudian ditutup dengan penulisan harapan dan komitmen peserta sebagai simbol gerakan bersama menciptakan lingkungan bebas narkoba. (adr)

Berita Terkait

Dosen UWM Gembleng Siswa SMAN 1 Sedayu Kuasai AI Peduli Lingkungan Sejak Dini
‎Rumah Zakat Bikin Lansia Jogja Bahagia Lewat Aksi Peduli Bersama
Lansia Balecatur Bergerak, Alarm Bunuh Diri Kini Menggema Keras
Pentingnya Penguasaan AI dan Networking untuk Persiapan Karier Mahasiswa
Milad ke-45, UMY Dorong Kampus Bergerak Cepat Hadapi Tantangan Society 5.0
Islamic Entrepreneurial University Dinilai Jadi Kunci Daya Saing Generasi Muda di Era Digital
Pria Bawa Sajam Usai Mangkir Bayar Kencan Diamuk Massa
Rey’s Mediterranean Kitchen Guncang Palagan, Sajikan Kuliner Mewah Penuh Warna

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 20:12 WIB

‎Stay Clean Stay Strong, Remaja Kayen Digeruduk Edukasi Bahaya NAPZA

Sabtu, 16 Mei 2026 - 20:08 WIB

Dosen UWM Gembleng Siswa SMAN 1 Sedayu Kuasai AI Peduli Lingkungan Sejak Dini

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:59 WIB

‎Rumah Zakat Bikin Lansia Jogja Bahagia Lewat Aksi Peduli Bersama

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:43 WIB

Lansia Balecatur Bergerak, Alarm Bunuh Diri Kini Menggema Keras

Sabtu, 16 Mei 2026 - 13:11 WIB

Milad ke-45, UMY Dorong Kampus Bergerak Cepat Hadapi Tantangan Society 5.0

Berita Terbaru