Stasiun Yogyakarta Sulap Ruang Publik Jadi Edukasi Sumbu Filosofi

Sabtu, 18 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JOGJAOKE.COM, Jogja – Pameran “Sumbu Filosofi Yogyakarta dan Penanda Sejarahnya” resmi digelar di Stasiun Yogyakarta pada 18–19 April 2026.
‎
Kegiatan ini menjadi ruang edukasi terbuka bagi masyarakat sekaligus bagian dari peringatan Hari Pusaka Dunia.
‎
“Ini bukan sekadar pameran, tapi upaya menghadirkan sejarah lebih dekat ke publik,” ujar panitia dalam keterangannya, Sabtu (18/4/2026).
‎
Pameran ini merupakan kolaborasi lintas negara dan institusi, melibatkan TU Wien Austria, Universitas Gadjah Mada, Institut Seni Indonesia Yogyakarta, hingga PT KAI Daop 6 Yogyakarta.
‎
Sinergi ini disebut sebagai langkah konkret pelestarian budaya berbasis edukasi.
‎
“Kolaborasi ini menunjukkan komitmen bersama menjaga warisan budaya,” kata salah satu perwakilan penyelenggara.
‎
Sebanyak 30 mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu turut ambil bagian aktif dalam pameran ini.
‎
Mereka berasal dari bidang konservasi seni, bahasa dan sastra, hingga arsitektur.
‎
“Keterlibatan mahasiswa menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan pendekatan edukatif yang kreatif dan inklusif,” ungkap pihak kampus.
‎
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai pameran ini sebagai langkah strategis menanamkan kecintaan generasi muda terhadap budaya.
‎
“Ini sinyal positif dalam menanamkan pemahaman sejarah dan kearifan lokal. Sumbu Filosofi harus semakin dikenal dan dicintai generasi muda,” tegas Hasto.
‎
Sementara itu, EVP KAI Daop 6 Yogyakarta, Bambang Respationo, menegaskan komitmen menjadikan stasiun sebagai ruang budaya.
‎
“Stasiun tidak hanya tempat naik turun penumpang, tapi juga ruang interaksi sosial dan edukasi,” ujarnya.
‎
Senada, Feni Novida Saragih menambahkan, “Kami mengajak masyarakat menikmati pameran ini agar tidak hanya melihat keindahan Yogyakarta, tetapi juga memahami makna filosofinya.” (waw)

Berita Terkait

‎Warga Perum Polda Sleman Diajak Siaga Bencana dan Kamtibmas
Dirgahayu Kota Yogyakarta ke-270. Yogyakarta Otentik-Konkret, Maju dan Sejahtera.
Korem 072/Pamungkas Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-270 Kota Yogyakarta “Otentik, Konkret, dan Terus Bergerak untuk Jogja yang Semakin Istimewa.”
Satoria Hotel Yogyakarta Genap 9 Tahun, Tumbuh Bersama Lewat Aksi
Peringati HUT ke-81 TNI, Danrem 072/Pamungkas Pimpin Ziarah ke Makam Pahlawan
Peringati HUT ke-81 KAI, Daop 6 Yogyakarta Gelar Upacara di Campus Darman Prasetyo
Wujud Kepedulian, Joglo Resto Njeron Beteng Bantu Mahasiswa NTT Tetap Kuliah di Yogyakarta
14 Tahun The Rich Jogja Hotel, Beyond Running Jadi Ajang Perayaan dan Kebersamaan

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:05 WIB

‎Warga Perum Polda Sleman Diajak Siaga Bencana dan Kamtibmas

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Dirgahayu Kota Yogyakarta ke-270. Yogyakarta Otentik-Konkret, Maju dan Sejahtera.

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Korem 072/Pamungkas Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-270 Kota Yogyakarta “Otentik, Konkret, dan Terus Bergerak untuk Jogja yang Semakin Istimewa.”

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Satoria Hotel Yogyakarta Genap 9 Tahun, Tumbuh Bersama Lewat Aksi

Senin, 28 September 2026 - 15:57 WIB

Peringati HUT ke-81 TNI, Danrem 072/Pamungkas Pimpin Ziarah ke Makam Pahlawan

Berita Terbaru