SETIAFEST 2026 Gebrak Jogja, Talenta Difabel Siap Bikin Terpukau

Kamis, 17 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, ‎JOGJA – Yogyakarta bersiap menyambut SETIAFEST 2026, festival seni inklusif yang menghadirkan talenta anak panti asuhan dan penyandang disabilitas dari berbagai wilayah.

Ajang apresiasi tersebut digelar Senyum Kita pada Sabtu (19/9/2026), di Auditorium Taman Embung Giwangan, Yogyakarta, secara terbuka untuk umum, tanpa dipungut biaya.

Festival berlangsung pukul 08.00 hingga 16.30 WIB dan terbuka gratis bagi masyarakat yang ingin menyaksikan beragam pertunjukan inspiratif dari peserta inklusif.

Sekretaris Yayasan Senyum Kita, Octa_Okata, mengatakan SETIAFEST menjadi ruang unjuk bakat sekaligus apresiasi bagi peserta inklusi dari berbagai daerah.

“Tanggal 19 nanti bakal ada kegiatan SETIAFEST,” ujar Octa_Okata saat diwawancarai mengenai persiapan festival seni inklusif tersebut kepada wartawan setempat.

Menurut Octa, kegiatan itu dirancang untuk memberikan dampak positif melalui karya peserta yang selama ini belum selalu mendapat ruang tampil secara luas kepada publik.

“Ini adalah kegiatan apresiasi seni untuk adik-adik panti asuhan, adik-adik difabel, dan inklusi lainnya,” katanya menegaskan tujuan utama festival tersebut.

‎Octa berharap masyarakat mengubah cara pandang, dari sekadar melihat keterbatasan menuju penghargaan terhadap talenta dan keberanian berkarya secara setara di ruang publik.

“Teman-teman difabel juga punya karya luar biasa yang harus dilihat oleh semua orang,” tutur Octa kepada wartawan mengenai semangat festival tahun ini bersama.

Berbagai talenta peserta akan tampil, mulai dari musik, tari, komedi tunggal, fashion show, hingga pertunjukan teatrikal musik yang menarik perhatian pengunjung.

‎Octa menyebut kemampuan peserta menjadi bukti bahwa kesempatan berkarya dapat membuka ruang kepercayaan diri dan apresiasi masyarakat luas terhadap potensi mereka.

“Kita perlu belajar banyak dari semangat teman-teman difabel,” kata Octa, menggambarkan energi positif para peserta festival yang akan tampil nanti.

Ia mencontohkan peserta netra yang mampu bernyanyi, bermain musik, bahkan mengembangkan kemampuan stand-up comedy hingga tampil di Jakarta dengan penuh percaya diri.

“Ada teman netra yang bukan cuma pintar menyanyi atau main musik, tapi bahkan ada yang jago stand-up comedy,” ujarnya kepada wartawan.

Peserta tunagrahita juga akan menunjukkan keberanian melalui fashion show, memperlihatkan ekspresi diri dalam panggung yang ramah, terbuka, dan penuh apresiasi masyarakat.

SETIAFEST 2026 mengusung tema Bersama Merayakan Inklusi dalam Harmoni Budaya, dengan tiga fokus utama yang saling melengkapi selama rangkaian acara berlangsung.

Pertama, pementasan seni menghadirkan tari, musik, komedi, dan berbagai pertunjukan dari anak panti serta peserta difabel yang telah mempersiapkan penampilan.

‎Kedua, pameran karya menampilkan seni rupa dan kerajinan tangan, sekaligus membuka kesempatan masyarakat mengenal kreativitas peserta secara langsung melalui berbagai karya.

Ketiga, tenant UMKM menjadi wadah dukungan bagi pelaku usaha lokal dan komunitas yang turut meramaikan festival inklusif tersebut dengan produk pilihan mereka.

“Kalau kita tidak bisa membantu dalam bentuk donasi materi, minimal kita hadir dan memberikan tepuk tangan terbaik,” tutur Octa mengajak masyarakat hadir bersama.(waw)

Berita Terkait

Wabup Sleman Danang Maharsa Tekankan Pentingnya Bela Negara bagi Mahasiswa
1.999 SPPG Ditutup Sementara, Pakar UMY Soroti Pentingnya Pengawasan Higiene MBG
Tri Nugroho Dorong UMKM DIY Kuasai AI Secara Praktis
Yati Pesek Bongkar Rokok Ilegal, Warga Pondok Diajak Melawan
GPM Yogyakarta Lahirkan GEN-M, Suarakan Kegelisahan Generasi Gen Z
Masa Jabatan Segera Berakhir, Margorejo Siapkan Pergantian Pamong
GKR Mangkubumi Kembali Jadi Sorotan, Masa Depan Takhta Yogyakarta Jadi Perhatian
Hasto Wardoyo dan Harda Kiswaya Kawal Derbi PSIM-PSS Damai

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 13:11 WIB

1.999 SPPG Ditutup Sementara, Pakar UMY Soroti Pentingnya Pengawasan Higiene MBG

Kamis, 17 September 2026 - 09:02 WIB

Tri Nugroho Dorong UMKM DIY Kuasai AI Secara Praktis

Kamis, 17 September 2026 - 08:21 WIB

Yati Pesek Bongkar Rokok Ilegal, Warga Pondok Diajak Melawan

Kamis, 17 September 2026 - 08:09 WIB

GPM Yogyakarta Lahirkan GEN-M, Suarakan Kegelisahan Generasi Gen Z

Kamis, 17 September 2026 - 08:03 WIB

SETIAFEST 2026 Gebrak Jogja, Talenta Difabel Siap Bikin Terpukau

Berita Terbaru