GPM Yogyakarta Lahirkan GEN-M, Suarakan Kegelisahan Generasi Gen Z

Kamis, 17 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, ‎JOGJA – Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) Kota Yogyakarta melahirkan GEN-M, media sosial baru yang disiapkan mengenalkan Marhaenisme sekaligus menampung kegelisahan generasi Z menghadapi perubahan zaman hari ini.
‎
Kesepakatan pembentukan GEN-M muncul dalam rapat di Bale Marhaen Yogyakarta, Rabu, 16 September 2026, dengan sejumlah pengurus organisasi hadir bersama secara langsung lengkap.
‎
Naeyla, Wakil Ketua Bidang Gen Z GPM Kota Yogyakarta, menyampaikan gagasan tersebut bersama Fais Hakim dan Rezha dalam rapat pengembangan media digital tersebut.
‎
Rapat itu turut didampingi Antonius Fokki Ardiyanto, Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga DPP GPM, yang memberikan pandangan mengenai arah inisiatif digital tersebut kedepan.
‎
Naeyla mengatakan GEN-M lahir dari kebutuhan menghadirkan komunikasi yang lebih dekat dengan karakter generasi Z serta persoalan yang mereka hadapi sehari-hari saat ini.
‎
“GEN-M kami gagas sebagai ruang anak Gen Z untuk mengenal Marhaenisme dengan bahasa dan cara mereka sendiri,” ujar Naeyla dalam rapat tersebut itu, Rabu (16/9/2026).
‎
Ia menyebut pembahasan GEN-M akan mencakup pendidikan, pekerjaan, ekonomi, lingkungan, teknologi, budaya, serta berbagai kegelisahan anak muda mengenai masa depan mereka secara terbuka.
‎
“Anak Gen Z punya banyak kegelisahan, tetapi tidak semuanya memiliki ruang untuk menyampaikan,” kata Naeyla, menjelaskan alasan pengembangan media sosial tersebut kepada publik.
‎
Menurut Naeyla, GEN-M tidak diarahkan hanya menjadi kanal kegiatan organisasi, melainkan ruang komunikasi yang menangkap aspirasi generasi muda dan persoalan sosial mereka bersama.
‎
“Marhaenisme harus hadir di tengah kehidupan mereka, bukan hanya menjadi cerita masa lalu,” lanjut Naeyla ketika menjelaskan tujuan utama GEN-M tersebut kepada peserta.
‎
Fais Hakim menilai perkembangan teknologi dan media sosial telah mengubah pola komunikasi generasi muda sehingga gerakan kepemudaan perlu menyesuaikan diri secara digital sekarang.
‎
“Gerakan kepemudaan juga harus mampu hadir di ruang digital tanpa kehilangan akar perjuangannya,” kata Fais Hakim mengenai arah komunikasi GPM kepada generasi muda.
‎
Rezha, Wakil Ketua Bidang Media Massa dan Propaganda GPM Kota Yogyakarta, mengatakan GEN-M akan dikembangkan dengan pendekatan komunikatif, kreatif, dan dekat dengan publik sekali.
‎
“GEN-M bukan sekadar membuat akun media sosial. Yang ingin kami bangun adalah ekosistem komunikasi anak muda,” ungkap Rezha dalam rapat pengembangan tersebut nyata.
‎
Rezha menambahkan, konten GEN-M diarahkan membahas realitas Gen Z sekaligus mengaitkannya dengan kepentingan rakyat dan nilai-nilai
‎
Marhaenisme dalam kehidupan sehari-hari mereka lebih luas.
‎“Kontennya harus dekat dengan realitas Gen Z, tetapi tetap memiliki keberpihakan pada kepentingan rakyat dan nilai-nilai Marhaenisme,” ujarnya dalam rapat tersebut ini.
‎
Antonius Fokki Ardiyanto menyebut kehadiran GEN-M menjadi bagian dari upaya GPM Kota Yogyakarta membawa pembahasan Marhaenisme ke ruang kehidupan generasi baru sekarang.
‎
“Kalau Marhaenisme hanya dibicarakan di ruang organisasi, sementara anak muda hidup di ruang digital, maka kita harus hadir di sana,” kata Fokki tegas.
‎
Fokki menilai tantangan gerakan Marhaenis kini berkaitan dengan kemampuan menjelaskan relevansi gagasan tersebut kepada generasi yang menghadapi perubahan teknologi, ekonomi, sosial, budaya cepat.
‎
“GEN-M harus menjadi jembatan antara gagasan Marhaenisme dengan realitas kehidupan Gen Z,” tegas Fokki saat menyampaikan pandangannya dalam rapat tersebut kepada peserta langsung.(waw)

Berita Terkait

Danrem 072 Hadiri Jalinan Budaya, Indonesia-Pasifik Rajut Persahabatan Lewat Seni
UWM Tancap Gas ke Kancah Global, Gandeng Kampus Filipina
‎PLTS 12 kWh Resmi Menyala, Pringwulung Sulap Energi Surya Jadi Penggerak Literasi dan Bisnis Jamur
‎Tempat Sampah Belakang Pasar Ngasem Terbakar, Damkarmat Yogyakarta Bergerak Cepat
Reresik Pesantren Jadi Aksi Nyata Santri Sleman Jaga Kerukunan
Bukan Cuma Tugas TNI! Danrem Tantang Mahasiswa UNJAYA Lawan Hoaks dan Radikalisme
Rayakan HUT Ketiga, Loman Park Hotel Ajak Warga Peduli Kesehatan
Dosen UMY Raih Fellowship di Kyoto University, Teliti Dampak AI pada Industri Film

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:47 WIB

Danrem 072 Hadiri Jalinan Budaya, Indonesia-Pasifik Rajut Persahabatan Lewat Seni

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:40 WIB

UWM Tancap Gas ke Kancah Global, Gandeng Kampus Filipina

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:31 WIB

‎PLTS 12 kWh Resmi Menyala, Pringwulung Sulap Energi Surya Jadi Penggerak Literasi dan Bisnis Jamur

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:23 WIB

‎Tempat Sampah Belakang Pasar Ngasem Terbakar, Damkarmat Yogyakarta Bergerak Cepat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:10 WIB

Reresik Pesantren Jadi Aksi Nyata Santri Sleman Jaga Kerukunan

Berita Terbaru

Yogyakarta

UWM Tancap Gas ke Kancah Global, Gandeng Kampus Filipina

Kamis, 15 Okt 2026 - 08:40 WIB

Yogyakarta

Reresik Pesantren Jadi Aksi Nyata Santri Sleman Jaga Kerukunan

Kamis, 15 Okt 2026 - 08:10 WIB