Sekjen Kemendagri Minta Pemda Tinjau Persiapan Gerakan Pangan Murah Serentak

Kamis, 28 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir meminta pemerintah daerah (Pemda) untuk meninjau secara langsung persiapan Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak yang akan dilaksanakan di 7.285 kecamatan seluruh Indonesia pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Program ini digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Hal ini disampaikan Tomsi saat memimpin Rapat Koordinasi Persiapan GPM dalam rangka HUT ke-80 Kemerdekaan RI di 7.285 kecamatan serentak seluruh Indonesia. Rapat berlangsung secara virtual dari Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Kamis (28/8/2025).

Tomsi menekankan pentingnya keterlibatan Pemda dalam memastikan kelancaran kegiatan, mulai dari ketersediaan bahan pangan yang akan dijual seperti beras, minyak goreng, hingga gula dengan harga sesuai harga eceran tertinggi (HET) di daerah masing-masing.

“Untuk mendukung secara penuh Gerakan Pangan Murah ini, [Pemda] agar berkoordinasi dengan yang saya sampaikan tadi, Polres, Kodim, kemudian ada Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) yang lain, Kejaksaan, serta Bulog setempat untuk teknis pelaksanaannya,” ujar Tomsi.

Selain itu, Tomsi mendorong perangkat humas baik pusat maupun daerah untuk mendukung publikasi kegiatan tersebut sehingga semakin banyak masyarakat berpartisipasi. Ia menekankan bahwa GPM yang digelar secara serentak harus menjangkau hingga ke daerah pelosok.

“[Humas] melakukan sosialisasi secara masif kepada seluruh masyarakat untuk ikut aktif dan [berpartisipasi] berbelanja pangan murah,” jelas Tomsi.

Tomsi berharap GPM menjadi kegiatan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat. “Saya berharap pelaksanaan ini dapat dilaksanakan dengan kesungguhan hati, semangat, dan ketulusan yang setulus-tulusnya. Keberadaan kita, kebersamaan kita mengabdi untuk masyarakat,” tandasnya.(Nad)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Lebih dari 1.500 Rumah Ibadah Terdampak Bencana Telah Difungsikan Kembali
Wamendagri Bima Arya Nilai WFH ASN di Bogor Dorong Efisiensi Anggaran
Wamendagri Wiyagus Apresiasi Pelaksanaan Pola Kerja Fleksibel ASN di Lampung
Penerapan WFH ASN Dinilai Efektif Tekan Pengeluaran Energi dan Anggaran
Mendagri Tito Karnavian dan Menteri PKP Tinjau Perumahan Subsidi di Tomohon
Wamendagri Ribka Haluk Minta Pemda Pahami Arahan Teknis Kementerian PU Secara Menyeluruh
Mendagri Tito Karnavian Pastikan Program Perumahan untuk Korban Banjir di Sitaro Berjalan
WFH di Kemenag Ditekankan Tetap Jaga Kualitas Layanan Publik

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 13:34 WIB

Lebih dari 1.500 Rumah Ibadah Terdampak Bencana Telah Difungsikan Kembali

Sabtu, 11 April 2026 - 12:43 WIB

Wamendagri Bima Arya Nilai WFH ASN di Bogor Dorong Efisiensi Anggaran

Jumat, 10 April 2026 - 17:51 WIB

Wamendagri Wiyagus Apresiasi Pelaksanaan Pola Kerja Fleksibel ASN di Lampung

Jumat, 10 April 2026 - 17:41 WIB

Penerapan WFH ASN Dinilai Efektif Tekan Pengeluaran Energi dan Anggaran

Jumat, 10 April 2026 - 17:28 WIB

Mendagri Tito Karnavian dan Menteri PKP Tinjau Perumahan Subsidi di Tomohon

Berita Terbaru

Jogja

177 Lulusan UWM Siap Taklukkan Tantangan Global Dunia

Sabtu, 11 Apr 2026 - 20:13 WIB