PKK Agropark Lampung Selatan Dipuji Jadi Contoh Pemberdayaan Masyarakat

Kamis, 14 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Lampung Selatan – Staf Ahli Bidang Penguatan Ketahanan Pangan Keluarga Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Pusat Yane Ardian Bima Arya meminta pemerintah daerah (Pemda) memperkuat Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) serta meningkatkan pemberdayaan kelompok lansia. Upaya ini penting untuk mendukung ketahanan keluarga dan ekonomi masyarakat.

Hal itu disampaikan Yane dalam Kunjungan Kerja TP PKK Pusat terkait pemberdayaan lansia, UP2K, pemenuhan kebutuhan pangan dan sandang, serta intervensi keluarga berisiko stunting guna menunjang ketahanan keluarga di PKK Agropark, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Selasa (12/5/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Yane mendorong penguatan pembinaan UP2K karena berkaitan langsung dengan ketahanan ekonomi keluarga. Menurutnya, pengembangan UP2K perlu didukung dengan keahlian bercerita mengenai produk yang dihasilkan. Dengan kemampuan itu diharapkan produk yang dihasilkan memiliki nilai tambah dan mampu bersaing di era digital.

“Contoh, di Lampung ini budidaya pisang besar. Banyak dari pelaku UMKM, pelaku usaha itu membuat produk dari pisang, mau kripik atau pisangnya diapain. Jadi artinya produk kripik itu banyak banget, tapi yang laku adalah yang punya cerita di balik kripik pisang tersebut,” katanya.

Yane juga memuji keberadaan PKK Agropark yang dinilai menjadi contoh baik pemberdayaan masyarakat oleh kader PKK. Agropark tersebut menjadi bukti bahwa PKK memiliki peran strategis dalam mendukung pemerintah membangun bangsa.

“PKK Agropark, namanya memang PKK, memang dikelola sama PKK ya, Masya Allah. Saya rasanya sudah cukup berkeliling ke seluruh Indonesia, memang lahan yang dikelola PKK sebesar ini baru ada di sini. Jadi ini memang luar biasa,” pujinya.

Selain penguatan UP2K, Yane menilai pemberdayaan lansia juga menjadi hal penting karena kelompok usia tersebut tetap perlu aktif dan produktif agar memiliki kualitas hidup yang baik. Karena itu, pemerintah bersama TP PKK menghadirkan program-program yang mampu menggerakkan dan memberdayakan lansia di tengah masyarakat.

“Siapa yang menggerakkan dan mengaktifkan para lansia selain keluarganya adalah pemerintah, melalui program-program yang ada di PKK. Jadi pemberdayaan lansia ini hal yang penting,” ujarnya.

Ia menjelaskan, daerah yang memiliki program prioritas pemberdayaan lansia umumnya mempunyai ketahanan ekonomi yang lebih baik. Berkaca dari sejumlah negara maju, lansia dapat diberdayakan melalui berbagai aktivitas produktif agar tetap aktif secara fisik maupun sosial.

“Kalau kita ke bandara, misalnya kita ke Singapura, di bandara-bandara itu nenek-nenek, kakek-kakek itu masih diberdayakan, masih bisa bekerja,” tambahnya.

Di akhir paparannya, Yane mengingatkan bahwa PKK merupakan motor sosial yang besar dan menjadi organisasi khas Indonesia dengan jutaan kader di seluruh daerah. Menurutnya, 10 program pokok PKK telah mencakup seluruh aspek kehidupan manusia, mulai dari spiritual, sosial, emosional, hingga finansial,

“Jadi, ini apresiasi untuk kita semua dari kader PKK seluruh Indonesia, yang saat ini ada sekitar 6 juta lebih kader PKK,” tandasnya.(lsi)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Pemda Berprestasi di Kalimantan Diguyur Penghargaan, Kemendagri Dorong Kinerja Makin Baik
Di Balik Tirai Newsroom Jaga Desa
Wamendagri Wiyagus Perkuat Peran Mahasiswa dalam Upaya Eliminasi TBC Berbasis Desa
Mendagri Tito Tekankan Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri
Wamendagri Bima Arya: Kebijakan Pemerintah Pusat Terus Dimatangkan demi Perkuat Ekonomi Daerah
Wamendagri Wiyagus Tekankan Kepemimpinan Holistik dalam Penguatan Tata Kelola Pemerintahan Daerah
DWP Kemendagri Hadir untuk Korban Gempa NTT, Bantuan Kemanusiaan Disalurkan
6 Bidang SPM Diperkuat, Ketua Umum TP Posyandu Dorong Pemenuhan Kebutuhan Dasar Masyarakat

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 08:37 WIB

Di Balik Tirai Newsroom Jaga Desa

Jumat, 4 September 2026 - 08:31 WIB

Wamendagri Wiyagus Perkuat Peran Mahasiswa dalam Upaya Eliminasi TBC Berbasis Desa

Jumat, 4 September 2026 - 08:25 WIB

Mendagri Tito Tekankan Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri

Jumat, 4 September 2026 - 07:51 WIB

Wamendagri Bima Arya: Kebijakan Pemerintah Pusat Terus Dimatangkan demi Perkuat Ekonomi Daerah

Kamis, 3 September 2026 - 18:51 WIB

Wamendagri Wiyagus Tekankan Kepemimpinan Holistik dalam Penguatan Tata Kelola Pemerintahan Daerah

Berita Terbaru