‎Ribuan Suporter PSIM Siap Bertapa, Desak Lampu Mandala Krida Menyala

Senin, 15 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, ‎JOGJA – Malam 1 Suro 2026 menghadirkan suasana berbeda. Ribuan suporter PSIM bersiap menggelar topo bisu sebagai simbol perjuangan menyalakan lampu stadion.

‎Aksi dijadwalkan berlangsung 16 Juni 2026 pukul 21.00 WIB. Sekitar 3.000 suporter berjalan mengelilingi Mandala Krida dengan pakaian hitam seragam.

‎Jika Kirab Pusaka Keraton sarat makna spiritual, topo bisu suporter membawa pesan berbeda. Mereka menyuarakan harapan besar untuk masa depan.
‎Dalam poster beredar luas, sejumlah tulisan kritis terpampang.

‎“PSIM Butuh Stadion”, “Mandala Adalah Kebanggaan, Bukan Korban”, menjadi sorotan utama.

‎Penggagas aksi Andre Miliran menegaskan kegiatan tersebut berlangsung damai.

‎“Kami berharap perhatian seluruh pihak terkait dan stakeholder PSIM,” ujarnya.

‎Menurut Andre, topo bisu bukan sekadar aksi simbolik. “Ini bentuk aspirasi suporter yang menginginkan solusi nyata,” katanya menambahkan.

‎Kekecewaan pendukung muncul setelah PSIM promosi ke Liga 1. Namun Mandala Krida belum memenuhi syarat kompetisi, terutama penerangan stadion.

‎Akibat kondisi tersebut, Laskar Mataram harus menggunakan Stadion Sultan Agung Bantul sebagai kandang. Situasi ini dianggap ironi menyakitkan suporter.

‎“Mandala Krida adalah rumah kami,” menjadi suara yang banyak terdengar. Bagi pendukung, stadion menyimpan sejarah dan identitas klub.

‎Malam 1 Suro nanti menghadirkan dua kirab berbeda makna. Satu membawa pusaka kerajaan, satunya membawa harapan agar lampu stadion menyala.
‎(ady)

Berita Terkait

Budiman Sudjatmiko Sesalkan Dialog Mahasiswa di UGM Terhenti Mendadak
Enam Tahun Mengabdi, Al-Ma’mun Bergerak Rawat Yatim dan Dhuafa
Mas Marrel Bongkar Alasan Kraton Tutup Alun-Alun Utara Yogyakarta
‎Al-Maun Bergerak Nyata, Santuni Yatim Dhuafa Perkuat Kepedulian Sosial
‎Milad Keenam Al-Maun Tebar Santunan, Ratusan Dhuafa Tersenyum Bahagia
Jogja Percepat Benamkan Kabel Telekomunikasi Demi Kota Lebih Indah
UWM Gencar Edukasi Digital, Warga Rejowinangun Berebut Beasiswa Kuliah
Penyampaian Aspirasi Dijamin Konstitusi, Gubernur DIY Minta Semua Pihak Saling Menghargai

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:09 WIB

Budiman Sudjatmiko Sesalkan Dialog Mahasiswa di UGM Terhenti Mendadak

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:29 WIB

Enam Tahun Mengabdi, Al-Ma’mun Bergerak Rawat Yatim dan Dhuafa

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:21 WIB

Mas Marrel Bongkar Alasan Kraton Tutup Alun-Alun Utara Yogyakarta

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:55 WIB

‎Al-Maun Bergerak Nyata, Santuni Yatim Dhuafa Perkuat Kepedulian Sosial

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:25 WIB

‎Milad Keenam Al-Maun Tebar Santunan, Ratusan Dhuafa Tersenyum Bahagia

Berita Terbaru