Program PRO-CEPAT Tingkatkan Efisiensi Anggaran dan Peremajaan Armada Polairud

Kamis, 25 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta – Polri melalui Korps Kepolisian Perairan dan Udara (Korpolairud) Baharkam berencana meluncurkan Program PRO-CEPAT (Pengelolaan Reformasi Optimal – Cepat Efisien Penghapusan Aset Terpadu). Program ini menjadi terobosan untuk mempercepat proses penghapusan aset kapal Polairud yang selama ini dinilai lambat dan kompleks.

Sebelumnya, penghapusan kapal bisa memakan waktu hingga 4 tahun karena proses administrasi yang panjang, nilai aset yang tinggi, serta keterlibatan banyak pihak. PRO-CEPAT hadir untuk memangkas hambatan tersebut melalui digitalisasi sistem, integrasi aplikasi, serta standar prosedur dan dokumentasi visual yang seragam.

“Program ini bukan sekadar mempercepat administrasi, tetapi juga memastikan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam setiap tahapan,” ujar pejabat Korpolairud, AKBP Novian S. Pulungan S.I.K di Korpolairud Baharkam Polri Kamis, 25 September 2025.

Dengan PRO-CEPAT, setiap langkah penghapusan kapal dapat dipantau secara real-time oleh Bagrenmin, Baglog, Fasharkan, maupun pimpinan Polri. Hal ini tidak hanya memperkuat koordinasi lintas fungsi, tetapi juga meminimalkan potensi kerugian negara akibat selisih nilai aset.

Selain efisiensi anggaran, program ini juga berdampak langsung pada kesiapan operasional Polairud. Kapal yang rusak atau tidak layak dapat segera dihapus, sehingga membuka jalan bagi peremajaan armada. Dengan demikian, kemampuan Polairud dalam menjaga keamanan laut dan perairan Indonesia semakin optimal.

“Semakin cepat proses penghapusan, semakin cepat pula Polairud melakukan pengadaan kapal baru. Pada akhirnya, masyarakat akan merasakan manfaat berupa pelayanan keamanan laut yang lebih baik,” tambahnya.

PRO-CEPAT diharapkan menjadi model tata kelola aset modern yang bisa diadopsi bukan hanya di lingkungan Polri, tetapi juga instansi lain yang menghadapi tantangan serupa.(*)

Berita Terkait

Indonesia Sabet 9 Penghargaan di WorldSkills Competition Shanghai 2026
Angkat Kriya Berkelanjutan, Dekranasda Kota Bekasi Tampil di Kriyanusa 2026
Dari Lampung ke Kriyanusa 2026, Batin Wulan Pacu Kriya Lokal Tembus Pasar Global
Hadapi Perkembangan Teknologi, Teknisi Ponsel Perlu Tingkatkan Kompetensi
MagangHub Batch 3 Angkatan II Dibuka, Kemnaker Ajak Perusahaan Jadi Mitra Penyelenggara
Teknologi Makin Berkembang, Wamenaker Afriansyah Noor Tekankan Kompetensi Teknisi Ponsel
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia, Putra Bungsu Soekarno Tutup Usia 73 Tahun.
Herman Deru dan Febrita Lustia Hadiri Pembukaan Kriyanusa 2026 di JICC

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 16:51 WIB

Angkat Kriya Berkelanjutan, Dekranasda Kota Bekasi Tampil di Kriyanusa 2026

Senin, 28 September 2026 - 10:54 WIB

Dari Lampung ke Kriyanusa 2026, Batin Wulan Pacu Kriya Lokal Tembus Pasar Global

Minggu, 27 September 2026 - 15:03 WIB

Hadapi Perkembangan Teknologi, Teknisi Ponsel Perlu Tingkatkan Kompetensi

Minggu, 27 September 2026 - 14:45 WIB

MagangHub Batch 3 Angkatan II Dibuka, Kemnaker Ajak Perusahaan Jadi Mitra Penyelenggara

Sabtu, 26 September 2026 - 14:28 WIB

Teknologi Makin Berkembang, Wamenaker Afriansyah Noor Tekankan Kompetensi Teknisi Ponsel

Berita Terbaru

Jajaran pemain dan tim produksi foto bersama saat konferensi pers peluncuran film layar lebar Cidro Asmoro di Raminten's Kitchen, Yogyakarta

Yogyakarta

Sukses di Serial, Cidro Asmoro Kini Diadaptasi ke Layar Lebar

Selasa, 29 Sep 2026 - 16:15 WIB

Yogyakarta

‎GKR Bendara Kembali Pimpin DPD PUTRI DIY Periode 2026–2030

Selasa, 29 Sep 2026 - 16:11 WIB