Bacadnas Dorong Penguatan Legalitas dan Program Strategis Ormas Bela Negara

Rabu, 29 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, JAKARTA – Pusat Bela Negara, Badan Cadangan Nasional (Bacadnas) Kementerian Pertahanan Republik Indonesia menggelar Rapat Kerja Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) dalam format coffee morning di ruang rapat Bacadnas, Jalan Salemba Raya No. 14, Jakarta Pusat, Selasa (28/4/2026).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Pusat Bela Negara, Brigjen TNI Parluhutan Marpaung, dan dihadiri oleh 12 ormas Bela Negara binaan Kementerian Pertahanan. Rapat kerja tersebut bertujuan mempererat silaturahmi, menyamakan persepsi, serta memperjelas landasan hukum, arah program, dan komitmen bersama dalam membangun kesadaran bela negara.

Dalam sambutannya, Parluhutan menegaskan bahwa forum ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat koordinasi sekaligus memastikan seluruh ormas menjalankan program sesuai kebijakan nasional di bidang bela negara.

“Tujuan utama kita adalah silaturahmi dan menyatukan visi. Ormas diharapkan aktif, namun tetap menjalankan kegiatan sesuai ketentuan. Fokus kita adalah internalisasi nilai-nilai bela negara kepada masyarakat luas,” ujarnya.

Hadir sebagai narasumber, Direktur Organisasi Kemasyarakatan Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum (PUM) Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Wahyu Chandra Kusuma Purwo Nugroho, menegaskan bahwa ormas Bela Negara harus menjadi mitra strategis pemerintah, khususnya bersama Bacadnas Kemhan.

Menurutnya, peran ormas tidak hanya sebatas mendukung program pemerintah, tetapi juga memperkuat ketahanan nasional melalui kegiatan yang konstruktif dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Ormas Bela Negara harus menjadi mitra strategis pemerintah, dengan mengedepankan sinergi dan kontribusi nyata,” tegas Wahyu.

Ia juga mengimbau agar ormas memfokuskan kegiatan pada aktivitas edukatif seperti peningkatan wawasan kebangsaan, penguatan karakter, serta pembinaan masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Sementara itu, Direktur Badan Usaha Ditjen Administrasi Hukum Umum (AHU) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Dr. Andi Taletting Langi, menekankan pentingnya aspek legalitas dan tata kelola organisasi.

Ia menjelaskan bahwa setiap ormas Bela Negara wajib memiliki dasar hukum yang jelas melalui pengesahan badan hukum dari Kemenkumham, serta menjalankan tata kelola organisasi secara transparan dan akuntabel.

“Keberadaan ormas Bela Negara harus tetap mengacu pada ketentuan hukum yang berlaku, baik dari sisi pendirian, pengesahan badan hukum, maupun tata kelola organisasinya,” jelas Andi.

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya sinergi lintas sektor antara pembinaan ideologis oleh Kementerian Pertahanan dan pengawasan administratif oleh Kemenkumham, agar ormas tetap berjalan sesuai regulasi serta tidak menyimpang dari nilai-nilai kebangsaan.

Ditempat yang sama Saripudin Ranex, CPP., CFLE., Ketua Umum Komponen Bela Negara, yang salah satu dari 12 Ormas binaan menyampaikan apresiasi terhadap beberapa program Bacadnas Kemhan yang dipaparkan Kapus Bela Negara.

“Ada sejumlah program kerja Bacadnas yang sangat menggembirakan bagi kami Ormas binaannya. Ini kabar baik dan kemajuan yang sangat berarti. Dimana sejumlah agenda kedepan akan membawa semangat dan motivasi bagi kami untuk terus berkarya serta meningkatkan program kegiatan yang lebih baik dan masif, sesuai fungsi dan peran kami sebagai Ormas binaan,” ungkapnya.

Dalam sesi pembekalan Desiminasi Bela Negara oleh Kabid Lingmas Bela Negara Pus Bacadnas Kemhan Kolonel Ruddi Hermawan, SH., S.IP, memaparkan berbagai ketentuan terkait tata kelola organisasi serta sinkronisasi program kerja agar selaras dengan visi pertahanan negara. Materi tersebut mencakup penguatan peran ormas sebagai bagian dari komponen pendukung pertahanan serta peningkatan efektivitas program bela negara di tengah masyarakat.

Langkah ini dinilai penting untuk memastikan seluruh komponen masyarakat yang tergabung dalam ormas Bela Negara berjalan seiring dengan kebijakan pertahanan negara, sekaligus memperkuat peran mereka sebagai garda terdepan dalam membangun kesadaran nasional.

Dengan adanya sinergi yang kuat, kejelasan legalitas, serta arah program yang terintegrasi, ormas Bela Negara diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam memperkokoh ketahanan nasional dan meningkatkan semangat kebangsaan di seluruh lapisan masyarakat.(*)

Berita Terkait

Jakarta–Jogja Rp82 Ribu, Ini Rute Empat Kereta!
Promosikan Produk Lokal Lampung di Ajang Internasional, Batin Wulan Bawa Mocaf & Ikan Cobia Mendunia!
BAZNAS Kota Yogyakarta Sabet Penghargaan Nasional, Abd Samik Tegaskan Amanah
IAS Group Raih Apresiasi dalam Danantara Indonesia CX100 Award 2026
Harumkan Nama Lampung, Gubernur Mirza Kembali Sabet Grand BAZNAS Awards 2026 Berkat Inovasi Zakat
Prof Edy Sentil AFEBSI: Kolaborasi Harga Mati Menuju Indonesia Emas 2045
Buktikan Kepemimpinan Unggul, Sekdaprov Lampung Raih Posisi Kedua di Ajang ADLG Awards 2026
Kongres AFEBSI Perkuat Kolaborasi, Dorong PTS Indonesia Bersaing Global

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:48 WIB

Jakarta–Jogja Rp82 Ribu, Ini Rute Empat Kereta!

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Promosikan Produk Lokal Lampung di Ajang Internasional, Batin Wulan Bawa Mocaf & Ikan Cobia Mendunia!

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:21 WIB

BAZNAS Kota Yogyakarta Sabet Penghargaan Nasional, Abd Samik Tegaskan Amanah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:14 WIB

IAS Group Raih Apresiasi dalam Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:56 WIB

Harumkan Nama Lampung, Gubernur Mirza Kembali Sabet Grand BAZNAS Awards 2026 Berkat Inovasi Zakat

Berita Terbaru

Yogyakarta

Sekda Sleman Pastikan Stok BBM Aman, Warga Diminta Tidak Panik

Kamis, 22 Okt 2026 - 18:38 WIB