Penyaluran Bantuan Pascabencana, Kasatgas Tito Serap Aspirasi Warga Terkait Huntap dan Air Bersih

Sabtu, 4 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Aceh Tamiang – Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian, menyerahkan bantuan kepada penyintas bencana hidrometeorologi di Desa Sekumur, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu (4/4/2026).

Bantuan tersebut terdiri atas 276 paket perlengkapan ibadah, 276 paket sembako, 276 paket perlengkapan dapur, dan lima tempat penyimpanan air (toren) berkapasitas 2000 liter. Paket bantuan ini disalurkan untuk mendukung percepatan pemulihan sekaligus membantu pemenuhan kebutuhan dasar sosial dan ekonomi bagi penyintas bencana di Desa Sekumur.

Tito mengatakan penyaluran bantuan kepada penyintas bencana di Desa Sekumur bukan sekadar memberikan bantuan pascabencana. Namun, juga upaya untuk memahami langsung kebutuhan hidup para penyintas bencana secara berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Tito menyerap langsung aspirasi penyintas bencana yang meminta segera dibuatkan fasilitas air bersih berupa sumur bor dan ingin segera dibuatkan hunian tetap (huntap). Ia mengatakan sebagian besar masyarakat ingin dibuatkan huntap komunal, lantaran mayoritas penyintas tinggal di daerah rawan banjir dari luapan sungai.

Tito mengungkapkan tidak ingin penyintas bencana di Desa Sekumur terlampau lama menjalani hidup getir pascabencana. Sebab, penyintas bencana di Desa Sekumur sempat mengalami keterisolasian cukup lama, karena akses jalan yang sulit dijangkau akibat longsor dan lumpur dari dampak bencana hidrometeorolgi yang menimpa Aceh Tamiang pada akhir November tahun lalu.

Sepulang dari Aceh Tamiang, Tito menegaskan akan segera berkoordinasi dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait untuk membahas rencana pembangunan huntap di Desa Sekumur. Selain itu, Tito juga segera berkomunikasi dengan pihak PT Perkebunan Semadam yang berlokasi dekat dengan Desa Sekumur, agar berkenan memberikan sebagian wilayah Hak Guna Usaha (HGU) untuk didirikan huntap.

“Kalau sudah clear masalah tanahnya maka tinggal dibersihkan, land clearing dari kabupaten, dan setelah itu nanti dibangunkan oleh Menteri PKP Maruarar Sirait. Beliau sudah minta terus datanya kepada saya,” kata Tito usai menyalurkan bantuan, Sabtu (4/4/2026).

Tito memastikan selama huntap belum rampung dibangun penyintas bencana akan mendapat bantuan lauk pauk Rp15.000 per orang per hari selama tiga bulan. Skema ini disesuaikan dengan target pambangunan huntap yang lebih kurang memakan waktu tiga sampai empat bulan, dan sangat bergantung dari kecepatan dan kelengkapan data dari pemerintah daerah (pemda).

“Kalau sudah nanti datanya diserahkan Kementerian PKP, maka Kementerian PKP segera turun survei, dilakukan (pembangunan) dan mungkin 3 bulan 4 bulan seperti kita lihat di Tapsel (Tapanuli Selatan) 3 bulan. Tapi yang di Sibolga 4 bulan. Tapanuli Tengah juga target 4 bulan,” kata Tito.

Sebagai informasi, kunjungan Kasatgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian, ke Aceh Tamiang merupakan bagian rangkaian agenda penerjunan praja IPDN gelombang ketiga sekaligus meninjau progres rehabilitasi dan rekontruksi pascabencana di Aceh Tamiang.

Dalam kesempatan tersebut turut hadir Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Safrizal ZA,
Rektor IPDN Halilul Khairi, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi dan jajaran Forkopimda se-Kabupaten Aceh Tamiang.(LSI)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Dirjen Keuda Tegaskan Anggaran PPPK NTT Aman dan Tercukupi
731 Praja IPDN Diterjunkan, Fokus Bersihkan Lumpur Pascabencana di Aceh Tamiang
Tekan Inflasi, Mendagri Tito Karnavian Minta Pemda Fokus Pantau Tren Bulanan
Mendagri Tito Karnavian Soroti Perbaikan Inflasi di Aceh, Sumbar, dan Sumut Pascabencana
Pemda Diminta Perkuat Kebijakan dan Anggaran untuk Penanganan TBC
Satgas PRR Targetkan Aktivasi Listrik dan Air Bersih Huntara Selesai dalam 10 Hari
Pertemuan di Lokasi Bencana, Kasatgas Tito Karnavian Dengarkan Aspirasi Warga Sekumur
Mendagri Tito Instruksikan Praja IPDN Percepat Penanganan Dampak Banjir di Aceh Tamiang

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 20:45 WIB

Dirjen Keuda Tegaskan Anggaran PPPK NTT Aman dan Tercukupi

Senin, 6 April 2026 - 20:29 WIB

731 Praja IPDN Diterjunkan, Fokus Bersihkan Lumpur Pascabencana di Aceh Tamiang

Senin, 6 April 2026 - 15:18 WIB

Mendagri Tito Karnavian Soroti Perbaikan Inflasi di Aceh, Sumbar, dan Sumut Pascabencana

Senin, 6 April 2026 - 14:42 WIB

Pemda Diminta Perkuat Kebijakan dan Anggaran untuk Penanganan TBC

Minggu, 5 April 2026 - 08:42 WIB

Satgas PRR Targetkan Aktivasi Listrik dan Air Bersih Huntara Selesai dalam 10 Hari

Berita Terbaru

Nasional

Dirjen Keuda Tegaskan Anggaran PPPK NTT Aman dan Tercukupi

Senin, 6 Apr 2026 - 20:45 WIB