Pertemuan di Lokasi Bencana, Kasatgas Tito Karnavian Dengarkan Aspirasi Warga Sekumur

Minggu, 5 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Suasana pertemuan di lokasi bencana Desa Sekumur, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, itu menjelma menjadi sambung rasa para penyintas bencana banjir dan longsor dengan Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian.

Sabtu (4/4/2026) sore itu, pertemuan yang dihadiri sekitar 200 penyintas bencana, meriung dengan beralas tikar mendengarkan keterangan Tito dan rombongan yang baru tiba di lokasi. Sembari menyimak pemaparan transisi pascabencana, sesekali beberapa penyintas bencana beradu cepat menyampaikan keluh kesah menjalani hidup getir pascabencana tanpa air bersih dan tempat tinggal layak, karena diterjang bencana banjir pada akhir November tahun lalu.

“Pak ini pak.. tolong kalau bisa secepatnya dibuatkan sumur bor. Air bersih sudah sulit sekali di sini. Rumah kami juga semua sudah banyak yang hilang,” tanya Mijah, salah seorang penyintas kepada Tito.

Dengan suara bergetar, salah satu penyintas bencana lainnya Deri, mengungkapkan harapan kepada Kasatgas PRR Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian, agar penyintas bencana diberi fasilitas sanitasi di Desa Sekumur. Selain itu, ibu dua anak itu juga menghendaki agar pemerintah segera memulihkan ekonomi warga yang lumpuh.

“Harapan kami agar akses jalan kami yang sulit juga diperbaiki. Segala program pemulihan kampung kami mohon segera dipercepat. Itu harapan kami,” kata Deri.

Semula, Deri dan Mijah sejujurnya tidak terlalu berharap taraf kehidupannya bakal dipulihkan pemerintah. Alasannya, lokasi Desa Sekumur yang jauh dan sulit dijangkau, muskil rasanya perwakilan pemerintah bersedia datang melihat langsung kondisi yang dialami penyintas bencana di Desa Sekumur.

Namun, keraguan itu berubah menjadi asa begitu ia mengetahui rombongan Satuan Tugas PRR Pascabencana Sumatera yang dipimpin Tito Karnavian tiba di lokasi menemui para penyintas bencana yang tinggal berdampingan dengan sisa bangunan yang hancur dan porak poranda di sebagian sisi.

“Kami- kami orang enggak nyangka bakal datang, karena untuk sampai ke sini pertama aksesnya sulit dan jauh. Tapi ternyata Bapak Mendagri benaran sampai ke sini (Desa Sekumur). Ya alhamdulilah kondisi kami bisa dilihat dari dekat,” kata Mijah.

Deri dan Mijah pun tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut untuk menyampaikan langsung segala unek-unek persoalan yang selama ini dirasakan penyintas bencana. Hal paling berkesan bagi Deri dan Mijah, ialah aspirasi mereka yang minta segera dibangunkan huntap komunal, langsung direspon positif oleh Tito Karnavian.

“Saya langsung sampaikan saja ke Bapak Mendagri (Menteri Dalam Negeri) apa yang kami rasakan dan butuhkan soal air bersih dan huntap. Saya merasa plong, sudah menyampaikannya, biarpun belum tahu kapan (dieksekusi) , tapi paling enggak sudah menyampaikan,” kata Mijah.

Kasatgas PRR Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian, mengatakan pihaknya datang langsung ke Desa Sekumur, karena ingin memastikan penyintas bencana di lokasi yang berjarak puluhan kilometer dari pusat pemerintahan Kabupaten Aceh Tamiang itu tidak terlampau lama menjalani hidup getir pascabencana.

Dalam kesempatan tersebut, Tito menyerap langsung aspirasi penyintas bencana yang meminta segera dibuatkan fasilitas air bersih berupa sumur bor dan ingin segera dibuatkan huntap. Ia mengatakan sebagian besar masyarakat ingin dibuatkan huntap komunal, lantaran mayoritas penyintas tinggal di daerah rawan banjir dari luapan sungai.(LSI)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Festival Burger Dunia Jadi Ajang UMKM Kuliner Lokal Menembus Pasar Internasional
Sambut HUT Kota Jogja, Kemantren Umbulharjo Bergerak Wujudkan ASRI Bersama
Penataan Daerah Nasional Mengacu pada Desain Besar, Wamendagri Bima Beri Penegasan
Asia Grassroots Forum 2026 Tegaskan Peran UMKM dan Komunitas dalam Perekonomian Indonesia
Garuda di Dadaku Jadi Bukti Kebangkitan IP Lokal dan Animasi Indonesia
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Optimalisasi Sumber Daya Maritim untuk Kemajuan Maluku
Mendagri Tito Karnavian Pastikan Seleksi Pemda Berprestasi Berjalan Profesional dan Akuntabel
Penghargaan Pemda Berprestasi Jadi Pemacu Peningkatan Kualitas Tata Kelola Daerah

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:13 WIB

Festival Burger Dunia Jadi Ajang UMKM Kuliner Lokal Menembus Pasar Internasional

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:25 WIB

Penataan Daerah Nasional Mengacu pada Desain Besar, Wamendagri Bima Beri Penegasan

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:43 WIB

Asia Grassroots Forum 2026 Tegaskan Peran UMKM dan Komunitas dalam Perekonomian Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:24 WIB

Garuda di Dadaku Jadi Bukti Kebangkitan IP Lokal dan Animasi Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:35 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Optimalisasi Sumber Daya Maritim untuk Kemajuan Maluku

Berita Terbaru

Komjen Pol. Prof. Dr. Cryshnanda Dwilaksana (Ketua Pusat Studi Ilmu Kepolisian). (Foto Ist).

Jakarta

Kepemimpinan Kolaboratif Dan Interagency Governance

Jumat, 5 Jun 2026 - 20:39 WIB