731 Praja IPDN Diterjunkan, Fokus Bersihkan Lumpur Pascabencana di Aceh Tamiang

Senin, 6 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Aceh – I Gusti Ngurah Erlang AW dengan sigap membersihkan tumpukan lumpur yang memenuhi situs bersejarah Istana Benua Raja, peninggalan Kerajaan Benua Tunu, yang berada di Desa Benua Raja, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu (4/4/2026).

Berbekal sekop dan kereta dorong, Erlang mondar- mandir menyisir setiap sudut lorong bangunan bersejarah milik salah satu kerajaan Islam tertua di Aceh tersebut. Ia mengeruk lumpur yang mengeras imbas bencana banjir yang menerjang Aceh Tamiang pada akhir November tahun lalu.

Meski harus berpeluh keringat dan bertugas di bawah terik panas matahari, Praja Pratama Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) angkatan 36 ini tampak antusias membersihkan lumpur di situs Istana Benua Raja, yang menjadi salah satu titik wajib dibersihkan pada Praktik Kerja Lapangan (PKL) gelombang ketiga Praja IPDN di Aceh Tamiang.

Praja IPDN kontingen Bali ini dikirim bersama 730 praja lain oleh Kementerian Dalam Negeri untuk membersihkan 42 titik lokasi yang masih dipenuhi lumpur tebal dan sebagian besar menumpuk di pemukiman warga. Erlang mengaku bangga bisa terlibat langsung dalam pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang.

Terlebih, PKL Praja IPDN gelombang ketiga lebih menuntut keterlibatan langsung di tengah masyarakat, yang semakin memperkuat misi kemanusiaan kepada penyintas bencana, sehingga membuat penugasan menjadi lebih dari sekadar membersihkan lumpur.

“Kami merasa diberi tugas melaksanakan misi kemanusiaan. Kami sangat merasa senang dan bangga apalagi kebanyakan dari kami merupakan kesempatan pertama untuk melaksanakan tugas di (daerah bencana) Aceh,” kata Erlang saat diwawancara, Sabtu (4/4/2026).

Sebelumnya, Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Tito Karnavian meminta praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) bekerja keras membersihkan lumpur yang masih memenuhi lingkungan pemukiman warga di Aceh Tamiang.

Hal itu disampaikan Tito saat memimpin apel pembukaan PKL gelombang ketiga Praja Pratama IPDN di Istana Benua Raja, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu(4/4/2026).

Tito mengatakan sebanyak 731 praja IPDN pada gelombang ketiga yang diterjunkan di Aceh Tamiang, akan difokuskan pada kegiatan pembersihan lumpur di rumah warga, drainase, serta jalan desa sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan lingkungan pascabencana.

“Target utamanya adalah menyelesaikan persoalan yang masih terkena lumpur, ada yang sudah mengeras, termasuk situs sejarah (Istana Benua Raja) ini, kemudian juga ada rumah masyarakat, drainase dan lain- lain, karena memang di Aceh Tamiang ini adalah salah satu dampak terberat, terutama karena endapan lumpur banjirnya bisa 4 sampai 5 meter,” kata Tito.

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Festival Burger Dunia Jadi Ajang UMKM Kuliner Lokal Menembus Pasar Internasional
Sambut HUT Kota Jogja, Kemantren Umbulharjo Bergerak Wujudkan ASRI Bersama
Penataan Daerah Nasional Mengacu pada Desain Besar, Wamendagri Bima Beri Penegasan
Asia Grassroots Forum 2026 Tegaskan Peran UMKM dan Komunitas dalam Perekonomian Indonesia
Garuda di Dadaku Jadi Bukti Kebangkitan IP Lokal dan Animasi Indonesia
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Optimalisasi Sumber Daya Maritim untuk Kemajuan Maluku
Mendagri Tito Karnavian Pastikan Seleksi Pemda Berprestasi Berjalan Profesional dan Akuntabel
Penghargaan Pemda Berprestasi Jadi Pemacu Peningkatan Kualitas Tata Kelola Daerah

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:13 WIB

Festival Burger Dunia Jadi Ajang UMKM Kuliner Lokal Menembus Pasar Internasional

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:25 WIB

Penataan Daerah Nasional Mengacu pada Desain Besar, Wamendagri Bima Beri Penegasan

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:43 WIB

Asia Grassroots Forum 2026 Tegaskan Peran UMKM dan Komunitas dalam Perekonomian Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:24 WIB

Garuda di Dadaku Jadi Bukti Kebangkitan IP Lokal dan Animasi Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:35 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Optimalisasi Sumber Daya Maritim untuk Kemajuan Maluku

Berita Terbaru

Komjen Pol. Prof. Dr. Cryshnanda Dwilaksana (Ketua Pusat Studi Ilmu Kepolisian). (Foto Ist).

Jakarta

Kepemimpinan Kolaboratif Dan Interagency Governance

Jumat, 5 Jun 2026 - 20:39 WIB