Penguatan Ekosistem Inovasi Jadi Langkah Strategis Bekasi Menuju Kota Modern dan Adaptif

Kamis, 13 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Bekasi – Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe menghadiri acara Penguatan Ekosistem Inovasi Daerah Kota Bekasi yang berlangsung di Command Centre Kantor Pemerintah Kota Bekasi, Kamis (13/11/2025). Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan guna mendorong kemajuan inovasi daerah.

Dalam sambutannya, Abdul Harris Bobihoe menegaskan bahwa inovasi merupakan fondasi utama untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efisien dan berdaya saing. Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah saat ini sangat bergantung pada kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan dan memanfaatkan teknologi.

“Kota Bekasi harus menjadi kota yang inovatif, adaptif, dan responsif terhadap tantangan zaman. Melalui penguatan ekosistem inovasi, kita ingin membangun kolaborasi yang konkret antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat,” ujar Abdul Harris.

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah daerah memiliki peran strategis sebagai fasilitator dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuhnya ide dan kreativitas warga.

“Kami berkomitmen untuk memberikan ruang yang lebih luas bagi inovasi lokal agar dapat berkembang dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” lanjutnya.

Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur, termasuk perwakilan perangkat daerah, perguruan tinggi, komunitas teknologi, dan pelaku usaha. Kehadiran mereka mencerminkan semangat kolaborasi dalam membangun sistem inovasi yang terintegrasi di Kota Bekasi.

Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi ajang berbagi gagasan dan strategi dalam memperkuat sinergi lintas sektor. Melalui dialog dan diskusi terbuka, para peserta diharapkan dapat merumuskan langkah-langkah nyata untuk mempercepat transformasi digital di tingkat daerah.

Dengan adanya program penguatan ekosistem inovasi ini, Pemerintah Kota Bekasi optimistis mampu menciptakan iklim pembangunan yang lebih produktif dan berkelanjutan. Upaya ini juga menjadi bagian dari komitmen jangka panjang untuk mewujudkan Bekasi sebagai kota modern yang berbasis inovasi dan kolaborasi. (nr)

Sumber : Diskominfostandi

Berita Terkait

Wali Kota Bekasi Tinjau Hasil Perbaikan Jalan Jatimakmur, Pastikan Kelayakan dan Kenyamanan Untuk Pengendara
Diresmikan Taman Asri 3 dan Taman Bahagia di Jatimakmur, Wali Kota Bekasi Terus Bangun Taman Hijau Untuk Masyarakat
Wali Kota Bekasi Apresiasi Festival Bekasi Barat, Yang Hadirkan UMKM, Pentas Seni hingga Bantuan Rp28 Juta untuk NTT
Wali Kota Bekasi Targetkan 3 Tahun Bekasi Bebas Kabel Semrawut, Pengerjaan Ducting Akan Dimulai di Perumnas 3
KUA-PPAS 2027 Disepakati, DPRD dan Pemkot Bekasi Tentukan Arah APBD
Pemkot Bekasi Dan DPRD Tandatangani Perubahan KUA-PPAS
Antisipasi Abu Vulkanik, TP PKK Kota Bekasi Distribusikan 80.000 Masker ke Masyarakat
Percepat Pertumbuhan Ekonomi, Pemkot Bekasi dan BPN Perkuat Integrasi Data Pertanahan

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 13:56 WIB

Wali Kota Bekasi Tinjau Hasil Perbaikan Jalan Jatimakmur, Pastikan Kelayakan dan Kenyamanan Untuk Pengendara

Minggu, 13 September 2026 - 13:50 WIB

Diresmikan Taman Asri 3 dan Taman Bahagia di Jatimakmur, Wali Kota Bekasi Terus Bangun Taman Hijau Untuk Masyarakat

Minggu, 13 September 2026 - 13:43 WIB

Wali Kota Bekasi Apresiasi Festival Bekasi Barat, Yang Hadirkan UMKM, Pentas Seni hingga Bantuan Rp28 Juta untuk NTT

Sabtu, 12 September 2026 - 07:59 WIB

Wali Kota Bekasi Targetkan 3 Tahun Bekasi Bebas Kabel Semrawut, Pengerjaan Ducting Akan Dimulai di Perumnas 3

Kamis, 10 September 2026 - 15:51 WIB

KUA-PPAS 2027 Disepakati, DPRD dan Pemkot Bekasi Tentukan Arah APBD

Berita Terbaru