Pemprov dan DPRD Banten Sepakati Raperda Pengembangan Ekonomi Kreatif

Selasa, 27 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Kota Serang – Wakil Gubernur (Wagub) Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, menilai persetujuan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif sebagai langkah strategis untuk memperkuat struktur ekonomi daerah. Menurutnya, ekonomi kreatif memiliki keterkaitan erat dengan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta terbukti resilien di tengah berbagai krisis ekonomi.

​“Ekonomi kreatif adalah ekonomi yang berbasis pada inovasi, kreativitas, dan digitalisasi. Tujuannya bukan sekadar menciptakan lapangan kerja, melainkan juga menjaga budaya serta kearifan lokal Banten agar tetap lestari dan berdaya saing,” ujar Dimyati di Gedung DPRD Provinsi Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Selasa (27/1/2026).

​Wagub berharap Raperda tersebut dapat menjadi instrumen pendukung bagi para pelaku ekonomi kreatif di Provinsi Banten, terutama dalam menghadapi tantangan digitalisasi yang kian masif.

​”Regulasi ini juga diproyeksikan untuk mengangkat kearifan lokal, meningkatkan daya saing, serta memacu pertumbuhan ekonomi digital di wilayah Banten,” tambahnya.

​Pada kesempatan yang sama, Juru Bicara Komisi II DPRD Provinsi Banten, Asep Hidayat, menyampaikan bahwa pengembangan ekonomi kreatif merupakan pilihan strategis untuk menghadapi tantangan globalisasi dan perubahan struktur ekonomi.

​“Provinsi Banten memiliki potensi besar yang bersumber dari kekayaan budaya, kreativitas masyarakat, sumber daya manusia, serta posisi geografis yang strategis. Oleh karena itu, diperlukan regulasi daerah sebagai landasan hukum dan arah kebijakan pengembangan yang terencana, terpadu, dan berkelanjutan,” jelas Asep.

​Ia menambahkan bahwa penyusunan Raperda Pengembangan Ekonomi Kreatif ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperluas ketersediaan lapangan kerja, serta meningkatkan daya saing produk dan pelaku ekonomi kreatif.

​“Tujuan akhirnya adalah mewujudkan ekosistem ekonomi kreatif yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus mengangkat marwah budaya lokal Banten agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global,” pungkasnya. (nr)

Sumber : Adpim

Berita Terkait

Brigjen Pol Hendra Wirawan Menghadiri kegiatan Pra-Operasi Ketupat Maung 2026
Pemprov Banten Diminta Siaga, Wagub Instruksikan OPD Tanggap Darurat Banjir
Hadiri Santunan 1.000 Anak Yatim, Andra Soni Tegaskan Prioritas Program Sekolah Gratis
Tokoh Banten Hadiri Buka Puasa Bersama yang Digelar Perkumpulan Urang Banten
FKPQ dan Porwan Pandeglang Kolaborasi Gelar Lomba Mewarnai Kaligrafi untuk Generasi Qurani
Pantauan CCTV, Lalu Lintas dari Tol Merak ke Pelabuhan Masih Lancar
Wagub Banten Apresiasi Dedikasi Pengurus Percasi Kabupaten/Kota
Bantu Pengemudi Ojek Berpenghasilan Rendah, BAZNAS Pandeglang Gelar Servis Motor Gratis

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 11:52 WIB

Brigjen Pol Hendra Wirawan Menghadiri kegiatan Pra-Operasi Ketupat Maung 2026

Minggu, 8 Maret 2026 - 22:42 WIB

Pemprov Banten Diminta Siaga, Wagub Instruksikan OPD Tanggap Darurat Banjir

Minggu, 8 Maret 2026 - 21:48 WIB

Hadiri Santunan 1.000 Anak Yatim, Andra Soni Tegaskan Prioritas Program Sekolah Gratis

Minggu, 8 Maret 2026 - 21:38 WIB

Tokoh Banten Hadiri Buka Puasa Bersama yang Digelar Perkumpulan Urang Banten

Minggu, 8 Maret 2026 - 20:55 WIB

FKPQ dan Porwan Pandeglang Kolaborasi Gelar Lomba Mewarnai Kaligrafi untuk Generasi Qurani

Berita Terbaru

Bekasi

Maknai Ramadan, Wawali Bekasi Ajak Lakukan Amalan Terbaik

Senin, 9 Mar 2026 - 09:06 WIB