Pemkab Sleman Guyur Rp125 Juta untuk Atlet Pelajar Berprestasi

Selasa, 20 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Sleman – Pemerintah Kabupaten Sleman menggelontorkan Rp125 juta untuk mengapresiasi atlet pelajar berprestasi. Penghargaan ini menjadi dorongan agar mereka terus mengukir prestasi olahraga.

Penyerahan penghargaan dan tali asih berlangsung di Ruang Rapat Sembada Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman, Selasa (20/10/2026). Atlet dan pelatih menerima apresiasi atas perjuangan mereka.

Bupati Sleman Harda Kiswaya menegaskan, prestasi olahraga tidak datang secara instan. Menurutnya, keberhasilan membutuhkan proses panjang, latihan konsisten, kedisiplinan tinggi, dan kemauan terus belajar.

“Prestasi tidak pernah diraih secara instan,” menjadi pesan penting dalam pembinaan atlet pelajar. Setiap capaian membutuhkan perjuangan, ketekunan, dan komitmen meningkatkan kemampuan.

Harda juga mengapresiasi para pelatih yang mendampingi atlet menghadapi berbagai tantangan. Mereka berperan menyusun strategi, membimbing latihan, serta mengarahkan siswa mencapai kemampuan terbaik.

Di balik keberhasilan atlet, terdapat kerja keras pelatih yang sering tidak terlihat. Karena itu, Pemkab Sleman memberikan penghargaan kepada atlet sekaligus para pendampingnya.

Bupati berpesan agar para atlet tidak cepat berpuas diri setelah meraih prestasi di tingkat Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Mereka harus terus berlatih dan berkembang.

“Jangan cepat berpuas diri dengan pencapaian yang sudah diraih,” demikian pesan Harda kepada para atlet pelajar. Ia mendorong mereka meningkatkan kemampuan untuk menghadapi kompetisi berikutnya.

Menurut Harda, keberhasilan hari ini harus menjadi pijakan untuk meraih prestasi lebih tinggi. Atlet pelajar diharapkan terus menjaga semangat, kedisiplinan, dan konsistensi berlatih.

Ia juga mengingatkan pentingnya memegang teguh pitutur luhur Jawa sebagai pedoman dalam berkompetisi. Nilai budaya tersebut dinilai relevan untuk membentuk karakter atlet berprestasi.

Harda menyampaikan filosofi “ngluruk tanpo bolo, menang tanpo ngasorake” kepada para atlet. Pesan itu mengajarkan keberanian berjuang tanpa merendahkan pihak lain.

Filosofi tersebut menekankan bahwa kemenangan tidak boleh menghilangkan rasa hormat kepada lawan. Sportivitas, tanggung jawab, ketekunan, dan sikap saling menghargai harus tetap dijunjung tinggi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sleman menjelaskan, pemberian penghargaan memiliki landasan hukum. Kebijakan tersebut mengacu pada regulasi keolahragaan dan ketentuan pemerintah daerah.

Dasar pemberian apresiasi mencakup Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan serta Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2026. Ketentuan daerah turut menjadi acuan.

Pemkab Sleman juga merujuk Peraturan Bupati Sleman Nomor 23 Tahun 2018 dan Keputusan Kepala Dispora Sleman Nomor 058/KPTS.Ka.Dispora/2026 dalam penyaluran penghargaan.

Dari total anggaran Rp125 juta, kontingen Gala Siswa Indonesia menerima alokasi Rp72 juta. Dana tersebut diberikan kepada 40 atlet putra-putri dan delapan pelatih.

Masing-masing atlet dan pelatih GSI menerima Rp1,5 juta. Kontingen tersebut mengikuti pertandingan pada akhir Agustus hingga September 2026 dalam kompetisi antarpelajar.

Sementara itu, kontingen Olimpiade Olahraga Siswa Nasional tingkat SD dan SMP memperoleh alokasi Rp53 juta. Dana tersebut disiapkan sebagai bonus medali perorangan dan penghargaan bagi pelatih.

O2SN sebelumnya berlangsung pada Juli 2026. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas perjuangan para siswa yang membawa nama Sleman dalam kompetisi olahraga pelajar.

Pemkab Sleman berharap penghargaan ini memperkuat pembinaan atlet sejak usia dini. Dukungan pemerintah diharapkan berjalan seiring dengan pendampingan sekolah, pelatih, dan keluarga.

Sinergi seluruh pihak menjadi kunci menyiapkan atlet pelajar yang tangguh dan berkarakter. Pembinaan berkelanjutan diharapkan melahirkan bibit unggul yang mampu bersaing pada tingkat lebih tinggi.

Melalui apresiasi ini, Pemkab Sleman menegaskan komitmennya membangun sumber daya manusia melalui olahraga. Prestasi pelajar diharapkan terus tumbuh sekaligus membawa kebanggaan bagi daerah.(ady)

Berita Terkait

UWM dan DP3AP2 DIY Bongkar Bahaya Kekerasan Berbasis Gender
Aksi Massa di Malioboro Hingga Titik 0, KAI Imbau Penumpang Datang Lebih Awal
KA Batara Kresna Tertemper Saat CFD, KAI Beri Peringatan Keras
‎Dua Perempuan Bawa 4,2 Kg Emas Tersembunyi, Bea Cukai YIA Bertindak!
PERINTIS 10 Hari, Upaya Sleman Percepat Layanan Pertanahan dan Optimalkan Pajak
Gantikan Adrian Subagyo, Hari Prastowo Berkomitmen Perjuangkan Aspirasi Rakyat
‎Festival Kampung Santri Jogja Serukan Rawat Berkah, Perkuat Persatuan
Danang Maharsa: Pemimpin Sejati Peduli Sampah dan Lingkungan

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Pemkab Sleman Guyur Rp125 Juta untuk Atlet Pelajar Berprestasi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:56 WIB

UWM dan DP3AP2 DIY Bongkar Bahaya Kekerasan Berbasis Gender

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:06 WIB

KA Batara Kresna Tertemper Saat CFD, KAI Beri Peringatan Keras

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:56 WIB

‎Dua Perempuan Bawa 4,2 Kg Emas Tersembunyi, Bea Cukai YIA Bertindak!

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:52 WIB

PERINTIS 10 Hari, Upaya Sleman Percepat Layanan Pertanahan dan Optimalkan Pajak

Berita Terbaru

Yogyakarta

Pemkab Sleman Guyur Rp125 Juta untuk Atlet Pelajar Berprestasi

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:16 WIB

Yogyakarta

UWM dan DP3AP2 DIY Bongkar Bahaya Kekerasan Berbasis Gender

Selasa, 20 Okt 2026 - 12:56 WIB